mesin-diesel

Created by : Turboman - October 12, 2008
Media diskusi menyangkut serba - serbi mobil & mesin Diesel


Recent Blogs :

Pentingnya memperhatikan suhu EGT di era kompetisi BHP dgn Piggyback
(February 22, 2010, 04:10 PM)
Dear all Dgn semakin besarnya peminat "Horsepower Gain", dimana user mencari peningkatan Power yang lebih besar dan lebih besar lagi, maka tentu akan berimplikasi thd EGT (Exhaust Gas Temprature / Suhu Gas Buang), scr AFR Diesel berbanding lurus dgn angka EGT Maka itu bagi para Diesel speedlover perlu mempersiapkan "infrastruktur" sistem intake yg mampu mengalirkan udara lebih dingin, dalam rangka penerapan setting AFR yg lebih rich oleh Piggyback, guna menjaga EGT agar tidak terbang...
- Pentingnya memperhatikan suhu EGT di era kompetisi BHP dgn Piggyback


Gudeline in Diesel Modification (PENTING !)
(February 22, 2010, 04:21 PM)
Dear allDengan semakin besarnya peminat modifikasi mesin Diesel untuk meningkatkan performa mobilnya, maka di sini penulis akan mencoba membuat guideline agar modifikasi yang kita lakukan tidak berakibat buruk bagi mesin / mengurangi lifetime mesin dgn signifikan.   1. Perhatikan EGT Apapun modifikasi yang anda lakukan, usahakan agar tidak membuat EGT terbang tinggi (lihat thread ttg EGT)Jikalau anda memasang suatu device atau mengganti device tertentu pada mesin (sensor misalnya), pa...
- Gudeline in Diesel Modification (PENTING !)


Paham bahwa mobil Diesel cepat rusak & kalo turun mesin sgt mahal (di masa lalu)
(May 05, 2010, 11:06 AM)
Dear all        Di masa lalu dan hingga skg ini tidak sedikit yg berpersepsi jika mesin Diesel itu kurang durable & jika rusak biaya perbaikannya akan sgt mahal.Benarkah demikian ?Apa sebab ?Mari kita analisa Mengenai biaya reparasi mahal, Yes.....memang benar, karena komponen2 internal mesin Diesel didisain sangat robust.Mengenai "konon cepat rusak" :Di masa lalu mesin mesin Diesel untuk penumpang kebanyakan tidak menggunakan Turbo alias Normal aspirated d...
- Paham bahwa mobil Diesel cepat rusak & kalo turun mesin sgt mahal di masa lalu


Down Pipe Innova D4 D
(May 05, 2010, 04:57 PM)
Pengamatan thd Down Pipe Innova D4 DKanan Down Pipe asli bawaan mobilKiri = contoh custom Down Pipe Flange Down Pipe Kiri = bawaan asli mobil. Perhatikan ada tapak segitiga berwarna hitam Kanan = flange dr custom down pipe yg sudah disesuaikan dgn bentuk lubang dari Turbocharger Lubang down pipe asli Keterangan utk gbr gbr di atas :Contoh Model custom Down pipe oleh Phoenix RWContoh lain DP utk Ipah :  ...
- Pengamatan thd Down Pipe Innova D4 D


Down Pipe Pajero Sport 2.5 Di-D
(May 14, 2010, 08:44 AM)
Pengamatan thd Down Pipe asli Pajero Sport 2.5 Di-DMulut Down Pipe yg menghadap ke Turbo ...
- Pengamatan thd Down Pipe asli Pajero Sport 2.5 Di-D


Sistem kontrol emisi Diesel standard Euro V
(July 02, 2010, 10:14 AM)
Di banyak negara yang sudah menerapkan standard Euro V atau sedang beralih dari standard Euro IV ke Euro V, mesin-mesin Diesel kendaraan diwajibkan utk dipasangi DPF / Diesel Particulate Filter utk "menyaring" jelaga serta NOx catalyst utk mereduksi emisi NOxMengenai DPF :http://en.wikipedia.org/wiki/Diesel_particulate_filterMengenai NOx Catalyst :http://www1.eere.energy.gov/vehiclesandfuels/pdfs/deer_2005/session4/2005_deer_hesser.pdfSehingga emisi dari mesin-mesin Diesel standard Euro V jauh...
- Sistem kontrol emisi mesin Diesel sesuai standard Euro V


Evolusi Piston pada mesin-mesin Diesel modern
(August 20, 2010, 05:16 PM)
Piston pada mesin Diesel terus ber-evolusi seiring tuntutan akan :- Output Tenaga mesin yang lebih besar- Efisiensi konsumsi BBM - Emisi yang lebih rendahDimana dengan ukuran kapasitas mesin yang sama output BHP & Torsi menjadi lebih besar atau dengan BHP & Torsi yang sama kapasitas mesin menjadi lebih kecil (downsizing)Contoh piston-piston kemampuan tinggi :MAHLE Aluminum piston for DieselMAHLE Monotherm Single-part MONOTHERM® pistons for maximum powerFederal Mogul Durabowl DuraBowl t...
- Evolusi Piston pada mesin-mesin Diesel modern kemampuan tinggi


Membersihkan Nozzle / Injektor tanpa membongkar mesin (Purging)
(August 26, 2010, 02:53 PM)
Purging adalah suatu metoda praktis membersihkan Injector / nozzle / komponen di pompa injeksi tanpa harus membongkar perangkat perangkat tsb. Sistemnya adalah sirkulasi tertutup (closed loop fluid circulation), dimana aliran masuk dan keluar dari pompa injeksi berhulu dan bermuara di bejana purging, mesin berjalan menggunakan obat Purging sebagai bahan bakar. Interval Purging : Interval purging adalah relatif, faktor faktor yang mempengaruhi : 1. ...
- Purging utk membersihkan Injector / Nozzle / komponen pompa injeksi


Infiniti (Nissan) menggebrak pasar Eropa dgn 3 model bermesin Diesel
(August 29, 2010, 10:55 AM)
Infiniti (Nissan) menggebrak pasar Eropa dgn 3 model bermesin Diesel FX 30dFoto Interior adalah dari FX versi PetrolVideo test drive FX 30d :http://www.youtube.com/watch?v=iYNtxQ__3J8EX 30dFoto Interior dari EX versi PetrolM 30dMesin Renault - Nissan 3.0 d238 BHP550 Nm @ 1750 - 2500 RPMMated with 7 speed A/T var tableFocus = 0; var left = (((document.documentElement.clientWidth - 950)/2)+135 )+''px''; var tempTerm; document.getElementById(''PageHeader1_SearchTex...
- Infiniti (Nissan) menggebrak pasar Eropa dgn 3 model bermesin Diesel


Persiapan perjalanan ke wilayah yg kualitas solarnya meragukan
(August 31, 2010, 10:56 PM)
Dear allJikalau kita hendak bepergian ke luar kota / menuju wilayah - wilayah dimana kualitas solarnya meragukan, maka sebelum berangkat kita bisa mempersiapkan hal-hal sebagai berikut, guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Persiapan :1. Tuang additive solar dalam jumlah dosis tinggi ke tangki BBM, dosis digandakan 2X lipat dosis normal, untuk additive2 tertentu yang pembuatnya mengijinkan penggunaan hingga dosis sangat tinggi bisa tuang hingga batas dosis tertinggi yang diijinka...
- Persiapan perjalanan ke wilayah yg kualitas solarnya meragukan


Blogs : 1







Recent Forum Topics :


up power touring simpel
- udah dua hari sibuk ,digarasi tapi ahirnya berhasil ,dengan magnet bekas spiker sub wofer , dipotong -potong trus di susun ke selang menuju feul pum lalu di lak ban .filter udara dibuka kawatnya dan turbo diganjal ring 14 seperti kata suhu turboman .hasil..nya panter ku ngacir dan solar bisa 1:15 dalam kota ,1:16.5 luar kota top speed 155 tampa robak feul pum



Perawatan Pajero Sport Di-D
- Perawatan Pajero Sports Di-DUntuk gambar lebih detail bisa ke PICTURES - Members Album (kiri), then klik & lalu nanti ada album / chapter khusus Perawatan Pajero Sports Di-D serta deskripsi penjelasannya. Oli mesinBerbahagialah wahai para pemilik Pajero Sports, karena anda boleh menggunakan oli 5W30 utk iklim tropis. untuk kinerja mesin yang lebih baik bisa gunakan 5W30 Full Synth khusus Diesel atau yg comply ke MB 229.3 / MB 229.5 / BMW LL-01 Kapasitas Fluida fluidaBrake FluidBisa menggunakan DOT 4Spec BohlamSonar / Park Distance SensorImmobilizer
- Dear Pak Turboman,Saya pengguna PS 4x2 A/T Exceed thn 2009 bulan Juni.Setelah menyimak artikel dari pak Turboman akhirnya saya menemukan sesuatu yg 'unik' yaitu tepatnya di bagian kapasitas Tangki Oli , terdapat perbedaan nominal yg tercantum di manual book saya dengan manual book yg dipost oleh pak Turboman.Bagaimana tanggapan pak Turboman ttg hal ini? Thanks(bagian yg berbeda telah saya lingkari dengan warna merah)
- Wah aneh ya........buku owners manual yg saya scan itu yg dr Pajero Sport tahun 2010 Hal ini bisa ditanyakan ke pihak KTB :ktb@ktb.co.id



ispan di boom
- kemarin ditambai air boom hasilnya bbm makin hemat ,torsi naik gigi 3 1000 rpm gas ispan langsung ngacir top rpm 5000 makin semangat ngoprek disel nih .



Panduan memilih oli mesin Diesel yg sesuai kebutuhan
- Dear all          Seiring perkembangan teknologi dan performa mesin mesin Diesel kend penumpang masa kini dan terbatasnya pilihan oli2 Diesel high spec yang ada di pasaran tidak jarang membuat user kesulitan menentukan oli Diesel apa yang sesuai dengan kebutuhan dan budget user. Maka itu di sini saya akan mencoba membuat panduan mengenai oli oli Diesel yang  layak digunakan sesuai dengan kebutuhan user Kendaraan Diesel Euro II (MPV / SUV / Sedan / Double Cab ) dalam kondisi standard (non modified) : Utk standard yang paling dasar bisa menggunakan pelumas 15W-40 khusus Diesel yang banyak ditemui di pasaran. Sedang bila mempertimbangkan performa yg lebih baik, maka disarankan menggunakan oli semi synth 10W-40 khusus Diesel dengan API minimal CF (newer is better until CI-4) or ACEA minimal B3 (newer is better until B5) Untuk pilihan yang lebih baik spt kelas Full Synth bisa menggunakan pelumas Full Synth 5W40 / 5W30 / 0W40 yg comply dengan standard LongLife berbagai pabrikan Otomotif (lihat thread  Standard pelumas Diesel dari produsen kendaraan bermotor & mesin Diesel ) Kendaraan Diesel Euro II (MPV / SUV / Sedan / Double Cab ) dalam kondisi mild to heavy modified : Utk standard yang paling dasar bisa menggunakan pelumas 15W-40 khusus Diesel yang banyak ditemui di pasaran. Sedang bila mempertimbangkan performa yg lebih baik, maka disarankan menggunakan oli semi synth 10W-40 khusus Diesel dengan API minimal CF (newer is better until CI-4) or ACEA minimal B3 (newer is better until B5) Untuk pilihan yang lebih baik spt kelas Full Synth bisa menggunakan pelumas Full Synth 5W40 / 5W30 / 0W40 yg comply dengan standard LongLife berbagai pabrikan Otomotif (lihat thread Standard pelumas Diesel dari produsen kendaraan bermotor & mesin Diesel ) Dengan catatan : Interval ganti oli diperpendek dibandingkan jika mesin masih dalam kondisi standard. Bila menginginkan pelumas Full Synth light viscosity yang heavy duty dengan kemampuan interval yang jauh maka bisa memilih pelumas-pelumas Full Synth 5W30 / 5W40 yg comply dengan standard MB 228.x (228.3 / 228.5), ACEA E series serta standard2 heavy duty diesel lainnya spt : Mack EO-M+, EO-N Premium Plus ’03 DDC Power Guard 93K214 Caterpillar ECF-1-a, ECF-2 Cummins CES 20071, 20072, 20076, 20077, 20078  Volvo VDS-2, VDS-3  MAN 271/3275  MTU Type 2 Dll. Pilihan pelumas Full Synth 5W-30 yg comply ke MB 228.5 bisa dilihat di : http://bronze.lostwells.net/private/ritter/Multigrade_engine_oils_sheet_228_5.pdfhttp://www.petrolube.ru/UserFiles/catalog/files/appr_Delo400_VOITH2008.pdf Sayang sebagian besar belum tersedia di Indonesia (mengenai ACEA bisa dilihat pada thread yang bersangkutan) Catatan sekitar variasi jenis pelumas : Pelumas berviskositas rendah (5W30 / 5W40 / 0W40) memiliki kemampuan pelumasan yg lebih baik saat start up (mesin di start) / mesin masih dingin. Standard MB kepala 228 & ACEA E series didisain utk heavy duty Diesel dgn kemampuan soot Control yg baik serta oli ini juga harus tahan "disiksa" / dibebani (diplintir / dibejek / dipites) Untuk pemilihan viskositas pelumas bisa disesuaikan dengan rekomendasi yang tercantum pada buku manual. Biasanya pada buku manual mobil2 modern menyebutkan viskositas yang ideal yg disarankan untuk kinerja mesin yang optimal / efisiensi pengunaan bahan bakar. Variasi pemilihan kekentalan disesuaikan dengan beban yang sering dibawa : Jika sering mengangkut beban berat maka gunakanlah pelumas yang sedikit lebih kental daripada yg direkomendasikanJika jarang membawa beban berat maka bisa menggunakan pelumas dengan viskositas ideal sesuai yang dianjurkan atau bahkan yang sedikit lebih encer. Riset kaitan antara viskositas / jenis based oil vs Fuel Consumption :http://me.engin.umich.edu/autolab/Publications/Adobe/P2002_03.PDFCatatan Penting :Sesuaikan tingkat kekentalan pelumas sesuai dengan anjuran pada buku manual.Perhatikan chart tingkat kekentalan vs Ambient temprature, karena tiap produsen menetapkan standard yg berbeda beda, ada yg mengijinkan pemakaian oli 5W30 utk ambient temprature s/d 40 deg C atau lebih, ada juga yg hanya mengijinkan oli paling encer s/d 10W40 utk ambient temprature yg sama. Utk performa mesin yang lebih baik, anda bisa gunakan jenis oli paling encer sesuai chart viskositas vs Ambient Temp yg tertera pada buku manual, atau boleh saja menggunakan oli yg sedikit lebih encer drpd batas minimum yg tertera asalkan oli yang anda pakai memiliki angka HTHS & Viscosity Kinematic yang tidak lebih rendah daripada standard rata-rata oli terencer yg diijinkan pada buku manual.Contoh:Jika buku manual mobil anda mengijinkan pemakain oli paling encer utk ambient temp s/d 40 deg C adalah SAE 10W30, maka jika anda ingin menggunakan oli 5W30 pastikan oli 5W30 yg akan anda gunakan memiliki spec HTHS & visc Kinematic yg tdk lebih encer drpd rata2 oli 10w30Spec rata2 pelumas 10W30 :Visc. Kinematic @ 100 deg C : 10 - 11 cstVisc Kinematic @ 40 deg C : 62 - 64 CstHTHS = 3.2 - 3.3maka jika anda ingin gunakan oli 5W30 bisa gunakan pelumas 5W30 yg angka2-nya tidak lebih rendah drpd angka2 di atas & preferably Fully Synthetic.Lalu mengingat kadar sulphur pada bahan bakar solar di Indonesia berada pada range 500 - 3000 ppm, maka idealnya menggunakan pelumas dengan angka TBN minimal 10,5 mg KOH dan kandungan SAPS antara 1,2 - 1,7 %http://langitbiru.menlh.go.id/upload/publikasi/pdf/FQM2007.pdfTBN 9,5 mg KOH & kadar SAPS 1,0% dimungkinkan jika kadar sulphur solar di kisaran 500 - 700 ppm SAPS = Sulphates Ash Phosporous Sulphur. (Bersambung)  
- Bro turboman, kalau saya pakai fortuner diesel baru 6000km saran untuk pergantian oli mesin sebaiknya ikuti buku petunjuk untuk setiap 10.000km baru ganti oli atau ada usul yang lain, serta saran untuk oli yang baik tipe dan merknya karena saya baru pemakai untuk mesin diesel terima kasih 
- Wah oli mesin bawaan baru D4 D mah kualitas pas2 an, sebaiknya segera diganti pak, demikian pula dengan oli gardan & Transmisi manualnya (kecuali A/T) Utk oli mesin saat masa break in bisa pakai yg mineral based 15W-40 khusus Diesel, merek bebas, utk oli gardan bisa pakai yg 80W-90 / straight 90 GL-5, merek bebas, utk trans manual 75W-90 GL4, merek bebas. nanti kalau udah di atas 10 rb. Km silahkan kalau mau pakai oli Full Synth. ---From: benedictus.fernandez, Friday, September 25, 2009, 08:56 PM Message:Bro turboman, kalau saya pakai fortuner diesel baru 6000km saran untuk pergantian oli mesin sebaiknya ikuti buku petunjuk untuk setiap 10.000km baru ganti oli atau ada usul yang lain, serta saran untuk oli yang baik tipe dan merknya karena saya baru pemakai untuk mesin diesel terima kasih 
- Bro turboman tx  atas sarannya saya akan ganti oli secepatnya.
- om turboman,saya pengguna fortuner diesel selama ini ganti oli setiap 5000KM,tapi belum pernah ganti oli gardan dan transmisi penggantian oli gardan itu tujuannya untuk apa ya?kalo transmisi sepertinya biar lebih enteng ya ganti giginya,oh ya 1 lagi saya merasa bau dari knalpot saya kurang enak ya baunya padahal saya selalu isi Shell sejak beli.maap kalo banyak nanya thanks sebelumnya
- Wah oli transmisi & gardan itu juga ada umurnya pak, tetap harus diganti walau intervalnya sangat jauh.Kalau gak di ganti2, gigi2 Transmisi & Gardan lama2 bisa rusak. Oli Trans / Gardan bawaan dari pabrik ganti Max. @ 10.000 Km.Kalau oli Trans / Gardan pakai yg kelas rata2 ganti setiap 20.000 Km, kalau pakai yg kelas tinggi / Full Synth bisa sampai 35 - 40 rb. Km, dengan catatan = oli gardan gak kemasukkan air.  Bau asap knalpot, biar ada Catalytic Converter tetapi mengingat kadar sulphur Diesel fuel kita di sini masih agak tinggi (kecuali DEX), maka bau knalpot tetap present.---From: Andreas, Monday, March 22, 2010, 02:58 PM Message:om turboman,saya pengguna fortuner diesel selama ini ganti oli setiap 5000KM,tapi belum pernah ganti oli gardan dan transmisi penggantian oli gardan itu tujuannya untuk apa ya?kalo transmisi sepertinya biar lebih enteng ya ganti giginya,oh ya 1 lagi saya merasa bau dari knalpot saya kurang enak ya baunya padahal saya selalu isi Shell sejak beli.maap kalo banyak nanya thanks sebelumnya
- Salam smua. Sorri kalo ikutan. Sy pengguna Innova diesel baru juga. mau tanya kalo mmg mesti penggantian oli, baik mesin, trnsmisi dan gardan, apa nga lebih baek ganti di bengkel resminya saja, ato oli toyota. krn perna sy denger kalo selain oli toyota, garansi nya ga berlaku lg. mohon pencerahannya. tks
- ya kalo masih dlm masa garansi better ganti di BeRes, walau olinya kita bawa sendiri (misalnya). ---From: khun, Tuesday, March 23, 2010, 11:42 PM Message:Salam smua. Sorri kalo ikutan. Sy pengguna Innova diesel baru juga. mau tanya kalo mmg mesti penggantian oli, baik mesin, trnsmisi dan gardan, apa nga lebih baek ganti di bengkel resminya saja, ato oli toyota. krn perna sy denger kalo selain oli toyota, garansi nya ga berlaku lg. mohon pencerahannya. tks
- Hallo Pak Turboman,Mau konsultasi tentang oli mesin.  Innova saya sebentar lagi akan sampai 5K untuk ganti oli.  Oli sekarang yg dipakai Repsol Turbo Synthetic SAE 15-40, saya ganti dari baru.Baru setelah liat thread ini ternyata Pak Turboman menganjurkan untuk pake oli Mineral Based dulu pada masa Run-In sampai 10K.So, saya mau tanya Oli Mineral Based apa yg terbaik?Mohon pencerahannya.  Thx a lot. :)
- Kalau mau ideal memang sampai 10K pakai mineral, tetapi hal tsb sebetulnya boleh dilakukan / boleh enggak, dan jika selepas 5K mau pakai Semi Synthetic juga sudah oke. ---From: Stanley Wangsanegara, Friday, July 02, 2010, 09:55 AM Message:Hallo Pak Turboman,Mau konsultasi tentang oli mesin.  Innova saya sebentar lagi akan sampai 5K untuk ganti oli.  Oli sekarang yg dipakai Repsol Turbo Synthetic SAE 15-40, saya ganti dari baru.Baru setelah liat thread ini ternyata Pak Turboman menganjurkan untuk pake oli Mineral Based dulu pada masa Run-In sampai 10K.So, saya mau tanya Oli Mineral Based apa yg terbaik?Mohon pencerahannya.  Thx a lot. :)
- Pak Turboman,Thanks buat replynya..Dalam keadaan mobil saya sekarang kalu menurut Suhu Turboman oli apa yg menjadi pilihan terbaik?  Harga tidak menjadi masalah, saya ingin menjaga mesin saya sebaik-baiknya karena mesin sudah mulai saya utak-atik.. :)Btw, kalu mau langsung pake Full Synthetic apa dianjurkan?---From: Turboman, Friday, July 02, 2010, 10:17 AM Message: Kalau mau ideal memang sampai 10K pakai mineral, tetapi hal tsb sebetulnya boleh dilakukan / boleh enggak, dan jika selepas 5K mau pakai Semi Synthetic juga sudah oke. ---From: Stanley Wangsanegara, Friday, July 02, 2010, 09:55 AM Message:Hallo Pak Turboman,Mau konsultasi tentang oli mesin.  Innova saya sebentar lagi akan sampai 5K untuk ganti oli.  Oli sekarang yg dipakai Repsol Turbo Synthetic SAE 15-40, saya ganti dari baru.Baru setelah liat thread ini ternyata Pak Turboman menganjurkan untuk pake oli Mineral Based dulu pada masa Run-In sampai 10K.So, saya mau tanya Oli Mineral Based apa yg terbaik?Mohon pencerahannya.  Thx a lot. :)
- ternyata mmo dapat digunakan untuk oli mesin juga ya infonya dong ,gimana repot hasil nya
- MMO kpd oli mesin fungsi-nya hanya utk soft-flush saja pak, utk kasus khusus bilamana daerah valvetrain sudah mulai ber-kerak / ada endapan (sludge), nah boleh campur MMO ke oli mesin sekitar 500 Km menjelang ganti oli. Konon komposisi MMO sebagian besar adalah "Stoddard Solvent".IMHO & CMIIW---From: sambowo, Monday, July 05, 2010, 02:54 PM Message:ternyata mmo dapat digunakan untuk oli mesin juga ya infonya dong ,gimana repot hasil nya



Hal yang perlu diperhatikan pada rem Innova D4 D (juga Ipah VVT-i)
- Hal yang perlu diperhatikan pada rem Innova D4 D (juga Ipah VVT-i)Pasak atas & bawah Caliper rem Ipah perlu dibersihkan & dilumasi secara teratur, paling lambat 20.000 Km sekali utk mencegah macet.Lumasi Pasak Caliper dengan High Temp Grease (kasih sedikit aja)Utk mengetes pasak tsb macet atau tidak bisa dengan cara menekannya, harus ada gerak main. Keterangan :Semakin sering Ipah anda dikebut / makin sering "hard braking" maka ritual pembersihan dan pelumasan dgn Grease sebaiknya lebih cepat. Juga utk Innova yg menggunakan transmisi Otomatis, krn kerja rem depan lebih berat drpd Innova transmisi Manual.



Meningkatkan kinerja sistem rem Innova D4 D
- "Peningkatan performa tentunya harus diikuti peningkatan sistem kerja rem" Contoh high Perf Brake Pad Selain brake pad, penggunaan minyak rem DOT 4 juga akan membuat kinerja rem lebih stabil pada suhu tinggi. Brake system upgrading Catatan : Penulis tidak memiliki afiliasi apapun dengan produsen merek sistem Rem yang ada pada gambar.
- Sedang untuk peningkatan kinerja rem secara low cost untuk keperluan Dailiy driving (bukan utk extreme driving style), bisa menggunakan Brake Pad yg lebih baik daripada brake pad standard Salah 1 contoh spt di bawah ini Kebetulan penulis sedang mencoba brake pad tersebut.Sekalian juga piringan rem diratakan kembali Apply grease khusus Disc Brake Catatan :Penulis tidak memiliki afiliasi apapun dengan produsen merek brake pad yang ada pada gambar.



Problema Mitsubishi Kuda Diesel
- kepada bang, mas, kang, om, mbah turboman yang ahli dengan mesin mobil diesel yang baru, kalo yang saya punya mesin diesel tahun jadul, sekarang lagi bermasalah mohon pencerahannya ya  bang, mas, kang, om, mbah turboman yang ahli dengan mesin mobil diesel, 1. Karena mesin diesel saya jadul tapi pingin gak ketinggalan dengan mesin diesel baru saya pasangi turbo set dengan intake dan manifold, oh ya mesin saya 4d56 taun 80an indirect injection, penyakitnya temperatur cepat naik.2. sekarang nambah lagi air di radiator kalo mesin digeber di jalan tol cepat berkurang sehingga mesin lebih cepat panas, tapi kalo normal gak digeber normal gak papa.sementara itu dulu mohon pencerahannya ya bang, mas, kang, om, mbah turboman yang ahli dengan mesin mobil
- Salam kenal pak AnangJudulnya saya ganti gpp ya, supaya lebih pas diskusinya.  Kalau case-nya air radiator suka habis, bisa coba cek kondisi radiator / tutup radiator / kondisi water pump / sambungan2 radiator. Jika hal2 di atas semua masih oke lanjutkan dgn inspeksi Gasket (packing) Cyl Head & Cyl Head-nya. Turbo yang anda pasang apa ada water jacket-nya ? sambungan saluran coolant ke water jacket Turbo bagus semua ?Lalu case air radiator cepat habis ini apa sudah kerap terjadi sebelum anda pasang Turbo ? Boost Turbo di set brp Bar ?Basis mesin 4D56 terus digunakan oleh Mitsubishi hingga saat ini, dikembangkan menjadi 4D56 Di-D CRD spt yg terpasang di Pajero Sport / Strada Triton.     ---From: ANANG USMAN, Saturday, July 03, 2010, 08:42 AM Message:kepada bang, mas, kang, om, mbah turboman yang ahli dengan mesin mobil diesel yang baru, kalo yang saya punya mesin diesel tahun jadul, sekarang lagi bermasalah mohon pencerahannya ya  bang, mas, kang, om, mbah turboman yang ahli dengan mesin mobil diesel, 1. Karena mesin diesel saya jadul tapi pingin gak ketinggalan dengan mesin diesel baru saya pasangi turbo set dengan intake dan manifold, oh ya mesin saya 4d56 taun 80an indirect injection, penyakitnya temperatur cepat naik.2. sekarang nambah lagi air di radiator kalo mesin digeber di jalan tol cepat berkurang sehingga mesin lebih cepat panas, tapi kalo normal gak digeber normal gak papa.sementara itu dulu mohon pencerahannya ya bang, mas, kang, om, mbah turboman yang ahli dengan mesin mobil
- iya gak apapa yang penting di reply. kondisi radiator kering baik habis di pakai atao nongkrong lama gak keliatan ada yang netes.sebelumnya gak pernah, setelah turun mesin packing silinderhet ditambah jadi agak tebel dikit, nah setelah itu ada banyak perubahan seperti tenaganya agak turun kayak gak pake turbo kalo pelan tapi kalo buat kuenceng di jalan tol lumayan terus suara mesin tambah kasar, gak sehalus sebelumnya padahal sudah stel klep dan kalibrasi injektor.
- Wah tingkat kompresi / paking Cyl Head harus dikembalikan ke kondisi "default" spt semula, sesuai disain asli mesinJika kompresi diturunkan maka akan ada Trade Off thd kinerja mesin. Utk Boost turbo, jika ingin menjaga keamanan maka bisa di set tidak begitu tinggi (Ini harus dipastikan dulu apakah konstruksi blok 4D56 NA vs 4D56T itu sama atau berbeda)4D56T itu spt yg dipakai di L200 Strada & Pajero TurboDiesel model lama. ---From: ANANG USMAN, Saturday, July 03, 2010, 10:36 AM Message: iya gak apapa yang penting di reply. kondisi radiator kering baik habis di pakai atao nongkrong lama gak keliatan ada yang netes.sebelumnya gak pernah, setelah turun mesin packing silinderhet ditambah jadi agak tebel dikit, nah setelah itu ada banyak perubahan seperti tenaganya agak turun kayak gak pake turbo kalo pelan tapi kalo buat kuenceng di jalan tol lumayan terus suara mesin tambah kasar, gak sehalus sebelumnya padahal sudah stel klep dan kalibrasi injektor.
- ada lagi mas kendala setelah dipasang turbo mungkin tekanan turbo terlalu kuat oli mesin bisa muncrat melalui lobang dipstik dan ngerembes di sambungan / paking.
- Selang breather-nya nggak mampat kan ?Kalau terjadi hal tsb. maka berarti tekanan di Crankcase cukup besar.......kerja mesin jadi lebih berat karena piston harus menekan massa udara di crankcase. Pastikan jalur breather-nya lancar semua.  Utk sistem dengan Turbo, selang breather dr Cyl head mesin mestinya masuk ke jalur Pre Turbo. 
- enggak ada yang mampat semua normal, muncratnya itu kalo habis di geber - geber sampai gas pol manteng
- Coba kalau begitu diperiksa lagi kondisi paking Cyl Head-nya.warna oli-nya hitam normal ?Btw kalau boleh tahu pakai Turbo apa & manifold2-nya bikin sendiri atau pakai kit jadi keluaran Turbo One ? ---From: ANANG USMAN, Monday, July 05, 2010, 10:48 AM Message:enggak ada yang mampat semua normal, muncratnya itu kalo habis di geber - geber sampai gas pol manteng
- warna oli normal gak ada busa atau coklat juga enggak,manifold dan intake ambil dari 4d56t turbo TD04.



INTERCOOLER
- Om Turbo mau tanya dong mobil saya Panther New Royal 99 masih standar sempat ada kepikiran mau pasang Intercooler. Pertanyaannya:1. Apa saja yang harus dipasang ?2. Berapa Biaya?3. Ada Pengaruh dengan FC nya ( saya maunya tetap irit ) 4. Pasangnya dibengel mana ?Makasih Om. Posisi saya di Tangerang Perumnas II Karawaci
- Intercooler ditujukan utk mesin dgn Turbo. Utk Panther 4JA1 non Turbo jika ingin ditambah device utk mendinginkan intake maka bisa dipertimbangkan teknik Interchiller, yaitu mendinginkan intake dgn Evap (disebut AIC). Tapi jika hanya utk mengembalikan performa ke kondisi Prima, sebetulnya cukup di-Purging dgn obat purging yg cukup kuat either buatan Wynn's atau Bilstein. ---From: Kurniawan Immanuel Mendrofa, Wednesday, July 07, 2010, 10:59 AM Message:Om Turbo mau tanya dong mobil saya Panther New Royal 99 masih standar sempat ada kepikiran mau pasang Intercooler. Pertanyaannya:1. Apa saja yang harus dipasang ?2. Berapa Biaya?3. Ada Pengaruh dengan FC nya ( saya maunya tetap irit ) 4. Pasangnya dibengel mana ?Makasih Om. Posisi saya di Tangerang Perumnas II Karawaci
- Apa mungkin saya pasang turbo Om ? kalo untuk purging sudah saya lakukan dengan Liqui MolyKalau AIC itu berapa biaya nya om ?Thanks
- Turbo kit utk Panther sekitar th 2002 - 2004 dulu cukup banyak beredar, buatan Turbo One, Turbonya pake garret T-02, kit lengkap dgn manifold2-nya + Boost Compensatornya. Bagusnya mesin 4JA1 itu konstruksi bloknya kuat utk dipasangi Turbo & misal boost di set cukup besar di 0,9 Bar sekalipun juga nggak masalah. Gak tahu saat ini apa masih ada yg nyetok ngga. Dulu yg jual kit ini salah 1 nya si Neo Diesel.Utk AIC bisa hubungi 08161969086 (pak Anton)   
- Makasih banyak Om jadi semangat neh hihihi Boleh om kalau om punya info atau tidak berkeberatan dibisikin perkiraan biaya untuk turbo kit nya yah om. Thanks nanti saya mau telpon om Anton. Oh yah FC nya kalau kita pasang turbo Boros atau hemat atau normal seperti biasa om ?Thanks berat buat penjelasan yang super jelas.MANGSTABBBB 
- 1. Kalo tahun 2002 - 2004 dulu sih sekitar Rp. 5,5 - 6 jt. komplit. Yg masalah = apa saat ini masih ada yg nyetok item tsb. / tidak. 2. Dgn adanya Turbo & kita tune utk meningkatan Torsi @ RPM rendah, strategy utk memperbaiki FC adalah dengan mengganti ban dengan yg diameter lebih besar, agar dgn speed yg sama RPM jadi lebih rendah. Juga gaya nyetir Push & Glide = sgt penting utk mencapai efisiensi BBM.   ---From: Kurniawan Immanuel Mendrofa, Wednesday, July 07, 2010, 12:06 PM Message:Makasih banyak Om jadi semangat neh hihihi Boleh om 1. kalau om punya info atau tidak berkeberatan dibisikin perkiraan biaya untuk turbo kit nya yah om. Thanks nanti saya mau telpon om Anton. 2.Oh yah FC nya kalau kita pasang turbo Boros atau hemat atau normal seperti biasa om ?Thanks berat buat penjelasan yang super jelas.MANGSTABBBB 
- sep sementara saya hunting dulu untukBan sudah pake Pelek 15" dengan ukuran ban 205/65/15 Makasih om Kelupaan om ada yang masih mau di tanya lagi.1. Alamat Budi Knalpot dimana om ? ( untuk buat free flow)2. Pengaruh untuk Uji emisi setelah ganti knalpot opasitas menjadi bagus atau harus pakai standar yang bagus ?



Gathering Pajero Sport Community
- Gathering Pajero Sport CommunityGathering pertama Pajero Sport community Lokasi : AXC - Kelapa gadingTanggal 5 Juni 2010Gathering kedua Pajero Sport Community   Lokasi :Sentul CityTanggal 10 July 2010Gathering ketiga @ IIMS 2010Tgl : 28 July 2010Selamat atas terselenggaranya gathering ketiga Pajero Sport Community bersama pihak Krama Yudha Tiga Berlian di ajang IIMS 2010. 



Pengamatan & test drive BMW X1 2.0 Diesel
- Pada tanggal 15 July lalu, saya berkesempatan utk test drive BMW X1 2.0 "Advanced Diesel" di kompleks Taman Rasuna - Epicentrum Acara dimulai dengan presentasi tentang apa itu "Advanced Diesel" BMW oleh pihak BMW Germany dan dilanjutkan dengan acara test driveSaat mendengar mesin X1 hidup dari luar mobil, suara Diesel-nya memang halus. Utk "tone" suaranya : agak sedikit garing.Driving Impression :Saat berakselerasi, Turbo lag sangat minim, walaupun mesin ini juga mengadopsi sistem DBW (Drive By Wire) tetapi gerakan pedal gas vs respons mesin cukup sinkron, lag krn DBW juga sangat minim. Saat pedal gas dibejek agak sedikit dalam dan RPM masuk zona 1600 - 1700 memang terasa Torsi besar "membetot" mobil....si X1 lgs ngacirrr dengan gesit.350 Nm menghela body hanya seberat 1,5 Ton......nggak heran.  Saat mengemudi santai (Hypermile), mesin cukup bermain antara 1200 - 1900 RPM.......Torsi mesin di zona tsb sudah mencukupi untuk berkendara normal di perkotaan / Daily City driving.Handling ? Khas BMW........dengan rasio distribusi bobot depan - belakang mendekati 50:50.........sempat dicoba mengitari bundaran di kompleks Epicentrum sambil di gas & si X1 menikung cepat dengan baik.Posisi mengemudi di depan enak, sementara posisi duduk di bangku belakang agak tegak. Mobil ini menggunakan ban Run Flat Tyre buatan Pirelli (aspect 50).....jadi yah bantingan dari roda memang khas karakter ban run flat Pihak BMW Indonesia menyarankan penggunaan BBM solar non subsidi utk si X1, either DEX / Shell Diesel / Total Diesel / Petronas Diesel. Demikian drive report singkatPro :Engine performance & smoothnessHandling & SteeringTransmissionDriving positionCon :Ruang penumpang belakang tidak begitu legaAbsennya ban serep Harga yg tinggi Perbandingan dimensiPosisi mesin thd sumbu roda depan Fuel RailKunci meredam suara mesinPipa Post Turbo, relatif kecil utk membuat boost Turbo lebih maksimalPosisi oil filter (dekat dipstick)Bangku belakang



Cari Racun
- Dimana saya dapatkan racun utk diesel yg disarankan bung Turboman?saya tinggal di Jogja
- Coba anda survey additive2 BBM apa saja yg dijual di toko2 di Jogja, nanti kita analisa mana aja yg recommended.Atau kalau misalnya jalan2 ke Smg bisa mampir ke ACE Hardware, di ACE ada Redline 85+ / Diesel Power - Sta Bil. DEX versi jerigen di SPBU2 di Jogja & sekitarnya juga ada. ---From: Hendro Adi Indriatno, Wednesday, March 03, 2010, 03:19 PM Message:Dimana saya dapatkan racun utk diesel yg disarankan bung Turboman?saya tinggal di Jogja
- Di jogja ada DEX.Berapa komposisi campurannya?sy pengen inova diesel matic saya lbh ngirit.Ada saran lain ga?tx sebelumnya 
- 1 Jerigen 10 L utk isi full tank udah cukup.Tenik meningkatkan efisiensi Ipah D4 D bisa dilihat di thread ybs. bagian Toyota DieselYg paling simple kalau mau dilakukan :Ganti down pipeGround CableFree flow air filterSelang wastegate PU---From: Hendro Adi Indriatno, Wednesday, March 03, 2010, 10:11 PM Message:Di jogja ada DEX.Berapa komposisi campurannya?sy pengen inova diesel matic saya lbh ngirit.Ada saran lain ga?tx sebelumnya 
- om turbo mau tanya dong klo mobil di kasih racun itu gunanya buat apa..? n kalo mobil saya daihatsu taft kebo yg model lama perlu ga sih di kasih racun..? thanxs  
- Solar / Biosolar subsidi boleh dikatakan "Poor on additives package", berbeda dgn solar non subsidi macam Shell Diesel / Total Perf Diesel / Petronas Diesel yg additive-nya sudah komplit.......yang paling terlihat perbedaanya yaitu kadar busa-nya saat dituang. Penambahan additive yg mengandung Detergent / water remover / anti rust agent / Lubricity agent / Cetane booster pada BBM yg "Poor on additives" tentunya akan memberi dampak positive bagi mesin-mesin Diesel produksi tahun berapapun.Hanya saja jika kita tambahkan additive dgn strong detergent, jika tangki solar kita sudah lama sekali gak pernah di-kuras, ada baiknya dikuras dulu kalau enggak kotoran akan "naik" semua ke filter / sedimenter.Sedang utk Cetane booster / lubricity agent bisa langsung dituang. ---From: dion_cj, Thursday, July 22, 2010, 12:08 AM Message:om turbo mau tanya dong klo mobil di kasih racun itu gunanya buat apa..? n kalo mobil saya daihatsu taft kebo yg model lama perlu ga sih di kasih racun..? thanxs  



Teknik Dual Port VGT Turbo (BorgWarner)
- Teknik Dual Port VGT Turbo boleh dikatakan seperti menggabungkan teknik Twin Scroll + VGT turboDiharapkan teknik ini akan semakin meningkatkan kinerja mesin TurboDiesel, terutama mesin mesin yang ditempatkan di ruang mesin yang relatif sempit. Teknik Dual Port mirip seperti teknik Twin Scroll Turbo di bawah ini Dimana pendekatan sistem Twin Port adalah untuk mengatur agar saluran-saluran gas buang dari mesin dikelompokkan dan saling bertemu untuk Cylinder Cylinder yang memiliki timing langkah buang yang sama. Pendekatannya mirip seperti header 4-2-1Di bawah ini adalah contoh Header Turbo utk Twin Scroll Turbo, dimana saluran dari Cylinder 1 bertemu dgn Cyl. 4, saluran dari Cyl. 2 bertemu dengan Cyl 3.
- Wew...  Apa ini bisa diterapkan di D4D???  
- Kalau di 1KD-FTV ada kemungkinan bisa tetapi harus dihitung ulang dengan seksama. ECU 1KD sudah ada fitur utk mengontrol Vane-nya si VGT.Kalau di 2KD, bagaimana sistem pengontrolan Vane-nya ? Secara hal tsb harus dikontrol oleh si ECU. IMHO & CMIIW ---From: Stanley Wangsanegara, Friday, July 23, 2010, 08:32 AM Message:Wew...  Apa ini bisa diterapkan di D4D???  



Teknik VGT Two Stage Compressor in One (SST - Garrett)
- Teknik "VGT Two Stage Compressor in One" atau disebut Single Sequential Turbo (SST) adalah penyederhanaan teknik Dual Stage Turbocharging (DST), Teknik Dual Stage Turbocharging adalah teknik untuk menyelaraskan Kinerja mesin dari RPM rendah hingga tinggi, jadi saat RPM rendah yang bekerja adalah Turbo kecil (Low Pressure) yang lebih responsive, lalu saat RPM tinggi yang bekerja adalah Turbo besar (High Pressure) untuk menghasilkan boost yang tinggi. Dimana selama ini teknik DST menggunakan 2 buah Turbocharger yang saling berhubungan, maka teknik "SST" dikemas dalam sebuah turbo yang memiliki 2 buah Ruang Kompressor, satu utk Low Pressure stage & satunya utk High Pressure stage.Pada RPM Rendah :Udara dari air filter memasuki Kompressor Low Pressure stage kemudian keluar menuju Intercooler dan lalu menuju mesinPada RPM Tinggi : Udara dari air filter memasuki Kompressor Low Pressure stage kemudian keluar menuju Kompressor High Pressure Stage then keluar menuju Intercooler dan akhirnya ke mesinDi sisi Turbine (exhaust section) dilengkapi dengan Vane Control (VNT) agar Turbin lebih cepat berakselerasi dalam menghasilkan boost sejak RPM rendah. Diharapkan teknik 2 in 1 ini bisa menghasilkan performa seperti Two Stage Turbocharging murni, dengan biaya yang lebih rendah serta instalasi yang lebih sederhana. CMIIW   Lingkaran Merah = 2 ruang Kompressor yang saling bertolak belakang.



pasang ac n dinamo ampher
- om turbo n om om senior mohon pencerahan dong... mobil ogud taft kebo baru aj pasang ac neh.. (maklum mobil lawas) nah acnya beli ex sing katanya ukutanya 75 nah acnya dingin seh, tp pas malem dipasang n smua lampu idup n mobil dimatiin besoknya aki jd tekor.yg saya mau tanya adalah1. apa acuu kurang besar..? seangkan saya sudah pake accu ukuran 90A... n kondisi msh bagus2. apakah dinamo amper yg kurang besar (dinamo amper standart)3. bisa ga kalo dinamo ampher nya ogud ganti ama punya colt diesel kan pastinya lebih besar tuh ..?satu lagi tali fan belt krn pasang ac jd bentanganya luas bgt.. kata tukan ac disuruh ganti ama yg bergerigi or merk continent klo ga salah biar ga selip krn bentanganya jauh sekali apa itu berpengaruh or bener maksudnya..?thanxs mohon pencerahan
- Kalau membaca kronologis kejadiannya ada kemungkinan arus listrik yg tersedot lebih besar daripada arus yang mengisi si aki, coba check arus pengisian oleh alternator.Check kondisi Regulator-nya juga (Cut Out), check kondisi kabel-kabel.Kalau utk merevitalisasi / konsultasi Alternator bisa ke bengkel khusus Alternator spt Si Gallery Alternator, dll.---From: dion_cj, Thursday, July 22, 2010, 06:52 PM Message:om turbo n om om senior mohon pencerahan dong... mobil ogud taft kebo baru aj pasang ac neh.. (maklum mobil lawas) nah acnya beli ex sing katanya ukutanya 75 nah acnya dingin seh, tp pas malem dipasang n smua lampu idup n mobil dimatiin besoknya aki jd tekor.yg saya mau tanya adalah1. apa acuu kurang besar..? seangkan saya sudah pake accu ukuran 90A... n kondisi msh bagus2. apakah dinamo amper yg kurang besar (dinamo amper standart)3. bisa ga kalo dinamo ampher nya ogud ganti ama punya colt diesel kan pastinya lebih besar tuh ..?
- ok om turbo.. btw klo ogud ganti ama alternator yg lebih gedean bs ga..? kira2 apaan jenis tipenya klo boleh tau.. thanxsstu lg om turbo.. klo betulin npasnag rem cakram dimana yah bengkel yg bisa dikategorikan recomen... (harga n kualitas pengerjaanya)
- 1. Kondisi alternator yg misalnya kurang fit bisa direvitalisasi, jika ternyata mencukupi maka nggak usah ganti alternator. Juga cek kondisi voltage regulatornya (cut - out) serta kabel2 dari alternator ke aki, grounding alternator, dll.Jika masih gak nolong baru dipertimbangkan utk ganti. 2. Silakan rekan-rekan utk membantu pak Dion.Info tambahan berkaitan forum mengenai Taft :http://www.taftdieselindonesia.com/forum/taft-diesel-indonesia@yahoogroups.com---From: dion_cj, Monday, July 26, 2010, 06:39 PM Message:1. btw klo ogud ganti ama alternator yg lebih gedean bs ga..? kira2 apaan jenis tipenya klo boleh tau.. thanxs2. klo betulin npasnag rem cakram dimana yah bengkel yg bisa dikategorikan recomen... (harga n kualitas pengerjaanya)



Exhaust Gas Recirculation (EGR) vs Pelumas pada mesin Diesel ber- EGR
- Dear allSpt kita ketahui bersama sejak 2007 semua mobil baru yg dijual di Indonesia harus comply ke Euro II, dimana utk Diesel dilengkapi EGR / Exhaust Gas Recirculation yang berfungsi utk mengurangi emisi NOx.Tetapi mesin Diesel ber-EGR menuntut pelumas dengan kandungan Dispersant & TBN yang lebih tinggi, walau penggunaan bahan bakar solar sulphur rendah akan membantu mengurangi "beban kerja" si pelumas.New engine designs use EGR to control NOx emissions by recirculating exhaust gases back into the combustion chamber to be burned a second time, thereby reducing emissions associated with health risks. The amount of exhaust gas introduced into the combustion chamber will displace oxygen, creating cooler combustion. In doing this, many of the exhaust contaminants end up in the engine lubricating oil. Diesel engine oils are now exposed to a higher level of contamination that can degrade the oil and damage engine parts. There is concern that exhaust gas recirculation can have a detrimental effect on engine durability and its effects on the oil. Oils exposed to the EGR environment show an increase in soot content, acid number (AN) and viscosity, while the engine and oil are both exposed to corrosive/acidic gases and particle buildup.Cooled EGR occurs when the engine coolant absorbs exhaust gas heat before entering the combustion chamber. Because the engine coolant takes up the heat from exhaust gases, the engine cooling system runs hotter, therefore the oil gets hotter. Oil oxidation rate doubles with every 18 degrees Fahrenheit. Oil sump temperatures could be running up to 40 degrees hotter. Engine and oil manufacturers are striving to accommodate the harsh environment brought on by the use of EGR systems. Engine oil manufacturers have reformulated oils to combat the deleterious effects of the EGR environment so they will be able to provide the required protection that current engine designs need. This has led to the latest CI-4/CJ-4 API engine oil ratings, which are currently under the PC-9 designation. Production of sulfuric acid due to current sulfur levels in diesel fuel and nitric acid from NOx compounds that are recirculated back into the engine through the EGR will require lubricating oils with a higher base number (BN) and detergency to counter-act the damaging effects of these acidic contaminants. The PC-9 oils will therefore have a higher BN and detergency level than in the past. Diesel engines using EGR systems to lubricate oils will also require higher a level of dispersancy because of increased soot loading in the oil. Without increased dispersancy, the higher levels of soot and particulate matter will not stay in suspension in the form of smaller material, increasing wear to liner, ring and valve train.In addition to the stress that higher temperatures put on the engine oil, mixture with exhaust gases can act as a catalyst for oxidation and nitration (a form of oxidation) in the oil. A routine oil analysis may start showing an unacceptable increase in viscosity when all other parameters and time on the oil appear normal. An improperly operating EGR system can severely aggravate this problem. Waste gate components in an EGR system can be particularly susceptible to surface scuffing damage. If an exhaust gas recirculating system is not operating properly, the lubricating oil can rapidly deteriorate. Sometimes going so far as to turning the oil into an oxidized, acidic sludge.Some engine manufacturers are currently designing a new generation of EGR systems that will help reduce some of the performance and maintenance drawbacks. All this is when heavy-duty truck owners are trying to extend oil drain intervals to limits that were unheard of ten years ago. Currently, the goal of the new API classification is to keep oil drain intervals at their present extended level. With current diesel engine design and emission requirements, oil analysis is going to be an important piece of the puzzle in uncovering what these changes will mean regarding the service life of diesel engine oils to truck fleet owners and maintenance operations in the future. Selengkapnya http://www.machinerylubrication.com/Read/349/egr-oil-diesel-engines



TOYOTA D-4D "EGR Deletion Kit"
- TOYOTA D-4D "EGR Deletion Kit"Dikutip dari WIKIPEDIA, "EGR deletion in diesel engines is considered justifiable by a wide range of people. Although removing the EGR system results in increased NOx emissions, it will reduce engine out emission of hydrocarbon emissions, particulates and carbon monoxide. Exhaust gas recirculated back into the cylinder does increase engine wear as carbon particulate wash past the rings and into the oil..." "... a fair number of car owners disconnected their EGR systems in an attempt for better performance and some still do. The belief is either EGR reduces power output, causes a build-up in the intake manifold, or believe that the environmental impact of EGR outweighs the Nitrous Oxide emission reductions. Disconnecting an EGR system is usually as simple as unplugging an electrically operated valve or inserting a ball bearing into the vacuum line in a vacuum-operated EGR valve." "Adding EGR to a diesel reduces the specific heat ratio of the combustion gases in the power stroke. This reduces the amount of power that can be extracted by the piston. EGR also tends to reduce the amount of fuel burned in the power stroke. This is evident by the increase in particulate emissions that corresponds to an increase in EGR. Particulate matter (mainly carbon) that is not burned in the power stroke is wasted energy." EGR dalam kondisi terpasang,EGR dalam kondisi terlepas,Cover terpasang di EGR Valve, Cover terpasang di EGR exhaust,EGR Cover - Laser Cut 2mm Stainless Steel - Sand Blasted, Apabila ada yang tertarik untuk mencoba, please PM me.. ;) Thx..



Rumour: Isuzu Panther India (Chevy Tavera) akan mendapat mesin Common Rail ?
- Rumour :Isuzu Panther India (Chevy Tavera) akan mendapat mesin Common Rail ?Chevrolet Tavera, that was pulled out of BS IV cities, will soon make a comeback. This time, it will be powered by a sub- 2.0-litre common-rail diesel engine that will be sourced from local car manufacturer, Sonalika. Tavera’s earlier 2.5-litre engine failed to meet with the BS IV emission norms and this forced GM to pull the plug on the MPV from the BSIV cities. This resulted in a steep decline in the sales of the MPV. With GM’s new plan for the Tavera, the ageing MPV will get a new lease of life. By the end of this year, the car will be launched with a BSIV-compliant engine with a max power of 100bhp. This is the same engine that powers Sonalika’s own offering, the Rhino. http://www.autocarindia.com/news/scoop-sonalika-engine-taveraAkankah Isuzu Panther di Indonesia mendapat mesin CRD juga ??Berikut gambar mesin 2.0 CRDi dari Sonalika Rhino Sumber gambar :http://www.team-bhp.com/forum/attachments/indian-car-scene/230953d1258643548t-sonalika-rhino-prospects-edit-first-drive-pg-3-dsc01586.jpg



Mitsubishi 1.8 Di-D 4N13 dengan Variable Valve Timing (VVT-i Diesel) di RVR / ASX
- CrossOver terbaru dari Mitsubishi yaitu RVR / ASX mulai dipasarkan di berbagai negara.Menariknya versi TurboDiesel 1.8 Di-D berkode 4N13 ini mengadopsi teknik Variable Valve Timing aka VVT-iThe mid range ASX 4WD introduces not only Mitsubishi's first-ever diesel engine for a passenger car in Australia, but also the most fuel efficient in its class. This has been achieved through the world's first application of variable valve timing to a passenger car diesel engine with the all-new DiD engine featuring Mitsubishi's proprietary MIVEC system. With a capacity of 1.8-litres and maximum outputs of 110kW of power and 300Nm of torque, the turbodiesel engine is mated to a six-speed manual gearbox resulting in an official ADR 81/01 fuel consumption of just 5.9 litres per 100 kilometres and CO2 emissions of only 154 grams per kilometre.http://www.amazines.com/article_detail.cfm/1871633?articleid=1871633Berikut gambar gambar dari Mitsubishi RVR / ASX Gambar gambar dari : www.autocarindia.com Mitsubishi Australia



Corolla Altis D4 D diluncurkan di India
- Corolla Altis D4 D diluncurkan di India Our Bureau New Delhi, July 21 Toyota Kirloskar Motors (TKM) on Wednesday launched the diesel version of its premium sedan, the Corolla Altis. Priced at Rs 10.95 lakh to Rs 13.75 lakh (ex-showroom Delhi), the Corolla Altis diesel is priced lower than the competition, the Chevrolet Cruze (Rs 11.52-13.95 lakh) and the Skoda Laura (starts Rs 13.74 lakh). India is the first Asian country where the BS-IV version of the car has been launched. The Corolla Altis is available with a newly developed 1.4L in-line 4-cylinder D-4D Common Rail Diesel Engine that generates a peak power of 88.4 PS and a peak torque of 205 Nmhttp://www.thehindubusinessline.com/2010/07/22/stories/2010072253240200.htmMelihat jensi mesin yang dipakai, maka Altis D4 D ini diposisikan sebagai sedan yg mengutamakan efisiensi BBM.http://www.toyotabharat.com/inen/cars/corolla/diesel_intro.asp 



Toyota hilux dcab 3.0 turbo
- Bung turbo, tolong dong dibahas mengenai toyota hilux baik dr cara merawat mesin dan lain2nya, dan harus ada perhatian khusus apanya?
- Pada dasarnya sama saja dengan Innova / Fortuner D4 D, baik dr segi oli mesin & Transmisi manual, juga soal penggantian filter solar & pembersihan EGR. Hanya utk Gardan Hi Lux harus gunakan oli Gardan GL-5 yg LSD comply.Utk Transfer case nanti sy liat dulu buku manualnya.Utk air filter, jika digunakan di daerah yg sgt berdebu, maka lebih baik tetap gunakan air filter Std.Utk Intercooler, jika mobil sudah jalan 40 - 50 rb. Km bisa lakukan pembersihan bagian dalamnya, dengan cara dilepas, lalu saluran dalam Intercooler dicuci dengan solar atau minyak tanah, keringkan & pasang kembali. Jika anda gunakan biosolar / solar biasa, maka Catalytic Converter suatu hari akan mampet oleh jelaga, solusinya = dicopt & cukup ganti pipa plong.
- Mantap Turboman atas sarannya, terus update ya Bang, krn saat ini banyak yang udah pakai hilux dcab nich, dan mesinnya sama kayak fortuner yang 3.0 turbo intercoolerkan?
- BetulSedang 1KD-FTV yg dipake di Prado 2010 ada sedikit beda, power-nya sedikit lebih besar. CMIIW  ---From: Irwan Agustinus, Thursday, June 10, 2010, 08:43 AM Message: krn saat ini banyak yang udah pakai hilux dcab nich, dan mesinnya sama kayak fortuner yang 3.0 turbo intercoolerkan?
- Bung Turbo, sy barusan ganti velg dgn ring yang sama, tp sdh di balancing dan spooring, knapa waktu kecepatan 100km atau lebih waktu pengereman stir menjadi goyang ke kanan dan kekiri dan bergetar. apa kesalahan setting spooringnya atau apanya? tolong bung turbo
- Panduan wheel alignment utk hilux dcab ada bang Turbo? dan ada bengkel yg rekomend di smg yg capable utk mesin diesel?
- Kalo hal tsb terjadi sesudah ganti velg maka coba di finish balance saja.Tetapi kalau sebelum2 nya di rem setir getar coba cek permukaan disc brake-nya / bersihkan rem & baut caliper-nya. ---From: Irwan Agustinus, Saturday, June 12, 2010, 07:15 AM Message:Bung Turbo, sy barusan ganti velg dgn ring yang sama, tp sdh di balancing dan spooring, knapa waktu kecepatan 100km atau lebih waktu pengereman stir menjadi goyang ke kanan dan kekiri dan bergetar. apa kesalahan setting spooringnya atau apanya? tolong bung turbo
- Setting roda depan Hi Lux & Ipah sgt miripnah skg tinggal keperluannya utk apa dulu, sebab panduan Wheel Alignment yg utk Ipah itu lebih ditujukan agar setir mantap saat high speed driving.Sedang kalau Hi Lux-nya jika utk off road maka setting Camber minusnya sedikit aja (atau antara 0 - minus dikitt), lalu utk Caster-nya dibuat standard aja (ga usah kelewat maju). Utk soal bengkel yg ahli Diesel CRD di Smg saya kurang tahu, tapi Hi Lux ini sebetulnya gak usah di apa2 in juga udah oke bgt, cukup lepas Cat Conv en ganti pipa plong.Lain2 nya cukup purging 20 rb. Km sekali. ---From: Irwan Agustinus, Saturday, June 12, 2010, 07:31 AM Message: Panduan wheel alignment utk hilux dcab ada bang Turbo? dan ada bengkel yg rekomend di smg yg capable utk mesin diesel?
- Salam bung Turbomakasih atas saran2nya nich, saya mau nanya lagi apa betul :1. mobil jaman sekarang udah gak perlu pemanasan lagi waktu sdh berhenti lama? ( waktu pagi hari)2. mesin yg ada turbo intercoolernya gak boleh berhenti dalam keadaan mesin idle krn akan merusak turbonya (jadi kalo berhenti lama mending mesin dimatikan) gimana kalo keadaan macet spt jakarta?3. kalo mobil berjalan dgn rpm rendah apakah turbo tdk bekerja? jadi kalo mesin mau dimatikan gak perlu idle dulu?4. yg jadi teka teki selama ini apa fungsi turbo timer?5. bedanya solar dengan bio solar? dan bagus mana?banyak pertanyaan nich bung turbo, tp sy percaya bung turbo orgnya sabar banget, hehehehe......
- 1. Warming up cukup 2 menit, sesudah itu jalanlah pelan-pelan sampai Temp mencapai 20% then bisa jalan normal.2. Tidak masalah sama sekali.Saat idle biasanya EGT mesin Diesel itu sgt rendah.3. Mesin dlm kondisi idle-pun baling2 Turbo tetap berputar, hanya putarannya lambat.Menjelang mesin dimatikan sebaiknya biarkan dia idle 30 detik, kalau mobil A/T sih dengan maju - mundur (mainkan rem) saat parkir saja mesin idle lebih dr 30 detik.4. Membiarkan mesin idle selama 30 detik - 1 menit, setelah habis berputar dr RPM tengah / tinggi, agar Turbo spool down / putaran baling2 hingga rendah, agar saat mesin dimatikan Turbin tidak dalam kondisi berputar kencang.....sebab saat mesin mati = pelumasan ke Turbo juga berhenti.   5. Masing2 ada Plus-Minus, adanya sedikit BioDiesel akan meningkatkan pelumasan / CN sedikit naik, tetapi BioDiesel juga bersifat higroskopis. CMIIW ---From: Irwan Agustinus, Sunday, June 20, 2010, 04:42 PM Message:Salam bung Turbomakasih atas saran2nya nich, saya mau nanya lagi apa betul :1. mobil jaman sekarang udah gak perlu pemanasan lagi waktu sdh berhenti lama? ( waktu pagi hari)2. mesin yg ada turbo intercoolernya gak boleh berhenti dalam keadaan mesin idle krn akan merusak turbonya (jadi kalo berhenti lama mending mesin dimatikan) gimana kalo keadaan macet spt jakarta?3. kalo mobil berjalan dgn rpm rendah apakah turbo tdk bekerja? jadi kalo mesin mau dimatikan gak perlu idle dulu?4. yg jadi teka teki selama ini apa fungsi turbo timer?5. bedanya solar dengan bio solar? dan bagus mana?banyak pertanyaan nich bung turbo, tp sy percaya bung turbo orgnya sabar banget, hehehehe......
- Bung turbo nanya lagi nich,1. beli egt monitoring dimana ya?2. masangnya di hubungkan kemana?3. apa berlaku juga buat mesin bensin yg ada turbonya?4. lebih baik mobil ccnya di lepas ya? ganti dengan pipa plong (hubnya dgn suhu egt), pengaruh ke ecu gak? dan gimana ke mslh garansi?5. dgn lepas cc apa pengaruhnya yang akan kita rasakan?thanks banget turboman!
- 1. Bengkel speedshop biasanya ada 2. Yg paling akurat sensor ditancap di header Turbo (antara Cyl head & Turbo), tetapi kalau di Down Pipe juga gak pa pa, hanya kalkulasi suhu after Turbo itu 10% lebih rendah dibanding Pre-Turbin 3. Bisa, tetapi utk mesin Gasoline range bacaannya hrs lebih tinggi lagi4. Sama sekali nggak pengaruh ke ECU, krn nggak ada Oxygen sensor di dekat CC. Bila Ka-Beng BeRes-nya "berwawasan luas" maka sang Ka-beng nggak akan menghanguskan garansi hanya karena kita copot CC. 5. Turbo Spool up lebih cepat, akselerasi improve. ---From: Irwan Agustinus, Monday, June 21, 2010, 03:53 PM Message:Bung turbo nanya lagi nich,1. beli egt monitoring dimana ya?2. masangnya di hubungkan kemana?3. apa berlaku juga buat mesin bensin yg ada turbonya?4. lebih baik mobil ccnya di lepas ya? ganti dengan pipa plong (hubnya dgn suhu egt), pengaruh ke ecu gak? dan gimana ke mslh garansi?5. dgn lepas cc apa pengaruhnya yang akan kita rasakan?thanks banget turboman!
- Bung Turbo Salam,untuk mesin 1kd-ftv milik hilux bagusnya minum dex atau bisa mix solar dgn biosolar? dan brp perbandingan idealnya. thanks
- Salam Sejahtera Bung Turbo,apakah mesin 1KD milik hilux hrs minum dex?gimana kalo dimix dengan bio solar? brp perbandingannya?ada isu tentang mudah lepasnya pin pada fuel pump, apakah krn pengaruh solar indo yg buruk? gimana cara mengatasinya
- Harusnya sih bisa diperlakukan mirip spt Ipah D4 D, bisa pake Biosolar 80% + solar non subsidi 20% + racun solar berkualitasHanya saja kalau kita pakai solar yg sulphur agak tinggi, lama lama Cat Conv - nya bisa mampet, tapi solusinya tinggal amputasi en ganti pipa plong aja.Pin Fuel Pump ?Mesin 2KD-FTV sistem-nya BBM disedot oleh pompa Injeksi (low pressure stage) & tidak menggunakan electric Fuel pump, maka itu dia masih pake Priming Pump (pompa di filter solar)......1KD juga masih pake priming pump, kemungkinan besar sistem-nya sama. ---From: Irwan Agustinus, Thursday, August 05, 2010, 12:49 AM Message:Salam Sejahtera Bung Turbo,apakah mesin 1KD milik hilux hrs minum dex?gimana kalo dimix dengan bio solar? brp perbandingannya?ada isu tentang mudah lepasnya pin pada fuel pump, apakah krn pengaruh solar indo yg buruk? gimana cara mengatasinya



Mengurangi getaran mesin Innova D4 D yg berusia di atas 4 tahun
- Mengurangi getaran mesin Innova D4 D yg berusia di atas 4 tahun Metodanya dengan mengganti engine mounting & Transmission mountingHasilnya ?Lumayannn.....Yg paling terasa adalah saat mesin berkitir antara 1000 - 1400 RPM......ini zona"frekuensi resonant" si 2KD, getaran jadi lebih halus.Yg terasa juga : getaran pada jok tengah saat stasioner.Kesimpulan :Buat yg D4 D nya sudah berusia di atas 4 tahun boleh pertimbangkan ganti enginemounting & Trans mounting utk mengembalikan kenyamanan.DC sekitar Rp. 1.060.000,- plus ongkos bongkar pasang sekitar Rp. 225 rb.Andai dlm 4 tahun tapi KM nya masih relatif dikit misal baru 60 rb Km juga bolehdipertimbangkan, karena engine mounting tetap akan terpadatkan / menjadi kakuseiring berjalannya waktu.Demikian report.Eng Mtg lama yg coklatTerlihat posisi badan karet-nya mulai berubah.Yg lama agak sedikit gepeng (terkompresi)



Contoh Free flow Diesel Catalytic Converter
- Contoh Free flow Diesel Catalytic Converter http://www.easterncatalytic.com/products/diesel.phphttp://www.easterncatalytic.com/literature/downloads/EasternDieselFlyer.pdfhttp://www.kermatdi.com/servlet/-strse-289/All-TDI%27s-Magnaflow--dsh-/DetailUtk mesin2 TurboDiesel CRD s/d 2500 cc yg menggunakan main pipe berdiameter 2,5" sepertinya bisa menggunakan Cat Conv free flow dari Magnaflow atau Eastern yg engine size 1.6 - 2.5 L (pipa 2.5") utk menggantikan Cat Conv asli.Inipun dengan catatan bahwa kadar sulphur solar yg digunakan tidak lebih dari 500 ppm.Metoda ini berlaku utk daerah2 yg menerapkan standard emisi Euro II / Euro III  sampai dengan Euro IV yang tidak mensyaratkan DPF pada mesin Diesel. 



Diskusi performa D4 D 2.5 biasa vs D4 D 2.5 VN Turbo (Hi Lux & Fortuner)
- Dear Diesel-ersSpt kita ketahui bersama bahwa Hi Lux Vigo bermesin 2.5 D4 D sejak akhir 2009 sudah menggunakan mesin 2KD-FTV VN Turbo, demikian pula halnya Toyota Fortuner 2.5 D4 D VN Turbo versi Thailand.Ada yang pernah menemukan artikel uji performa Fortuner 2.5 D4 D VN Turbo ?Jika ada yuk sharing......So far yang saya temukan baru yg Hi Lux-nya saja Improved engine performance Toyota has revised the 2.5 D-4D engine, the core power unit in the Hilux range, to produce significantly more power and extra torque. Maximum output has been increased from 118 to 142bhp, a rise of 20 per cent. Maximum torque is up by 18Nm to a maximum 343Nm at 2,000rpm. These improvements have been achieved by the introduction of a new high-output turbocharger and new fuel injectors that are more precise, improving throttle response and performance. To cope with the extra power, the pistons have been upgraded to a new high-strength material. As well as giving more flexible driving performance, the changes have cut Hilux’s nought to 62mph acceleration time by 2.5 seconds to 12.5 seconds. Emissions performance is unchanged, however, at 219g/km – one of the lowest figures in the segment.http://www.great-cars.co.uk/4x4-news/1973-toyota-hilux-stronger-than-ever-for-2010.htmlJika ada yang punya data test report Fortuner 2.5 D4 D VN Turbo ditunggu sharingnya



Diskusi Chevrolet Captiva Facelift & Captiva Equinox
- Captiva Facelift ?Sementara juga ada Captiva "Equinox"Jika ada yang punya data-data lain, monggo di share



Menganalisa sistem CRD BOSCH type EDC 15 (Pug 806 HDi, ML 270 CDI, dll)
- BOSCH CRD type EDC 15 termasuk yang cukup banyak digunakan pada mobil-mobil Diesel CRD buatan Eropa yang masuk ke Indonesia, spt Peugeot 806 HDi, MB ML 270 CDI, dll.Pada dasarnya mesin-mesin yang menggunakan CRD EDC buatan BOSCH memiliki prinsip kerja yang mirip - mirip. Modul Injector Driver terintegrasi menjadi satu (Solenoid valve driver stages)No. 6 adalah Driver utk mengontrol Injector - Injector dan juga Pressure Control ValveNo. 8 adalah Power supply utk section 6, karena Tegangan listrik yg digunakan utk menggerakkan Injector CRD itu cukup tinggi. Sistem ini memungkinkan kita melakukan Re-MAP aka Re-Flashing EPROMDriver stages untuk mengontrol Injector - Injector dan Tekanan Fuel Rail (mengontrol Pressure Control Valve di pompa injeksi)Interface to other system aka CAN Bus adalah utk koneksi dengan ECT (ECU nya transmisi otomatis), juga modul sistem kontrol kemanan mobil spt Immobilizer, lampu2, dll.Diagnostic Interface ke OBD2 Port.Input Signals utk data bacaan dari sensor sensor pada mesin.   Sistem bekerja berdasarkan masukkan - masukkan dari berbagai parameter spt yang ditunjukkan oleh gambar di atas.Maka dari itu jika user menggunakan Piggyback, si Piggyback masuk dengan memanipulasi parameter pembacaan si ECU1. Ada yang dengan memanipulasi data bacaan Boost Pressure (MAP sensor) atau Air Mass sensor 2. Ada juga yang dengan memanipulasi data bacaan Rail Pressure sensor. 3. Sedangkan Throttle Module adalah memanipulasi bacaan Accelerator Pedal Sensor. (Bersambung)



Menganalisa sistem CRD DENSO
- Pada dasarnya prinsip kerja CRD DENSO juga sangat mirip dengan BOSCH EDC, hanya saja ada type - type tertentu yang Injector Driver Unit-nya (Driver Stage section) dipisah / tidak jadi satu dengan kotak ECU, spt gambar di bawah iniModul EDU aka Electronic Injector Driver Unit, di Innova D4 D terletak di ruang mesin / Firewall  ECU (di sebelah atas kiri lingkaran hijau)ECU CRD DENSO (PCB Hijau)Beberapa mobil Diesel dgn DENSO CRD yang populer di Indonesia spt Innova D4 D & Fortuner D4 D menggunakan sistem ECU dan EDUEDU dikontrol oleh ECU.Maka itu untuk sistem CRD dengan ECU dan EDU terpisah, perusahaan pembuat Piggyback ada yang membuat Piggyback / modul Piggyback untuk mengontrol si EDU1. Ada yang dengan memanipulasi data yang keluar dari ECU sebelum di feed ke EDU. 2. Ada yang mengintervensi signal yang keluar dari EDU menuju Injector - Injector 3. Ada juga yang sistem Prosesor tambahan, jadi mengambil output signal dari EDU, lalu di proses sesuai yang diprogramkan oleh Tuner dan barulah kemudian dikirim ke masing-masing InjectorSistem yang terakhir ini, si Prosesor tambahan juga bekerja spt halnya EDU, jadi dia mengambil alih tugas EDU asli bawaan mesin. (Bersambung)  



Mencegah kerusakan Turbo dari resiko Over Spin
- Mencegah kerusakan Turbo dari resiko Over Spin Sama halnya seperti batas Redline dari sebuah mesin mobil, Turbocharger-pun memiliki "Redline" untuk putaran Turbin-nya, yang bilamana Turbin Turbo sering melewati Redline maka Turbo berisiko untuk mengalami kerusakanOverspin Overspin occurs when the turbocharger exceeds its published "redline" RPMs. Typically, the initial damage is to bearings and seals, which allow oil to pass from the center housing into both the intake and exhaust housings; subsequent damage may result in total destruction of the turbocharger if one of the turbine wheels touches its housing. A mildly overspun turbo usually produces a tell-tale puff of smoke when the engine is first started. http://www.not2fast.com/turbo/glossary/turbo_glossary.shtmlFaktor - faktor yang menyebabkan Turbo bisa mengalami OverSpin :1. Kebocoran pada saluran "Post Turbo" yaitu antara Turbo - Intake Manifold atau Turbo - Intercooler - Throttle Body - Intake Manifold2. Memaksakan Turbo utk bekerja menghasilkan boost jauh lebih tinggi daripada kondisi standard (stock).Maka dari itu bagi para penggemar modifikasi berat, bisa mempertimbangkan pemasangan "Tachometer" untuk Turbo  merupakan indikator putaran Turbo agar kita bisa mengetahui kinerja Turbo pada mesin mobil kita.Yang terjadi jika ada kebocoran di saluran sesudah Turbo :Pada saat Turbo bekerja, Turbo akan mengalami kondisi spt halnya kita mengemudi mobil pada kecepatan tinggi dengan gigi rendah, dimana mesin akan berputar ke RPM sangat tinggiTurbo akan bekerja lebih keras / berputar lebih cepat untuk menghasilkan boost yang sama spt pada kondisi normal, sebelum akhirnya katup wastegate membuka & kecepatan putar Turbo menjadi konstant.Tindakan pencegahan :- Penggunaan Boost Meter akan membantu user untuk memonitor normal / ke-dtidak normalan pada saluran sesudah Turbo / Post Turbo - Jika user menggunakan Boost Controller maka setting Boost Maximum sebaiknya tidak melebihi dari kemampuan maksimal Turbo tsb. dalam menghasilkan boost. (Boost Controller digunakan agar boost Turbo naik lebih cepat, tetapi kita harus hati-hati dalam menentukan angka boost maximum-nya)- Penggunaan Turbo Speed sensor (Tachometer Turbo) utk memonitor kerja Turbo.Optimalisasi kerja Turbo secara proporsional adalah penting mengingat biaya reparasi Turbo tidaklah murah.   Sumber gambar :http://www.turbo.com.sg/analysis.htmlwww.turbobygarrett.com



Berbagai jenis oli mesin Diesel yg aad di pasaran
- Berbagai jenis oli mesin Diesel yg ada di pasaran (Jkt.) Kelas Full Synth. : 1. Amsoil HDD 5W-30 Series 3000 http://www.amsoil.com/storefront/hdd.aspx 2. Amsoil AMO 10W-40 http://www.amsoil.com/storefront/amo.aspx 3. Mobil 1 Turbo Diesel / Delvac 1 (5W-40) 4. Amsoil ACD 10W-30 http://www.amsoil.com/storefront/acd.aspx Kelas Semi Synth. : 1. Royal Purple 15W-40 http://www.royalpurple.com/diesel-power.html 2. Amsoil PCO http://www.amsoil.com/storefront/pco.aspx 3. Aral Extra Turboral 10W-40 4. Shell Helix HX7 Diesel 10W-40 5. Syntex Syn Evo 10W-40 6. FK Massimo GT Diesel Synth. Oil http://www.fklub.com/v1/fk.fulse/index.php7. Elf turboDiesel 10W408. Igol Process B4  Kelas mineral hi-spec. (High VI) : 1. CAT DEO 15W-40 2. Mobil Delvac MX 15W-40 3. 1. FK Massimo Diesel Dash 10W-30 http://www.fklub.com/v1/fk.massimo/index.php Kelas mineral : Berbagai oli 15W-40 mineral khusus Diesel yg tersedia di pasar. Utk kelas ini yg recommended di antaranya : Caltex Delo CXJ / Delo Gold Repsol SHPD Catatan : Berbagai oli lain yg dua fungsi (Petrol / Diesel) asalkan ada API Sevice minimal CF / ACEA B / E series serta TBN minimal 10 mg KOH bisa digunakan utk mesin Diesel.
- Kalo dari pengalaman Bung Turboman sendiri, mana yang masuk kriteria "Best Buy" (khususnya dikelas Semi Synth) ???Thanks
- Utk kelas semi synth. 10W-40 yg dulu sy anggap best buy adalah Syntex Syn Evo 10W-40, secara kinerja dia setara oli2 semi synth. 10W-40 yg "well above average" spt Shell Helix Diesel Plus / Aral Extra Turboral, sementara harganya jauh lebih murah.Tapi nggak tahu apa skg masih bisa dapat harga spt 6 bulan yg lalu atau enggak. ---From: Nabil, Wednesday, December 17, 2008, 01:56 PM Message:Kalo dari pengalaman Bung Turboman sendiri, mana yang masuk kriteria "Best Buy" (khususnya dikelas Semi Synth) ???Thanks
- Bung tolong nanya...Syntex Syn Evo 10W-40 ama elf turbo diesel 10w-40 bgs mana ya????---From: Turboman, Thursday, December 18, 2008, 10:13 AM Message:Utk kelas semi synth. 10W-40 yg dulu sy anggap best buy adalah Syntex Syn Evo 10W-40, secara kinerja dia setara oli2 semi synth. 10W-40 yg "well above average" spt Shell Helix Diesel Plus / Aral Extra Turboral, sementara harganya jauh lebih murah.Tapi nggak tahu apa skg masih bisa dapat harga spt 6 bulan yg lalu atau enggak. ---From: Nabil, Wednesday, December 17, 2008, 01:56 PM Message:Kalo dari pengalaman Bung Turboman sendiri, mana yang masuk kriteria "Best Buy" (khususnya dikelas Semi Synth) ???Thanks
- Kalo dari pengamatan dan pengalaman yg saya alami sih Syntex SynEvo 10w-40 lebih oke drpd Elf TD 10W-40 --- From: agustinus, Friday, December 26, 2008, 07:24 PM Message: Bung tolong nanya...Syntex Syn Evo 10W-40 ama elf turbo diesel 10w-40 bgs mana ya????
- Kalo gak salah Om Turboman juga pernah ngetest oli FK massimo Diesel 10W-30 ya.. kalo di bandingkan sama Syntex Syn Evo 10W-40, enak mana?? terus kalo saya mau ganti merk oli apa perlu engine flush??Terima kasih loh Om...---From: Turboman, Wednesday, January 21, 2009, 10:59 AM Message: Kalo dari pengamatan dan pengalaman yg saya alami sih Syntex SynEvo 10w-40 lebih oke drpd Elf TD 10W-40 --- From: agustinus, Friday, December 26, 2008, 07:24 PM Message: Bung tolong nanya...Syntex Syn Evo 10W-40 ama elf turbo diesel 10w-40 bgs mana ya????
- Skg ini saya masih pakai FK M DD (FK Massimo Diesel Dash 10W-30), utk kinerja mesin harus diakui oli yg lebih encer memang lebih enak, tapi sayangnya FK M DD ini VI nya nggak begitu tinggi, pemakaian yg lalu saya hanya ganti pas di 5000 Km, yg skg masih dlm pengamatan. Waktu pakai Syntex Syn Evo dulu umumnya ganti antara 5500 - 6000 Km, rekor terjauh yg saya pernah coba = 6300 Km. Ganti oli beda merek sebetulnya nggak perlu di flush dulu, selama jenis oli yg kita gunakan sebelum2-nya berkualitas baik & interval ganti oli yg wajar, cukup ganti filter olinya saja.    --- From: Nabil, Wednesday, February 11, 2009, 08:20 AM Message: Kalo gak salah Om Turboman juga pernah ngetest oli FK massimo Diesel 10W-30 ya.. kalo di bandingkan sama Syntex Syn Evo 10W-40, enak mana?? terus kalo saya mau ganti merk oli apa perlu engine flush??Terima kasih loh Om...
- bung Turboman, mo nanya dikit neh.....mbl sy panther (2000) sebelumnya pake Shell Rimula X kemudian ganti R3 X........adakah jenis lain yg rekomen buat mbl sy ? ato cukup yg sekarang aja......Thx be 4 ---From: Turboman, Wednesday, January 21, 2009, 10:59 AM Message: Kalo dari pengamatan dan pengalaman yg saya alami sih Syntex SynEvo 10w-40 lebih oke drpd Elf TD 10W-40 --- From: agustinus, Friday, December 26, 2008, 07:24 PM Message: Bung tolong nanya...Syntex Syn Evo 10W-40 ama elf turbo diesel 10w-40 bgs mana ya????
- Oli Diesel 10W-40 masih bisa Selama ini pakai 15W-40 ada penguapan nggak ? --- From: Haris, Tuesday, August 04, 2009, 10:13 AM Message: bung Turboman, mo nanya dikit neh.....mbl sy panther (2000) sebelumnya pake Shell Rimula X kemudian ganti R3 X........adakah jenis lain yg rekomen buat mbl sy ? ato cukup yg sekarang aja......Thx be 4
- kalo penguapan sih ngga ada.......selama ini sy cek ngga berkurang ---From: Turboman, Thursday, August 06, 2009, 01:57 PM Message: Oli Diesel 10W-40 masih bisa Selama ini pakai 15W-40 ada penguapan nggak ? --- From: Haris, Tuesday, August 04, 2009, 10:13 AM Message: bung Turboman, mo nanya dikit neh.....mbl sy panther (2000) sebelumnya pake Shell Rimula X kemudian ganti R3 X........adakah jenis lain yg rekomen buat mbl sy ? ato cukup yg sekarang aja......Thx be 4
- Mohon pencerahannya, Saya baru mengambil korando 2.874 cc Turbo Diesel Sshangyong 2002, yg mau ditanyakan oli-oli "merk" apa saja yg harus digunakan berikut dengan oli lainnya (rekomendasinya turboman mengingat kondisi Jakarta). FYI manual book : Engine = quality ACEA b2/b3, mb sheet 228.1, 228.3, 228.5, 229.1 ; viscosity mb sheet 224.1 Coolant = Alutec P-78 Brake/Clutch = Dot3 & SAE J1703 Power steering = ATF dexron II thx
- Mohon pencerahannya, Saya baru mengambil korando 2.874 cc Turbo Diesel Sshangyong 2002, yg mau ditanyakan oli-oli "merk" apa saja yg harus digunakan berikut dengan oli lainnya (rekomendasinya turboman mengingat kondisi Jakarta). FYI manual book : Engine = quality ACEA b2/b3, mb sheet 228.1, 228.3, 228.5, 229.1 ; viscosity mb sheet 224.1 Coolant = Alutec P-78 Brake/Clutch = Dot3 & SAE J1703 Power steering = ATF dexron II thx
- Mohon pencerahannya, Saya baru mengambil korando 2.874 cc Turbo Diesel Sshangyong 2002, yg mau ditanyakan oli-oli "merk" apa saja yg harus digunakan berikut dengan oli lainnya (rekomendasinya turboman mengingat kondisi Jakarta). FYI manual book : Engine = quality ACEA b2/b3, mb sheet 228.1, 228.3, 228.5, 229.1 ; viscosity mb sheet 224.1 Coolant = Alutec P-78 Brake/Clutch = Dot3 & SAE J1703 Power steering = ATF dexron II thx
- Pilihan banyak pakPilihan menengah yg cukup enak& mudah didapat ada :- Shell HX7 Diesel 10W-40 (comply ke MB 229.1)- Elf TurboDiesel 10W-40 (ACEA B4)- yacco VX 500 SAE 10W-40 (MB 229.1)Oli2 tsb harganya sekitar 50 - 60 rb / L. Kalau mau yg ekonomis bisa pakai 15W-40 macam Mobil Delvac MX atau CAT DEO 15W-40Tapi kalau tarikan mau enak yah yg 10W-40 ---Saya baru mengambil korando 2.874 cc Turbo Diesel Sshangyong 2002, yg mau ditanyakan oli-oli "merk" apa saja yg harus digunakan berikut dengan oli lainnya (rekomendasinya turboman mengingat kondisi Jakarta). FYI manual book : Engine = quality ACEA b2/b3, mb sheet 228.1, 228.3, 228.5, 229.1 ; viscosity mb sheet 224.1
- Seperti yang turboman paparkan, pilihan oli mesin yg dapat digunakan :- Shell HX7 Diesel 10W-40 (comply ke MB 229.1)- Elf TurboDiesel 10W-40 (ACEA B4)- yacco VX 500 SAE 10W-40 (MB 229.1)- Mobil Delvac MX 15W-40 - CAT DEO 15W-40Rekomendasinya (terbaik dari segi perawatan mesin) apa yaa?Sekalian tanya ttg coolant turboman, krn Alutec P-78 susah didapat sekiranya pilihan lain "terbaik" untuk penggantinya?Oli untuk kebutuhan lainnya (perseneling, power steering, dll) rekomendasinya dong turboman.Thanks  
- Jika penguapan oli mesin rendah, monggo gunakan oli 10W-40.Dari list ini yg the best ya si HX7 Diesel Utk coolant jika radiator & cooling system gak minta keharusan utk gunakan coolant merek tertentu (hanya anjuran), bisa pertimbangkan :- Toyota Genuine coolant (long life coolant) yg warna merah muda- Amsoil CoolantSebaiknya hindari coolant2 yg cairannya warna hijau.Utk power steering ya pakai ATF Dexron II mineral aja, utk Dexron II byk merek di pasaran dan kualitas mirip2.   ---From: qbota, Monday, January 18, 2010, 03:35 PM Message:Seperti yang turboman paparkan, pilihan oli mesin yg dapat digunakan :- Shell HX7 Diesel 10W-40 (comply ke MB 229.1)- Elf TurboDiesel 10W-40 (ACEA B4)- yacco VX 500 SAE 10W-40 (MB 229.1)- Mobil Delvac MX 15W-40 - CAT DEO 15W-40Rekomendasinya (terbaik dari segi perawatan mesin) apa yaa?Sekalian tanya ttg coolant turboman, krn Alutec P-78 susah didapat sekiranya pilihan lain "terbaik" untuk penggantinya?Oli untuk kebutuhan lainnya (perseneling, power steering, dll) rekomendasinya dong turboman.Thanks  
- thanks turboman atas masukannya
- saya punya fortuner diesel km sudah diatas 2500, oli mesin,oli gardan,oli trans manual yang bagus tipe merek apa ya?kalo bisa sama harga2nya ya?sekalian agen tempat belinya?makasi..
- Oli mesin s/d 5000 Km pertama better pake yg mineral 15W40 dulu aja pak, spt Caltex Delo Gold / Mobil Delvac MX / Shell Helix Diesel Super, dll. (pake yg hrg antara 30 - 45 rb. / L udah cukup)Oli transmisi manual bisa pakai Shell Spirax 75W-90 GL4 (sekitar Rp. 55 rb. / L)Oli gardan bisa pakai Agip Rotra MP 90 GL-5 / Eneos 85W90 GL5 / oli2 SAE 90 / 85W90 GL5 mineral kelas menengah lainnya. (pake yg hrg antara 35 - 50 rb. / L. udah cukup)Oli trans / gardan pake s/d 15 rb. Km, nti sesudahnya monggo pake yg bagusan. Oli2 mineral tsb. harga sih affordable & antara 1 toko oli dgn toko oli lain umumnya beda tipis (kecuali bengkel resmi)  Oli2 tsb. byk yg jual, spt Toda / Synergy - Daan Mogot / Sentra Otomotif - Latumeten / Shop & Drive, dll.  ---From: andichen, Friday, February 05, 2010, 05:18 PM Message: saya punya fortuner diesel km sudah diatas 2500, oli mesin,oli gardan,oli trans manual yang bagus tipe merek apa ya?kalo bisa sama harga2nya ya?sekalian agen tempat belinya?makasi..
- maaf saya salah tulis,maksud saya fortuner diesel sudah >25.000km..oli mesin,oli gardan,oli trans manual yang bagus tipe merek apa ya paling bagus?kalo bisa sama harga2nya ya?soalnya kalo ngegas suka keluar asap hitam.biasanya kalo asap hitam itu gara2 oli ato apa ya?.maaf salah ketik td..
- Oke kalau begitu budget utk oli mesin / Trans / Gardan mau cari yg harga brp / L nya ?Utk asap hitam, kalau belum ganti down pipe itu biasa dari Cat Conv. nya, dimana jelaga tertahan di Cat Conv begitu di gas agak besar keluar semua scr bersamaan, ibarat kita meniup meja yg penuh debu.Cat Conv @ Diesel memang idealnya utk penggunaan solar dgn sulphur max 500 ppm, otherwise Cat Conv akan sering mampat.......maka itu banyak yg ganti dgn down pipe free flow. ---From: andichen, Friday, February 05, 2010, 10:48 PM Message:maaf saya salah tulis,maksud saya fortuner diesel sudah >25.000km..oli mesin,oli gardan,oli trans manual yang bagus tipe merek apa ya paling bagus?kalo bisa sama harga2nya ya?soalnya kalo ngegas suka keluar asap hitam.biasanya kalo asap hitam itu gara2 oli ato apa ya?.maaf salah ketik td..
- .
- harga sih gak masalah pak,yang penting kualitasnya bagus,kira2 saran dari bapak pakai merek tipe apa ya untuk oli mesin,trans man,oli gardan?down pipe free flow,ini kalo mau ganti,ganti dimana ya?ato gak gt penting masalah asap hitam..makasi..
- Kalau harga gak masalah yah berarti mau coba yg terbaik ?So far oli mesin Diesel terbaik utk passenger Diesel vehicle yah Amsoil HDD Series 3000 5W30 = sekitar Rp. 190 - 193 rb. / L.  Oli Trans manual bisa coba Redline MT90 (75W90 GL4) = sekitar Rp. 100 - 110 rb. / L.Oli Gardan either bisa pakai Amsoil SVG 75W90 GL5 atau Mobil1 Hypoid LS 75W90 GL5 (both Full Synth.) = sekitar 170 - 175 rb. / L. Down Pipe so far yg terbaik buatan Standard Adi Knalpot, second choice buatan Budi Knalpot.  Kalau Cat Conv di exhaust mampet maka juga akan membuat pembuangan panas terhambat & ini efeknya kurang baik bagi mesin. ---From: andichen, Saturday, February 06, 2010, 11:14 PM Message:harga sih gak masalah pak,yang penting kualitasnya bagus,kira2 saran dari bapak pakai merek tipe apa ya untuk oli mesin,trans man,oli gardan?down pipe free flow,ini kalo mau ganti,ganti dimana ya?ato gak gt penting masalah asap hitam..makasi..
- ok makasi pak..trus kalo oli gardan sama transmisi ganti nya berapa km sekali?tapi yang saya bingung,mobil saya keluar asapnya itu kalo kecepatan rendah, misalnya lagi gigi 3 tapi gas dibawah angka 2..gmana tuh pak?
- Ganti oli Trans & Gardan tergantung kualitas olinya juga.Kalo yg Full Synth bisa 35 - 40 rb. Km Kalo yg mineral / kelas sedang2 aja ya sekitar 20 - 25 rb. Km. Khusus gardan = dgn catatan ga kemasukkan air krn banjir.Soal ngebul yah memang begitulah, krn cat Conv didisain utk penggunaan solar dgn sulphur max. 500 ppm, otherwise dia akan jadi sarang jelaga....dan saat gas ditekan agak dalam, jelaga2 tsb keluar scr bersamaan......spt kita meniup meja penuh debu.Sy pernah lihat Fortie D4 D yg udah ganti down pipe + F Con D saja pas dibejek asapnya sgt tipis.  ---From: andichen, Sunday, February 07, 2010, 10:47 PM Message:ok makasi pak..trus kalo oli gardan sama transmisi ganti nya berapa km sekali?tapi yang saya bingung,mobil saya keluar asapnya itu kalo kecepatan rendah, misalnya lagi gigi 3 tapi gas dibawah angka 2..gmana tuh pak?
- makasi ya pak info2nya..
- oh iya pak,mau tanya tempat beli oli2nya dimana ya?
- Utk produk Redline & Mobil1 ada di Toda / Sentra OtomotifUtk Amsoil bisa call distro-nya di 08552-333-333---From: andichen, Monday, February 08, 2010, 09:51 AM Message:oh iya pak,mau tanya tempat beli oli2nya dimana ya?
- Hi mo pencerahan lagi nih,bung. kalo yg ipah D4D matic sy sudah 37rb KM. Sampe sekarang belum pernah ganti oli transmisi matic & gardan. kata teknisi Auto2000 bisa sampe 100rb untuk transmisi matic. tapi sy ga berani. Jadi sebenernya Transmisi matic & gardan digantiinya tiap berapa KM?  oh yah spt dl saya pernah tanya. untuk oli transmisi matic. mana yg lbh baik "di buka kaya oli mesin biasa terus isi dari lobang colokan matic (kayanya lebih irit oli ATF heheh)" atau "harus pake mesin yg kuras oli matic (makan banyak oli atf kayanya hehehe)"? oli gardannya sama seperti manual? bagaimana pake Pertamina Rored EPA90 OK jg kan ? jarak untuk berapa ribu km? tx
- 1. Utk oli Matic (ATF) segeralah ganti, either dgn mesin ATF changer atau flush manual ala bengkel Gerlong. Kalo oli Gardan dr baru ga pernah ganti, nah lebih baik udah deh jgn di utak atik lagi, tinggal periksa kondisi gardan ke BeRes. So kalo misalnya gardan anda di cek ada bunyi dengung anda tinggal claim ke BeRes en minta ganti gardan baru. 2. Tergantung oli yg dipake3. kalo mau bagus ya sistem kuras tuntas, either pake ATF changer atau kuras ala bengkel FAM - GerLong.4. Oli Gardan bisa pake either 80W90 / 85W90 / 90 yg penting GL-5. Berhubung gardan cuman pake 2,5 L yaa pake yg bagusan aja laa---From: Andreas, Tuesday, March 23, 2010, 10:47 PM Message:1. Hi mo pencerahan lagi nih,bung. kalo yg ipah D4D matic sy sudah 37rb KM. Sampe sekarang belum pernah ganti oli transmisi matic & gardan. kata teknisi Auto2000 bisa sampe 100rb untuk transmisi matic. tapi sy ga berani. 2. Jadi sebenernya Transmisi matic & gardan digantiinya tiap berapa KM? 3. oh yah spt dl saya pernah tanya. untuk oli transmisi matic. mana yg lbh baik "di buka kaya oli mesin biasa terus isi dari lobang colokan matic (kayanya lebih irit oli ATF heheh)" atau "harus pake mesin yg kuras oli matic (makan banyak oli atf kayanya hehehe)"? 4. oli gardannya sama seperti manual? bagaimana pake Pertamina Rored EPA90 OK jg kan ? jarak untuk berapa ribu km? tx
- pak turboman,saya telat membaca forum ini,,,saya mgengikuti standar rekomendasi A2k Kalimalang,D4d, transmisi A/T saya, sekarang (9.000 km) belum ganti oli. saat chek 1000km tidak di ingatkan oleh tehnisi nya,,, kalau di tunggu sampai 10rb km sesuai manual book, apakah ada masalah?kemudian pada 10rb km, selain oli mesin, oli apa saja yang harus di kuras/ganti?oli penganti apa yang recomended? jangan yg over price (baca : mahal), apakah shell DHX7 cukup? pengalaman sy pd mobil bensin menggunakan shell HX7, membuat suara mesin agak kasar, tetapi performa dan efisiensi BBM meningkat, menurut penjualnya karena memiliki cleansing agent,,,  apakah pada mobil diesel mempunyai efek yang sama?terimakasih atas jawabannya pak turboman...
- Oli A/T tancap terus sampai 30.000 Km nanti baru monitor lagi kondisinya.ATF T-4 kalo bisa ganti Max. di 40 rb. Km saja.Utk oli mesin bawaan pabrik dr baru idealnya jangan lebih dari 3000 Km, segera ganti en gunakan oli mineral based khusus Diesel, di KM 5000 buang en boleh ganti yg semi synth macam Shell HX7 Diesel itu udah cukup oke kok. Oli gardan bawaan pabrik juga segera ganti dgn yg bagusan, harus pake yg GL-5.---From: endi permana, Sunday, May 09, 2010, 12:47 PM Message:pak turboman,saya telat membaca forum ini,,,saya mgengikuti standar rekomendasi A2k Kalimalang,D4d, transmisi A/T saya, sekarang (9.000 km) belum ganti oli. saat chek 1000km tidak di ingatkan oleh tehnisi nya,,, kalau di tunggu sampai 10rb km sesuai manual book, apakah ada masalah?kemudian pada 10rb km, selain oli mesin, oli apa saja yang harus di kuras/ganti?oli penganti apa yang recomended? jangan yg over price (baca : mahal), apakah shell DHX7 cukup? pengalaman sy pd mobil bensin menggunakan shell HX7, membuat suara mesin agak kasar, tetapi performa dan efisiensi BBM meningkat, menurut penjualnya karena memiliki cleansing agent,,,  apakah pada mobil diesel mempunyai efek yang sama?terimakasih atas jawabannya pak turboman...
- Om Turboman, saya pake PS Exceed 4x2. Kilometer skrg 5000 lewat dikit. Mau kasih FR seputar oli.Waktu 1000km saya ganti oli dan filter dengan Shell HX7 Diesel. Dibandingkan aslinya dari Mitsu (katanya pakai Pertamina), suara mesin jadi lebih halus. Tarikan tidak banyak berbeda.Di 5000km minggu lalu saya ganti pakai Castrol Edge full synth 5-40 yang spek SM/CF. Tadinya mau cari yang dedicated diesel oil, tapi kok pengen coba juga pake yang bisa untuk bensin. Dan lagi PS speknya CD, barti CF mustinya oke.Pake Castrol Edge throttle response terasa lebih baik.Tapi saya ada pertanyaan. Sebaiknya Castrol Edge ini saya pakai sampai 5000km atau bagaimana ya? Kedua, oli yang bensin-diesel spec CF seperti Edge apakah benar2 sama baiknya dengan oli diesel beneran yang CF juga? Soalnya saya baca oli diesel beneran itu ada deterjen dan unsur yang bisa menahan 'soot' di oli sehingga tidak mengendap. Mohon pencerahannya. Trims.
- Castrol EDGE 5W40 comply ke MB 229.3 / BMW LL-98, juga ada ACEA B4Makna standard2 tsb ada di thread sebelah yg mengenai "Jika ingin menggunakan........Mestinya sih si EDGE 5W40 bisa dipakai hingga 7500 - 8000 Km, tetapi utk baiknya di atas 6500 Km dimonitor aja setiap kelipatan 500 Km.  ---From: Renaldi, Thursday, May 20, 2010, 01:15 PM Message:Om Turboman, saya pake PS Exceed 4x2. Kilometer skrg 5000 lewat dikit. Mau kasih FR seputar oli.Di 5000km minggu lalu saya ganti pakai Castrol Edge full synth 5-40 yang spek SM/CF. Tadinya mau cari yang dedicated diesel oil, tapi kok pengen coba juga pake yang bisa untuk bensin. Dan lagi PS speknya CD, barti CF mustinya oke.Pake Castrol Edge throttle response terasa lebih baik.Tapi saya ada pertanyaan. Sebaiknya Castrol Edge ini saya pakai sampai 5000km atau bagaimana ya? Kedua, oli yang bensin-diesel spec CF seperti Edge apakah benar2 sama baiknya dengan oli diesel beneran yang CF juga? Soalnya saya baca oli diesel beneran itu ada deterjen dan unsur yang bisa menahan ´soot´ di oli sehingga tidak mengendap.
- om turbo klo mobilku sering bawa barang n kerjanya rada -rada ekstra keras.. mending pake oli mesin yg berapa 15w, 10w  or 5 w..? yg mana yg lebih oke.... maklum mobil lawas mst disayang2..hehehe n rekomendasi merk apa yg lumayan ok tp ga terlalu ngorek kocek...thanxsmohon pencerahan
- Utk Taft F-50 ?Rekomen SAE sekitar 15W-40 s/d straight SAE 40 dengan API Service CF - CH-4 (preffered), API CI-4 allowable. Pilihan banyak, yg oke oke di antaranya : Mobil Delvac MX / CAT DEO 15W-40Saya pribadi tidak merekomen oli 10W-40 apalagi yg lebih encer, mengingat saat mesin tsb lahir rata rata oli Diesel pada zaman itu adalah SAE 40 straight.   ---From: dion_cj, Thursday, July 22, 2010, 06:39 PM Message: om turbo klo mobilku sering bawa barang n kerjanya rada -rada ekstra keras.. mending pake oli mesin yg berapa 15w, 10w  or 5 w..? yg mana yg lebih oke.... maklum mobil lawas mst disayang2..hehehe n rekomendasi merk apa yg lumayan ok tp ga terlalu ngorek kocek...thanxsmohon pencerahan
- ok.. ok ..makasih bgt masukan n saranya om turbo...
- Mohon pencerahan Pak Turbo,P-Sport saya sdh 2x ini ganti oli pake Fastron Diesel n rutin ganti tiap 5000km....apakah oli tsb termasuk oli yg recomended dan cocok utk P-Sport...saya jd khawatir atas pilihan saya karena di forum ini tdk disebut2 merek oli tsb...sarannya ya pak..thx. 
- Fastron Diesel 15W-40 boleh kok pak.......no worriesHanya saja kalau "tarikan" mau enak maka bisa pakai 10W-40 Semi Synth khusus Diesel.Makin rendah viskositas maka biasanya "tarikan" akan makin enteng, dan utk Pajero Sport viskositas terendah yg dijinkan utk ambient temp s/d 38 deg C adalah SAE 5W-30 (Jika mau pakai 5W30 maka direkomendasikan yg Full Synth. & comply ke LongLife standard spt MB 229.5)  ---From: agus pramono, Friday, August 13, 2010, 11:38 AM Message:Mohon pencerahan Pak Turbo,P-Sport saya sdh 2x ini ganti oli pake Fastron Diesel n rutin ganti tiap 5000km....apakah oli tsb termasuk oli yg recomended dan cocok utk P-Sport...saya jd khawatir atas pilihan saya karena di forum ini tdk disebut2 merek oli tsb...sarannya ya pak..thx. 
- klo mbil ane (f 50) om oli syntetic recomend ga...?thanxs
- SDO Transport 15W40 CF4 kuran top1 bs ga om turbo...?
- Utk F50 saya tetap lebih memilih 15W-40 mineral based khusus Diesel, kekentalan oli sebaiknya mengikuti disain mesin ybs., dimana saat F50 lahir rata2 oli Diesel adalah SAE 40 lurus & mineral based. Agar resultnya lebih enak, pilih 15W-40 mineral dgn spec VI yg cukup tinggi spt Mobil Delvac MX / CAT DEO 15W-40 misalnya. Atau jika hendak mencoba oli semi synthetic maka pilihan yang bisa dicoba :- Fastron Diesel 15W-40- Shell HX-7 Diesel 10W-40Saat ganti oli utk pindah ke oli semi synth, sebaiknya lakukan flushing dgn engine flush. Jika selama ini pakai oli 15W-40 jalan 5000 Km tingkat penguapan sgt kecil, maka boleh saja utk mencoba 10W-40 semi synth. dengan catatan level oli dimonitor setiap 1500 - 2000 Km.Jika terjadi penyusutan yg cukup signifikan maka sebaiknya balik lagi ke oli 15W-40. Catatan:Saya pribadi tetap lebih merekomendasikan oli mineral 15W-40 drpd semi synth. 10W-40.Salam



Info POSKO Mudik Siaga KTB utk Mitsubishi (Pajero Sport, dll.)
- Info Program & POSKO Mudik Siaga KTB utk Pajero Sport & berbagai kendaraan Mitsubishi lainnya Loading... function GVIEW_getViewportSize() { var win = window var doc = win.document; var el = doc.body; return {width: el.clientWidth, height: el.clientHeight}; } function GVIEW_initialResize() { var viewEl = document.getElementById('view'); var viewportSize = GVIEW_getViewportSize(); var left = viewEl.offsetLeft; var top = viewEl.offsetTop; var divW = viewportSize.width; var divH = viewportSize.height; var thumbW = 0; var thumbL = divW; var thumbsPaneEl = document.getElementById('thumb-pane'); var thumbsPaneUpperEl = document.getElementById('thumb-pane-upper'); var thumbsPaneLowerEl = document.getElementById('thumb-pane-lower'); var thumbW = 2 * 12; var defaultThumbWidth = 138; thumbW += defaultThumbWidth; var upperWidth = thumbsPaneUpperEl.offsetWidth + 13; if (upperWidth > thumbW) { thumbW = upperWidth; } thumbsPaneEl.style.top = top; thumbsPaneEl.style.width = Math.max(0, thumbW - 1); thumbsPaneEl.style.height = divH; thumbsPaneLowerEl.style.height = Math.max(0, divH - thumbsPaneUpperEl.offsetHeight - 21); thumbL = divW - thumbW; thumbsPaneEl.style.left = Math.max(0, thumbL); var thumbL = divW - thumbW; var pageW = thumbL - left; var contentPaneEl = document.getElementById('content-pane'); contentPaneEl.style.left = left; var controlbarH = 0; contentPaneEl.style.top = top + controlbarH; contentPaneEl.style.width = Math.max(0, pageW); contentPaneEl.style.height = Math.max(0, divH - controlbarH); } GVIEW_initialResize(); window.onresize = GVIEW_initialResize; var gviewElement = document.getElementById('gview'); var config = { 'api': false, 'chrome': true, 'csi': true, 'ddUrl': "http://mail.google.com/mail/?ui\x3d2\x26ik\x3d49d064cfba\x26view\x3datt\x26th\x3d12a83304fa703192\x26attid\x3d0.1\x26disp\x3dattd\x26zw", 'element': gviewElement, 'embedded': false, 'mobile': false, 'initialQuery': "", 'oivUrl': "http://docs.google.com/viewer?a\x3dv\x26pid\x3dgmail\x26attid\x3d0.1\x26thid\x3d12a83304fa703192\x26mt\x3dapplication/pdf\x26url\x3dhttp://mail.google.com/mail/?ui%3D2%26ik%3D49d064cfba%26view%3Datt%26th%3D12a83304fa703192%26attid%3D0.1%26disp%3Dattd%26zw\x26sig\x3dAHIEtbTdIVWiZ6sCgrv0eInV_CSFSUANGw\x26pli\x3d1\x26chrome\x3dtrue", 'sdm': 200, 'sh': false, // TODO(helmick) remove this in favor of sessId. 'userAuthenticated': true, 'sessId': "0", 'domain': null }; var gviewApp = _createGView(config); gviewApp.setProgress(50); window.jstiming.load.name = 'view'; window.jstiming.load.tick('_dt'); window.jstiming.load.tick('dt', '_dt'); gviewApp.setFileData( {phUrl:'http://mail.google.com/?attid\0750.1\46th\07512a83304fa703192\46disp\75vah\46view\75att',sizeKb:464,expId:'PDF-GMAIL',filename:'Newsletter - Senyum Keceriaan Mudik Lebaran 2010 bersama Mitsubishi.pdf'}); gviewApp.setProgress(80); // Mobile devices fire 'resize' and/or 'orientationchange' events, so // we need to resize for both. window.onresize = window.onorientationchange = handleResize; document.body.onunload = dispose; function handleResize(e) { resizeApp(false); }; var redirectTimeout; function handleKeyUp(e) { if (e.keyCode == 27) { document.onkeyup = undefined; window.clearTimeout(redirectTimeout) alert('auto-redirect cancelled'); } }; function resizeApp(force) { if (gviewApp) { var viewportSize = getViewportSize(); viewportSize.height = Math.max( viewportSize.height - gviewElement.offsetTop, 0); gviewApp.resize(viewportSize, force); } }; function dispose() { window.onresize = null; if (gviewApp) { gviewApp.dispose(); gviewApp = null; } }; function redirect(url) { window.location.href = url; }; function displayError(errHtml) { window.jstiming.load.tick('et'); var contentPaneEl = document.getElementById('content-pane'); var loadingEl = document.getElementById('loading'); var errorEl = document.createElement('div'); contentPaneEl.insertBefore(errorEl, loadingEl); errorEl.innerHTML = errHtml; if (gviewApp) { gviewApp.finishLoading(); } document.onkeyup = handleKeyUp; redirectTimeout = window.setTimeout( 'redirect("http://mail.google.com/?attid\x3d0.1\x26th\x3d12a83304fa703192\x26disp\x3dvah\x26view\x3datt")', 10000); }; window.jstiming.load.tick('_ct'); window.jstiming.load.tick('ct', '_ct'); function finalizeApp() { if (!gviewApp) { return; } gviewApp.finishLoading(); gviewApp.setDisplayData( {svUrl:'?attid\0750.1\46pid\75gmail\46thid\07512a83304fa703192\46url\75http://mail.google.com/mail/?ui%3D2%26ik%3D49d064cfba%26view%3Datt%26th%3D12a83304fa703192%26attid%3D0.1%26disp%3Dattd%26zw\46docid\75bb1d3e7995112e6428e640c01576ce99%7C5506aa7a0c9a06855369bfcec58a76f2\46chan\75EQAAAPXmCBxh0sKXHTTMohWojc7DbCtoeBI/PDSC8/cwcBQz\46a\75sv',biUrl:'?attid\0750.1\46pid\75gmail\46thid\07512a83304fa703192\46url\75http://mail.google.com/mail/?ui%3D2%26ik%3D49d064cfba%26view%3Datt%26th%3D12a83304fa703192%26attid%3D0.1%26disp%3Dattd%26zw\46docid\75bb1d3e7995112e6428e640c01576ce99%7C5506aa7a0c9a06855369bfcec58a76f2\46chan\75EQAAAPXmCBxh0sKXHTTMohWojc7DbCtoeBI/PDSC8/cwcBQz\46a\75bi',chanId:'EQAAAPXmCBxh0sKXHTTMohWojc7DbCtoeBI/PDSC8/cwcBQz',gpUrl:'http://doc-04-1g-docsviewer.googleusercontent.com/viewer/securedownload/4474kea6ln5qoai3i8tph8q7l1gdo332/p50vn7k4nkqsrh0ctbtllt1s8upq8i0c/1282116600000/Z21haWw\75/AGZ5hq_QSjm1l5kVdX42cY6WovFI/MTJhODMzMDRmYTcwMzE5MnwwLjE\75?a\75gp\46filename\75Newsletter+-+Senyum+Keceriaan+Mudik+Lebaran+2010+bersama+Mitsubishi.pdf\46chan\75EQAAAPXmCBxh0sKXHTTMohWojc7DbCtoeBI/PDSC8/cwcBQz\46docid\75bb1d3e7995112e6428e640c01576ce99%7C5506aa7a0c9a06855369bfcec58a76f2\46sec\75AHSqidao3MYnUqiOn3WkcmFlBJtiEAeagMDuILlkveGk-Oyy3JI-fGBpVo5GqJrCwmdM38lbiG4B8SZTssfDhanUKt_U8KMfLUpmDt0dZ5d_CQJlyovOfvnuuALNhQ22DyoE-F42nnngFe3Bx6hf6hofzjlJe3k23-KBu4xrhdA7nwltDDJK-hqpeRq620VsOI1XI5M2mqhvPdrgBxt9jz-hWQkiY-1MkbjUz2wFftr4nB9AwF4F6RuqCz41ZbOqHtKwcqWdkVYzeHMR5hYDGefLz8-2vAxMTy6nADr3TwH1Mh2_Mg2_YPw',docId:'bb1d3e7995112e6428e640c01576ce99|5506aa7a0c9a06855369bfcec58a76f2',numPages:3,gtUrl:'?attid\0750.1\46pid\75gmail\46thid\07512a83304fa703192\46url\75http://mail.google.com/mail/?ui%3D2%26ik%3D49d064cfba%26view%3Datt%26th%3D12a83304fa703192%26attid%3D0.1%26disp%3Dattd%26zw\46docid\75bb1d3e7995112e6428e640c01576ce99%7C5506aa7a0c9a06855369bfcec58a76f2\46chan\75EQAAAPXmCBxh0sKXHTTMohWojc7DbCtoeBI/PDSC8/cwcBQz\46a\75gt',thWidth:138,dlUrl:'http://mail.google.com/mail/?ui\0752\46ik\07549d064cfba\46view\75att\46th\07512a83304fa703192\46attid\0750.1\46disp\75attd\46zw',thHeight:179}); resizeApp(true); gviewApp.forceUpdateVisiblePages(); gviewApp.loadVisibleThumbnails(); gviewApp.getText(); gviewApp.loadLateDeps(); } gviewApp.setProgress(90); finalizeApp(); window.jstiming.load.tick('prt');
- up



Info POSKO Mudik siaga TAM utk Toyota (Ipah D4 D, Fortie D4 D, dll.)
- Info POSKO Mudik Toyota Astra Motor utk Toyota (Ipah D4 D, Fortie D4 D, dll.)
- up



Info POSKO Mudik siaga FMI utk Ford (Everest, dll.)
- Info POSKO Mudik FMI utk Ford (Everest, dll.)Ford jakarta timur----jakarta ke jalur cikampek                                    Ford jakarta barat--- jakarta ke jalur tenggerang service partner cirebon(pt selecta grace)--- cirebon, losari ,pekalongan Ford bandung---padalarang,bandung,cileunyi Ford semarang---semarang kudus Ford jawa timur---gresik,mojokerto,surabaya service partner malang(ud sumber urip)---malang Ford denpasar---bali bengkel siaga dilaksanakan selama 11 hari mulai tgl 9 sept 2010 - 19 sept 2010   layanan siaga ford mobile service Cikampek---Ford pluit Nagrek---Ford bandung Buntu---Ford semarang Pekalongan---Ford semarang Saradan---Ford jawa timur Ford mobile service dilaksanakan 13 hari mulai tanggal 7 sept 2010 - 19 sept 2010   no tlp ERA 0817-17-3673(jakarta ,tanggerang ,bekasi) 031-7133-3673(surabaya, gresik, sidoarjo,waru) 0817-977-3673(seluruh wilayah bali)  
- up



Info POSKO Mudik Siaga GM utk Captiva VCDi
- POSKO Siaga GM utk Captiva VCDi & mobil-mobil GM lainnya.Chevrolet Siaga 24 Jam Siap Kawal Pemudik            Siagakan dua Posko Siaga 24 jam dan 18 Bengkel Siaga di Seluruh IndonesiaJakarta, 14 Agustus 2010. PT. General Motors Autoworld Indonesia (GMAI) selaku ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) Chevrolet di Indonesia, menggelar program bertajuk “Chevrolet Siaga 24 jam”.Program ini merupakan tradisi Chevrolet dalam melakukan pelayanan terbaik bagi para pemilik mobil Chevrolet yang melakukan mudik lebaran dan libur panjang akhir tahun. Untuk menghadapi mudik dan arus balik lebaran, Chevrolet telah menyiapkan dua Posko Siaga 24 Jam mulai 7-15 September 2010 di Jawa Barat yakni di Melrimba Cafe &Resto Puncak serta Depan RM Mak Ecot Nagreg Garut. Posko Dengan mengusung slogan, Anda Berlibur Kami Siaga, armada Service Car akan bersiaga penuh di Posko tersebut untuk memberikan pelayanan terhadap pemilik mobil Chevrolet.Sedangkan Bengkel Siaga 24 jam dimulai 9-12 September 2010 di sebanyak 18 bengkel di kota-kota besar di Indonesia,mulai Medan, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, Cirebon, Bandung, Pekalongan, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Samarinda dan Makassar. Suwadji Wirjono selaku Aftersales Director PT GMAI mengatakan, Chevrolet Siaga 24 jam adalah bagian dari program purnajual yang kini terus dikembangkan oleh Chevrolet setelah di ajang IIMS 2010 lalu meluncurkan Chevrolet Care @ Home. ”Dengan dukungan mekanik Chevrolet yang andal dan berpengalaman serta ditambah fasilitas armada Service Car yang lengkap, kami siap memberikan layanan prima 24 jam penuh. Apalagi dengan letak bengkel-bengkel siaga Chevrolet yang strategis, di sepanjang jalur lintasan mudik dan liburan, kami yakin pelanggan kami, akan puas terlayani, ” jelas Suwadji.”Pelanggan Chevrolet yang mengalami problem di jalan pun dapat dengan mudah menghubungi bengkel Chevrolet terdekat dengan hanya mengakses no 5555 dari telepon selularnya, pelanggan Chevrolet yang memakai kartu Halo-Simpati akan dihubungkan ke pos Chevrolet Siaga terdekat. Dan tim Chevrolet Care @Home kami akan menghampiri ke lokasi,” tambah Suwadji. Sebagai persiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran, maka Chevrolet memberikan layanan pemerksaan 10 item secara gratis untuk setiap Kendaraan Chverolet yang ke Bengkel mulai tanggal 01 s/d 15 September 2010, maupun yang mampir di Posko Siaga selama periode Siaga. Untuk memudahkan pelanggan mendapatkan informasi lengkap tentang Chevrolet Siaga 24 Jam ini, Chevrolet juga menyediakan sarana akses langsung layanan bebas pulsa 24 jam yaitu 0-800-10-CHEVY (24389) atau Customer Assistance Center 021. 8895 5105.   POSKO SIAGA 24 Jam :PUNCAK          : Andalan PI (Melrimba Cafe &Resto, Puncak, Jabar) - 0812 2004 1130NAGREK         : Andalan Bandung ( Depan RM Mak Ecot, Nagrek, Jabar) - 0812 2004 1166Alamat Bengkel Chevrolet Siaga 24 Jam Sumatera :Vinsa Indo Sejahtera         : 0812 2003 9977, 0761 47136 - PekanbaruMega Central Autoworld         : 0812 2004 0018, 061 7344555 - MedanSandjungan                  : 0812 2003 9896, 0721-253733 - LampungJakarta :Andalan Pondok Indah        : 0812 2004 0300, 021-7396889 - Jakarta SelatanSandjungan        Cawang        : 0812 2004 0201, 021-8090340 - Jakarta TimurFontana Gunung Sahari        : 0812 2004 0090, 021-6281147 - Jakarta PusatSun Motor        Kebon Jeruk         : 0812 2004 0392, 021-5321359 - Jakarta BaratSun Motor        Kalimalang        : 0812 2004 0460, 021-8656986 - BekasiJawa Barat :Setiabudhi                 : 0812 2004 0505, 022-2031395 - BandungLadang Mustika        : 0812 2004 0705, 0231-248049 - CirebonBantenPrima Autoworld         : 0812 2004 0482, 021- 5381515 - Serpong Jawa Tengah :Horison Intan Jaya : 0812 2004 1166, 0285- 420093 - PekalonganJawa Timur :Sun Motor  : 0812 2004 0758, 031-5036933 - SurabayaSmart Motor  : 0812 2004 0773, 031-7340106-07 - SurabayaBali :Prima Autoworld  : 0812 2004 0790, 0361-8507700 - DenpasarKalimantan :Nusantara Autoworld         : 0812 2004 0908, 0541-250889 - SamarindaNusantara Autoworld        : 0812 2004 0951, 0511- 272112 - BanjarmasinSulawesi :Panaikang Intim Sejahtera         : 0812 2004 1073, 0411-423969 - Makassar
- up



Daftar SPBU Pertamina dgn dispenser DEX di Jkt - Ja-Bar - Ja-Teng - Ja-Tim
- Daftar SPBU Pertamina dgn dispenser DEX
- SPBU Pertamina dengan DEX dispenser bertambah 1 lagi di Jl. Daan Mogot SPBU COCO dengan nomor 31.11403 Lokasi : ex SPBU Elnusa dekat perempatan Daan Mogot / sebrang Citraland & dekat lampu merah (Jl. Daan Mogot yg arah menuju perempatan Daan Mogot - S. Parman - Latumeten - Kyai Tapa) 
- UpSemoga membantu pada saat mucik
- Yang Di Prambanan Klaten  posisi +-3km dari Candi Prambanan arah Solo depan Puskesmas ANTV.Dari candi Prambanan sebelah kanan jalan


Forum : 3 2 1









Smart Community Builder
Build Community, Get Friends, Share Videos, Share Pictures

Dinogroups™ is powered by VEELABS. Please also visit
DinoMarket - Tempat jual beli, pasang iklan dan buat toko online gratis.
DinoBar - The stylish online shopping for gifts and flowers