mesin-diesel

Created by : Turboman - October 12, 2008
Media diskusi menyangkut serba - serbi mobil & mesin Diesel


Recent Blogs :

Pentingnya memperhatikan suhu EGT di era kompetisi BHP dgn Piggyback
(February 22, 2010, 04:10 PM)
Dear all Dgn semakin besarnya peminat "Horsepower Gain", dimana user mencari peningkatan Power yang lebih besar dan lebih besar lagi, maka tentu akan berimplikasi thd EGT (Exhaust Gas Temprature / Suhu Gas Buang), scr AFR Diesel berbanding lurus dgn angka EGT Maka itu bagi para Diesel speedlover perlu mempersiapkan "infrastruktur" sistem intake yg mampu mengalirkan udara lebih dingin, dalam rangka penerapan setting AFR yg lebih rich oleh Piggyback, guna menjaga EGT agar tidak terbang...
- Pentingnya memperhatikan suhu EGT di era kompetisi BHP dgn Piggyback


Gudeline in Diesel Modification (PENTING !)
(February 22, 2010, 04:21 PM)
Dear allDengan semakin besarnya peminat modifikasi mesin Diesel untuk meningkatkan performa mobilnya, maka di sini penulis akan mencoba membuat guideline agar modifikasi yang kita lakukan tidak berakibat buruk bagi mesin / mengurangi lifetime mesin dgn signifikan.   1. Perhatikan EGT Apapun modifikasi yang anda lakukan, usahakan agar tidak membuat EGT terbang tinggi (lihat thread ttg EGT)Jikalau anda memasang suatu device atau mengganti device tertentu pada mesin (sensor misalnya), pa...
- Gudeline in Diesel Modification (PENTING !)


Paham bahwa mobil Diesel cepat rusak & kalo turun mesin sgt mahal (di masa lalu)
(May 05, 2010, 11:06 AM)
Dear all        Di masa lalu dan hingga skg ini tidak sedikit yg berpersepsi jika mesin Diesel itu kurang durable & jika rusak biaya perbaikannya akan sgt mahal.Benarkah demikian ?Apa sebab ?Mari kita analisa Mengenai biaya reparasi mahal, Yes.....memang benar, karena komponen2 internal mesin Diesel didisain sangat robust.Mengenai "konon cepat rusak" :Di masa lalu mesin mesin Diesel untuk penumpang kebanyakan tidak menggunakan Turbo alias Normal aspirated d...
- Paham bahwa mobil Diesel cepat rusak & kalo turun mesin sgt mahal di masa lalu


Down Pipe Innova D4 D
(May 05, 2010, 04:57 PM)
Pengamatan thd Down Pipe Innova D4 DKanan Down Pipe asli bawaan mobilKiri = contoh custom Down Pipe Flange Down Pipe Kiri = bawaan asli mobil. Perhatikan ada tapak segitiga berwarna hitam Kanan = flange dr custom down pipe yg sudah disesuaikan dgn bentuk lubang dari Turbocharger Lubang down pipe asli Keterangan utk gbr gbr di atas :Contoh Model custom Down pipe oleh Phoenix RWContoh lain DP utk Ipah :  ...
- Pengamatan thd Down Pipe Innova D4 D


Down Pipe Pajero Sport 2.5 Di-D
(May 14, 2010, 08:44 AM)
Pengamatan thd Down Pipe asli Pajero Sport 2.5 Di-DMulut Down Pipe yg menghadap ke Turbo ...
- Pengamatan thd Down Pipe asli Pajero Sport 2.5 Di-D


Sistem kontrol emisi Diesel standard Euro V
(July 02, 2010, 10:14 AM)
Di banyak negara yang sudah menerapkan standard Euro V atau sedang beralih dari standard Euro IV ke Euro V, mesin-mesin Diesel kendaraan diwajibkan utk dipasangi DPF / Diesel Particulate Filter utk "menyaring" jelaga serta NOx catalyst utk mereduksi emisi NOxMengenai DPF :http://en.wikipedia.org/wiki/Diesel_particulate_filterMengenai NOx Catalyst :http://www1.eere.energy.gov/vehiclesandfuels/pdfs/deer_2005/session4/2005_deer_hesser.pdfSehingga emisi dari mesin-mesin Diesel standard Euro V jauh...
- Sistem kontrol emisi mesin Diesel sesuai standard Euro V


Evolusi Piston pada mesin-mesin Diesel modern
(August 20, 2010, 05:16 PM)
Piston pada mesin Diesel terus ber-evolusi seiring tuntutan akan :- Output Tenaga mesin yang lebih besar- Efisiensi konsumsi BBM - Emisi yang lebih rendahDimana dengan ukuran kapasitas mesin yang sama output BHP & Torsi menjadi lebih besar atau dengan BHP & Torsi yang sama kapasitas mesin menjadi lebih kecil (downsizing)Contoh piston-piston kemampuan tinggi :MAHLE Aluminum piston for DieselMAHLE Monotherm Single-part MONOTHERM® pistons for maximum powerFederal Mogul Durabowl DuraBowl t...
- Evolusi Piston pada mesin-mesin Diesel modern kemampuan tinggi


Membersihkan Nozzle / Injektor tanpa membongkar mesin (Purging)
(August 26, 2010, 02:53 PM)
Purging adalah suatu metoda praktis membersihkan Injector / nozzle / komponen di pompa injeksi tanpa harus membongkar perangkat perangkat tsb. Sistemnya adalah sirkulasi tertutup (closed loop fluid circulation), dimana aliran masuk dan keluar dari pompa injeksi berhulu dan bermuara di bejana purging, mesin berjalan menggunakan obat Purging sebagai bahan bakar. Interval Purging : Interval purging adalah relatif, faktor faktor yang mempengaruhi : 1. ...
- Purging utk membersihkan Injector / Nozzle / komponen pompa injeksi


Infiniti (Nissan) menggebrak pasar Eropa dgn 3 model bermesin Diesel
(August 29, 2010, 10:55 AM)
Infiniti (Nissan) menggebrak pasar Eropa dgn 3 model bermesin Diesel FX 30dFoto Interior adalah dari FX versi PetrolVideo test drive FX 30d :http://www.youtube.com/watch?v=iYNtxQ__3J8EX 30dFoto Interior dari EX versi PetrolM 30dMesin Renault - Nissan 3.0 d238 BHP550 Nm @ 1750 - 2500 RPMMated with 7 speed A/T var tableFocus = 0; var left = (((document.documentElement.clientWidth - 950)/2)+135 )+''px''; var tempTerm; document.getElementById(''PageHeader1_SearchTex...
- Infiniti (Nissan) menggebrak pasar Eropa dgn 3 model bermesin Diesel


Persiapan perjalanan ke wilayah yg kualitas solarnya meragukan
(August 31, 2010, 10:56 PM)
Dear allJikalau kita hendak bepergian ke luar kota / menuju wilayah - wilayah dimana kualitas solarnya meragukan, maka sebelum berangkat kita bisa mempersiapkan hal-hal sebagai berikut, guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Persiapan :1. Tuang additive solar dalam jumlah dosis tinggi ke tangki BBM, dosis digandakan 2X lipat dosis normal, untuk additive2 tertentu yang pembuatnya mengijinkan penggunaan hingga dosis sangat tinggi bisa tuang hingga batas dosis tertinggi yang diijinka...
- Persiapan perjalanan ke wilayah yg kualitas solarnya meragukan


Bahan bakar solar sintetis dr sampah (Biogas) dgn Cetane Number tinggi
(October 16, 2010, 11:15 AM)
Dear allMasalah sampah / limbah sering menjadi problem bagi kota-kota besar di Indonesia Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Eko Bahruna, menyebutkan, produksi sampah DKI mencapai 6.000 ton setiap hari. Perhitungan volume sampah itu, kata Eko, berdasarkan hasil timbangan di pintu masuk TPA Bantar Gebang yang merupakan tempat pembuangan akhir sampah DKI. Bahkan, setiap tahun angka itu meningkat dan anggaran untuk mengelola sampah ke TPA dengan sendirinya semakin meningkat pula....
- Fischer Tropsch Diesel Fuel


chevrolet luv
(February 15, 2012, 06:58 PM)
salam kenal,saya mau nanya..mobil saya chevrolet luv 1986 kbd 26(isuzu c223)saya mau memasang turbo.kira2 turbo yang cocok turbo holden gemini diesel atau turbo panther touring?mohon pencerahannya. ...
- new turbo


Engine Swap
(March 12, 2012, 09:11 PM)
Halo om turboman, saya member baru, lagi surfing soal mesin diesel, karena saya butuh saran untuk ganti mesin cherokee xj manual saya dengan mesin diesel 4M40-T. Namun saya tetap ingin gunakan gearbox AX5 bawaan asli cherokee saya. Mohon saran untuk mengawinkan gearbox dengan mesin diesel tersebut (khususnya soal flywheel, clucth, bellhousing). Atau ada saran mesin diesel apa yang lebih mudah untuk aplikasi ke cherokee xj saya. Trmksh....
- 4M40T


pajero dakar bertambah oli mesin
(July 01, 2012, 10:52 AM)
yth   bang turboman.......Saya ichal dari papua ingin menanyakan mengenai kondisi kendaraan yang saya pakai (pajero dakar 4x4)....Beberapa hari yg lalu mobil saya terpaksa nginap diler mitsubishi, dikarenakan oli mesinnya bertambah sekitar hampir 3x lipat, apabila buat jalan dan gas ditekan agk dalam, terjadi gejala seperti ngelitik kencang sekali disertai dengan asap hitam tebal.... Setelah ditangani pihak diler (dibersihkan ruang exhaust) dan ganti oli mobil sudah berjalan normal. Nam...
- pajero dakar


Tanya Kabel RPM Gauge Pajero/Triton Diesel 2800cc, 4M40
(July 26, 2012, 02:31 PM)
Halo..mohon bantuan dimana posisi kabel untuk menuju RPM Gauge (dashboard) untu mesin Pajero/Triton Diesel 2800cc, type mesin 4M40. Trmksh ...
- RPM


Ford Everest 4x4 MAP/BARO low input pressure
(July 31, 2012, 12:22 AM)
Om turboman, everest saya mulanya cuma indikator check engine nyala, dampak terhadap mesin pd rpm 2500 drop tidak bisa naik lg rpmnya sy scan hasilnya MAP/BARO low input pressure. sy bawa ke rabboti diesel di tamansari, katanya pompa injektor dan injektornya harus di-setting ulang setelah itu dibawa ke ford utk di-scan lg, hasilnya sensornya ada yg mati. stlh diganti kondisi mesin normal. setelah beberapa hari dipakai, indikator check enginenya nyala lagi, dampak terhadap mesin pincang (seperti ...
- engine drop


Daftar bengkel Purging se Jabodetabek (2)
(February 01, 2013, 05:00 PM)
INTI EKA MOBIL Jl. Raya Serpong Km.7 Paku Alam, Serpong - Tangerang Paku Alam Serpong Tangerang 15324 021-70216688 NAWILIS BAN Jl. Tanah Abang I/15 Petojo Selatan, Gambir - Jakarta Pusat 10160 Jakarta Pusat 021-3850025/26 ; 021-3518627 ALTA SERVICE Jl. Karang Tengah Raya No. 9 021-75914109 AMIAW MOTOR SPORT Jl. Kemanggisan Raya  3C Batu Sari -...
- Daftar bengkel penyedia jasa Purging se Jabodetabek


Daftar bengkel Purging se Jabodetabek
(February 01, 2013, 05:03 PM)
SAMUDERA CAR CARE JL. Raya Muara  Karang Blok Y3 Timur No.2 - Jakarta Utara Jakarta Utara 021-6697702 SYNERGY AUTOSHOP Jl. Daan Mogot Blok A9 no.119 - Jakarta Barat Jakarta Barat 021-5667222 TODA Jl. Boulevard Raya Blok PD I/I Kelapa Gading Permai - Jakarta Utara Kelapa Gading Permai Jakarta Utara 14240 021-4503457 TRIJAYA Jl. Aipda KS Tubun 8...
- Daftar bengkel penyedia jasa Purging se Jabodetabek


Daftar Bengkel Purging se Jabodetabek bag. 1
(February 01, 2013, 05:06 PM)
CAHAYA P JL. MUARA KARANG RAYA NO.107 JAKARTA UTARA 14450 021-6614111 TOP SPEED MOTOR JL. KEDOYA DURI RAYA NO.1 JAKARTA BARAT 021-5806611 ELIKA AUTOMOTIVE PERFORMANCE JL. TAMAN SARI RAYA KOMPLEK RUKO 56 BLOK B NO.97, JAKARTA PUSAT 11150 021-6289310 LANGKAH JAYA JL. TUBAGUS ANGKE NO.24 JAKARTA BARAT 021-6303356 - 57 ...
- Daftar bengkel penyedia jasa Purging se Jabodetabek


Ask for Help
(February 04, 2013, 12:20 PM)
Dear all,Mau tanya nih bengkel  yang bisa melakukan dyno test untuk pajero sport dakarsalam ...
- Pajero sport dakar


Blogs : 1







Recent Forum Topics :


Berbagai artikel ttg perkembangan Turbocharger serta VGT / VNT Turbo
- Tentang VGT / VNT Turbo : http://en.wikipedia.org/wiki/Variable_geometry_turbocharger http://paultan.org/archives/2006/08/16/how-does-variable-turbine-geometry-work/ http://www.autozine.org/technical_school/engine/tech_engine_3.htm#VTG  Tentang Hybrid Turbo : http://www.turbotechnics.com/docs/turbo/hybridinfo.htm Modern turbocharging designs for pass car diesel engines  http://www.turbos.bwauto.com/files/library/bwts_library_141_324.pdf



Artikel2 mengenai pencegahan kerusakan Turbo
- Artikel2 mengenai pencegahan kerusakan Turbo : http://www.turbo.com.sg/analysis.html http://www.holset.co.uk/files/4_3_3-failure%20diagnosis.php http://www.holset.co.uk/files/4_3_3_1-impact%20damage.php http://www.holset.co.uk/files/4_3_3_3-dirt%20in%20oil.php http://www.holset.co.uk/files/4_3_3_4-over%20heating.php



Tentang A/R ratio (Area / radius ratio), Inducer & Exducer
- Seting kita mendengar tentang A/R ratio sebuah Turbo, apa sih sebetulnya A/R ratio itu ? Area/radius (A/R): The ratio of the cross-sectional area of the exhaust-turbine inlet/compressor outlet divided by the radius from the center of the turbo wheel to the center of the cross-section (right). Differences in compressor A/R do not affect performance very much, but a large turbine A/R will allow big power gains at high engine rpm-this will cause turbo lag at low speeds. Mengenai Inducer & Exducer



Anatomi pompa injeksi CRD & Injector solenoid
- Anatomi pompa injeksi CRD & Injector solenoid Nomor 10 diperbesar Penampang pompa injeksi CRD dari BOSCH Injector (Solenoid) Sensor sensor pada Fuel Rail Pompa injeksi dari DENSO Utk Injector sistem Solenoid Referensi : BOSCH CRD Yellow jacket book DENSO CRD system



Report test drive Mits. Strada Triton M/T & A/T
- Sabtu kemaren nubie sempat mencoba Strada Triton Exceed A/T & rekan nubie test yg versi manualnya. Utk yg A/T secara overall mobil ini cukup oke dalam kondisi standard, cukup balance dalam berbagai aspek. Power mesin cukup oke, walau memang tidak "segahar" mesin Ford TDCi 2.5, respons transmisi Otomatisnya baik, turning circle juga tidak begitu lebar utk ukuran sebuah D-Cab, utk manuver nikung2 juga cukup baik utk ukuran sebuah D-cab dlm kondisi standard. Yg nubie suka dari fitur2 nya adalah terdapat MID di display bagian tengah dashboard, walau display bar-nya enggak bisa gerak2 scr real time spt MID nya CR-V gen. 3. Respons mesin baik, hanya saja saat baru mulai berakselerasi "lag" agak cukup terasa (maklum mesin standard & ada Cat. Conv.-nya), tetapi dibandingkan mesin Innova D4-D dlm kondisi standard maka si Triton punya masih lebih unggul. Utk pakai sendiri di jalan aspal terasa yang A/T lebih enak, secara ratio gigi di lebih "dekat ke 1" pada gigi 1 & 2, sedang rasio gigi trans. yg versi manual utk gigi 1 & 2 nya lebih pendek pendek, spt. nya memang rasio gigi yg manual lebih ditujukan utk mobil operasional di lapangan, sedang yg A/T utk mengakomodir user yg nyetir sendiri & mengutamakan faktor "fun to drive" dalam berkendara. Piihak Mitsubishi meng-claim & menjamin bahwa mesin CRD si Triton bisa minum solar biasa tanpa masalah, benar - tidaknya masih belum diketahui, tetapi melihat suksesnya penjualan L-200 Strada di Indonesia tentulah mereka ingin agar "mahkota" sbg. raja Double Cab di Indonesia tidak ingin jatuh ke pihak lain. Acaranya sendiri kemarin berlangsung scr menarik, tenda utk event cukup besar, tamu di serve berbagai makanan ringan yg enak2 serta minuman juice scr free flow. Test drive unitnya sendiri terdiri dari semua mobil Mitsubishi yg dijual, Triton / Lancer baru / Grandis, hingga all new Pajero. Utk anak2 disediakan arena permainan dgn PlayStation & arena permainan mewarnai gambar toko kartun dgn bubuk2 pasir berwarna. Salut kepada pihak MMC dlm membuat event spt. ini



Diesel API Service classification
- CA — Diesel Engine Service (Obsolete) — Service typical of diesel engines operated in mild to moderate duty with high-quality fuels; occasionally has included gasoline engines in mild service. Oils designed for this service provide protection from bearing corrosion and ring-belt deposits in some naturally aspirated diesel engines when using fuels of such quality that they impose no unusual requirements for wear and deposit protection. They were widely used in the 1940s and 1950s but should not be used in any engine unless specifically recommended by the equipment manufacturer. CB — Diesel Engine Service (Obsolete) — Service typical of diesel engines operated in mild to moderate duty, but with lower quality fuels, which necessitate more protection from wear and deposits; occasionally has included gasoline engines in mild service. Oils designed for this service were introduced in 1949. They provide necessary protection from bearing corrosion and from high-temperature deposits in naturally aspirated diesel engines with higher sulfur fuels. CC — Diesel Engine Service (Obsolete) — Service typical of certain naturally aspirated, turbocharged or supercharged diesel engines operated in moderate to severe-duty service, and certain heavy-duty gasoline engines. Oils designed for this service provide protection from high-temperature deposits and bearing corrosion in these diesel engines, and also from rust, corrosion, and low-temperature deposits in gasoline engines. These oils were introduced in 1961. CD — Diesel Engine Service (Obsolete) — Service typical of certain naturally aspirated, turbocharged or supercharged diesel engines where highly effective control of wear and deposits is vital, or when using fuels with a wide quality range (including high-sulfur fuels). Oils designed for this service were introduced in 1955 and provide protection from high-temperature deposits and bearing corrosion in these diesel engines. CD-II — Severe-Duty Two-Stroke Cycle Diesel Engine Service (Obsolete) — Service typical of two-stroke cycle diesel engines requiring highly effective control of wear and deposits. Oils designed for this service also meet all performance requirements of API Service Category CD. CE — 1983 Diesel Engine Service (Obsolete) — Service typical of certain turbocharged or supercharged heavy-duty diesel engines, manufactured since 1983 and operated under both low-speed, high-load and high-speed, high-load conditions. Oils designated for this service may also be used when API Service Category CD is recommended for diesel engines. CF-4 — 1990 Diesel Engine Service — Service typical of high-speed, four-stroke cycle diesel engines. API CF-4 oils exceed the requirements for the API CE category, providing improved control of oil consumption and piston deposits. These oils should be used in place of API CE oils. They are particularly suited for on-highway, heavy-duty truck applications. When combined with the appropriate "S" category, they can also be used in gasoline and diesel powered personal vehicles — i.e., passenger cars, light trucks, and vans — when recommended by the vehicle or engine manufacturer. CF — Indirect-Injected Diesel Engine Service — Service typical of indirect-injected diesel engines and other diesel engines that use a broad range of fuel types, including those using fuel with high sulfur content; for example, over 0.5% wt. Effective control of piston deposits, wear and copper-containing bearing corrosion is essential for these engines, which may be naturally aspirated, turbocharged or supercharged. Oils designated for this service have been in existence since 1994 and may be used when API Service Category CD is recommended. CF-2 — Severe-Duty Two-Stroke Cycle Diesel Engine Service — Service typical of two-stroke cycle diesel engines requiring highly effective control over cylinder and ring-face scuffing and deposits. Oils designed for this service have been in existence since 1994 and may also be used when API Engine Service Category CD-II is recommended. These oils do not necessarily meet the requirements of API CF or CF-4 unless they pass the test requirements for these categories. CG-4 — 1994 Severe-Duty Diesel Engine Service — API Service Category CG-4 describes oils for use in high-speed four-stroke-cycle diesel engines used in both heavy-duty on-highway (0.05% wt sulfur fuel) and off-highway (less than 0.5% wt sulfur fuel) applications. CG-4 oils provide effective control over high-temperature piston deposits, wear, corrosion, foaming, oxidation stability, and soot accumulation. These oils are especially effective in engines designed to meet 1994 exhaust emission standards and may also be used in engines requiring API Service Categories CD, CE, and CF-4. Oils designed for this service have been in existence since 1994. CH-4 — 1998 Severe-Duty Diesel Engine Service — API Service Category CH-4 oils are suitable for high-speed, four-stroke diesel engines designed to meet 1998 exhaust emission standards and are specifically compounded for use with diesel fuels ranging in sulfur content up to 0.5% weight. CH-4 oils are superior in performance to those meeting API CF-4 and API CG-4 and can effectively lubricate engines calling for those API Service Categories. CI-4 — 2002 Severe-Duty Diesel Engine Service — The API CI-4 Service category describes oils for use in those high-speed, four-stroke cycle diesel engines designed to meet 2004 exhaust emission standards, to be implemented October 2002. These oils are compounded for use in all applications with diesel fuels ranging in sulfur content up to 0.05% by weight. These oils are especially effective at sustaining engine durability where Exhaust Gas Recirculation (EGR) and other exhaust emission componentry may be used. Optimum protection is provided for control of corrosive wear tendencies, low and high temperature stability, soot handling properties, piston deposit control, valvetrain wear, oxidative thickening, foaming and viscosity loss due to shear. API CI-4 oils are superior in performance to those meeting API CH-4, CG-4 and CF-4 and can effectively lubricate engines calling for those API Service Categories.  



Diesel ACEA classified
- ACEA performance levels valid from 2002 for diesel-engine passenger car and transport vehicle engines B2-98 Issue 2 Standard diesel category. Requirements unchanged since 1998. B3-98 Issue 2 Stable viscosity (stay in grade) category with stricter requirements. Recommended for high-performance engines and/or under heavy working conditions. Suitable for long oil change intervals approved by the manufacturer. B1-02 Energy-saving and catalyzer-friendly category with stricter requirements. Developed specially for low-friction engines, low viscosity (2.9 mPas < HTHS < 3.5 mPas) engine oil. Not for use with certain engine types. B4-02 Stable viscosity (stay in grade) energy-saving category oil complying with strict bench test requirements and developed for high-pressure direct injection (DI) engines. Suitable for long oil change intervals approved by the manufacturer and performance under heavy working conditions. B5-02 Stable viscosity (stay in grade) category oil complying with strict test-bench requirement and developed for high-pressure direct injection (DI) engines. Developed especially for low-friction engines, low viscosity (2.9 mPas < HTHS < 3.5 mPas) engine oil. Suitable for long oil change intervals approved by the manufacturer. Not for use with certain engine types. Note: Due to their viscosity characteristics, the ACEA A1, A5 and B1, B5 engine oils should be used only for engines specified by the manufacturer. Follow the specifications of the vehicle`s operating instructions or contact the dealer for assistance. ACEA performance levels valid from 2002 for diesel engines of commercial vehicles E2-96 Issue 4 Standard engine oil category with requirements unchanged since 1996. E3-96 Issue 4 Stricter category than E2, basically for EURO II engines with a normal oil change interval. E4-99 Issue 2 Stable viscosity (stay in grade) category complying with stricter requirements than those of E3, and also suitable for long service periods. For lubricating engines complying with EURO II and III emission requirements and operating under heavy working conditions. E5-02 Stay in grade, advanced engine oil category that meets more test-bench requirements (Mack T-9, Cummins M11) than E4, developed for EGR type engines and suitable for long oil change periods. Sumber : http://www.mol.hu/en/business_centre/services/lubricant_services/lubricants_from_A_to_Z/acea/ http://www.lubrizol.com/EuropeanEngineOils/Introduction.html http://www.acea.be/images/uploads/pub/070308_ACEA_sequences_2007_LD_and_HD.pdf



Meningkatkan efektifitas Intercooler
- Intercooler + Evaporator AC Evaporator AC utk Intercooler ini menggunakan arus balik freon dari Evaporator AC utk Interior, karena sebetulnya arus balik freon tsb. masih memiliki kemampuan utk menyerap panas. Courtesy of Mr. Assa from 806HDi community



Foto mesin Hi Lux D-Cab 3.0 D4 D @ launching 21 Jan '09
- Foto mesin Hi Lux D-Cab 3.0 D4 D saat launching 21 Jan '09 Turbo VNT Utk uji throttle response saat idle bisa dilihat di bagian Video



Mekanisme kerja pada CRD
- Mekanisme kerja pada CRD  Injection Volume Control of Common-rail Engines: In a common-rail type diesel, injection volume is not decided only in accordance with the length of electricity time to the injector, because the fuel pressure in the common-rail is always changing with a driving conditions. Sebagai contoh utk mesin CRD type X (misalnya) : Item Engine Speed* Nilai Referensi Fuel Press Idling 25 sampai 35 MPa Fuel Press 2,000 rpm (mesin tanpa beban) 40 sampai 50 MPa Fuel Press 3,000 rpm (mesin tanpa beban) 50 sampai 80 MPa Fuel Press 3500 rpm (Full throttle) Min. 121 MPa Volume Injeksi Idling 3 sampai 10 mm3 Volume Injeksi 2,000 rpm (mesin tanpa beban) 3 sampai 10 mm3 Volume Injeksi 3,000 rpm (mesin tanpa beban) 4 sampai 12 mm3 Main Injection Idling 525 sampai 675 µs Pilot 2 Injection Idling 350 sampai 450 µs Target Injection Timing = Basic Target Injection Timing + Intake Air Pressure Correction + Water Temp. Correction Intake Air Pressure Correction: •The injection volume is corrected in accordance with turbo pressure sensor output Intake Air Temperature Correction: •The density of the intake air (air volume) varies in accordance with the intake air temperature sensor output - Low intake air temperature: Injection volume increase correction Water Temperature Correction: •The injection volume is corrected in accordance with water temperature sensor output Fuel Temperature Correction: •The injection volume is corrected in accordance with fuel temperature sensor output Glow Plug EGR EGR control reduces the output of NOx due to reducing the amount of oxygen in combustion chamber.  Less oxygen means less combustion temperature and therefore less NOx production. Abbreviations; •EGR: Exhaust Gas Recirculation •E-VRV: Electronic Vacuum Regulating Valve •EGR reduces and controls NOx formation •Due to slight reduction of peak temperature in the engine combustion chamber •Actual position of EGR valve is feed back to engine ECU by EGR valve position sensor Catatan : Pada dasarnya prinsip kerja CRD pada tiap mesin buatan produsen yg berbeda adalah hampir sama / sangat mirip, hanya saja parameter angka angka sifatnya Individual. CMIIW  Referensi : Toyota D4 D system



Foto2 mesin Isuzu D-Max CRD (from March '08)
- Foto2 mesin Isuzu D-Max CRD 4JJ-1TC 3.0 (dokumentasi tgl 11 Maret 2008) Cyl Head TBW Turbo & EGR cooler MAF sensor (Hitachi)



Tuning Ford Everest TDCi
- Tuning Ford Everest TDCi AAI Pre Turbo AAI Post Turbo ECU The ECU Cetek cetekan Lihat video : TDCi throttle response Bersambunggggg........



Pemerikaan kondisi Turbocharger
- Inspeksi Axial Play  Turbine Shaft Menggunakan dial indicator, masukkan needle dial indicator ke dalam turbin. Gerakkan turbine shaft dalam arah aksial dan ukur axial play dari turbine shaft. Axial play maksimum:0.xxx mm (cocokkan dgn spesifikasi Turbo anda) Inspeksi Radial Play Turbine Shaft Menggunakan dial indicator, masukkan needle dari dial indicator ke dalam lubang outlet, dan aturlah di tengah turbine shaft. Gerakkan turbine shaft dalam arah radial dan ukur radial play dari turbine shaft. Axial play maksimum:0.xxx mm (cocokkan dgn spec. Turbo anda) Memeriksa kerja actuator & wastegate Lepas selang aktuator wastegate dari compressor housing. Gunakan alat khusus spt pada gambar, berikan tekanan ke aktuator. Tekanan standar:xxx kPa (cocokkan dgn spec. Turbo anda) Harap diperhatikan : Jangan pernah memberikan tekanan lebih dari batas maximum yg disarankan pada manual Turbo anda ke aktuator. Periksa bahwa push rod aktuator bergerak dan bahwa waste gate valve terbuka. Referensi : Toyota Turbocharger system



TurboDiesel song - Albert One
- Turbo Diesel Albert One - 1984 (di tahun itu mana ada yg kepikiran mobil Diesel turun di arena balap ) Turbo Diesel... Turbo Diesel... Bugatti - I saw you in a dream, Volvo - You´re running hot like steam, Subaru - You start off like an arrow, Volkswagen - You never gave me sorrow... Sitting at the wheel, My tires burn to squeal, I know that I will soon be, A hero in the Grand Prix... Saturday night - I win at Le Mans, Risking my life - I wave to my fans, Morning collides - Champagne on ice, Now I´m a star - Driving my car... Ferrari - the fastest on the street, Rover - you are my everything, Bentley - A coffin for a king, Mercedes - So classic and so chic... I drive without emotion, I calculate each curve, I know that I will soon, A hero in the Grand Prix... Musiknya kayak ape  : http://www.youtube.com/watch?v=7vcRTw4pTu8 About Albert One : http://www.albertone.net/index-1.html



Artikel2 ttg prinsip dasar performa mesin Diesel
- Berikut adalah kumpulan artikel2 ttg prinsip dasar yg berkaitan dgn Performa sebuah mesin TurboDiesel. Walau memang artikel berasal dr satu produsen peningkat performa, tetapi dia mengulas banyak hal2 ttg prinsip dasar kerja & performa mesin Diesel : http://bankspower.com/techarticles/show/12-airflow-equals-fuel-economy http://bankspower.com/techarticles/show/22-cool-air-equals-power http://bankspower.com/techarticles/show/14-first-air-then-fuel http://bankspower.com/techarticles/show/31-how-air-flows Tentang EGT / Exhaust Gas Temprature http://bankspower.com/techarticles/show/25-why-egt-is-important Yg masih berkaitan : http://www.autospeed.com/cms/A_110360/article.html Tentang Intercooler yg menggunakan air : http://www.autospeed.com/cms/A_110772/article.html Tentang Turbocharger : http://en.wikipedia.org/wiki/Variable_geometry_turbocharger http://paultan.org/archives/2006/08/16/how-does-variable-turbine-geometry-work/ http://www.autozine.org/technical_school/engine/tech_engine_3.htm#VTG Tentang Hybrid Turbo : http://www.turbotechnics.com/docs/turbo/hybridinfo.htm Bila ada yg mau menambahkan monggo........
- Om aku ngak ngerti bahasanya yang ada banksower, maklum orang ndeso.. he5 Salam ketemu di sini om...---From: Turboman, Sunday, October 12, 2008, 01:27 PM Message:Berikut adalah kumpulan artikel2 ttg prinsip dasar yg berkaitan dgn Performa sebuah mesin TurboDiesel. Walau memang artikel berasal dr satu produsen peningkat performa, tetapi dia mengulas banyak hal2 ttg prinsip dasar kerja & performa mesin Diesel : http://bankspower.com/techarticles/show/12-airflow-equals-fuel-economy http://bankspower.com/techarticles/show/22-cool-air-equals-power http://bankspower.com/techarticles/show/14-first-air-then-fuel http://bankspower.com/techarticles/show/31-how-air-flows http://bankspower.com/techarticles/show/25-why-egt-is-important Yg masih berkaitan : http://www.autospeed.com/cms/A_110360/article.html Tentang Intercooler yg menggunakan air : http://www.autospeed.com/cms/A_110772/article.html Tentang Turbocharger : http://en.wikipedia.org/wiki/Variable_geometry_turbocharger http://paultan.org/archives/2006/08/16/how-does-variable-turbine-geometry-work/ http://www.autozine.org/technical_school/engine/tech_engine_3.htm#VTG Tentang Hybrid Turbo : http://www.turbotechnics.com/docs/turbo/hybridinfo.htm Bila ada yg mau menambahkan monggo........



Repair kit utk reparasi sistem CRD
- Dear all ;        Selama ini fenomena yang menghantui para user berkaitan dgn sistem CRD adalah = kalo rusak biaya reparasi sgt mahal krn harus ganti assy.  Maka berikut ini ada bbrp URL toko / supplier spare parts utk Diesel CRD : http://www.darwendiesels.com/uploads/files/Common_Rail_Spares.pdf http://www.turbocompressori.net/new_spare_parts.htm http://www.chinahanji.com/26_common.htm
- BOSCH CP1 pump (atas) CRD Injector anatomy Repair kit utk Injector CRD (untuk gambar di atasnya), nomor parts sesuai peruntukannya Repair kit set utk Injector CRD BOSCH (atas) DENSO CRD Injector repair kit Sumber : Darwen Diesel - OZ



Long Term report Aral High Tronic 5W-40 di Innova D4 D
- Aral High Tronic 5W-40 sebetulnya bukanlah pelumas khusus mesin Diesel, tetapi karena dia memenuhi standard BMW LongLife 98 (dimana syarat TBN minimum 9,5 mg KOH & HTHS > 3,5) serta memenuhi standard ACEA B4 maka penulis memberanikan diri mencobanya di mesin Diesel. Di bawah ini adalah hasil pengamatan warna oli & kondisi daerah Valve Train setelah oli dipakai sejauh 5300 Km dalam waktu 1 bulan 3 minggu Saat ini konsumsi BBM pun masih baik spt saat oli masih baru. Selanjutnya akan dicoba apakah oli ini mampu melewati titik aman kedua yaitu 6000 Km dengan mulus. (Bersambung) Catatan : BBM yg digunakan 80% Biosolar + 20% Total Diesel atau Shell Diesel + additive solar. Gaya mengemudi : umumnya bergaya Hypermile (Push & Glide),  sesekali high speed saat di tol.



Drive report JEEP Wrangler 2.8 CRDi
- Type mobil : JEEP Wrangler 2.8 CRD 5 pintu 2009 Odometer : 158 Km Kesan berkendara : Respons dan tenaga mesin dalam kondisi standard tergolong baik, digabungkan dengan transmisi 5 speed A/T dengan susunan kombinasi rasio gigi yang proporsional. Respons transmisi baik, saat  dicoba berkendara ala Hypermiler, transmisi upshift pada RPM 1500 - 1600 Respons mesin tergolong baik, cukup linear saat dibawa berkendara dengan putaran antara 1200 - 2000 RPM, memudahkan utk pengemudian ala Hypermiler dan peningkatan Power terasa seiring naiknya RPM / mesin berputar di atas 2100 RPM Hanya saja saat cruising 50 - 60 km/jam sayup sayup terdengar suara gesekan ban dengan permukaan jalan, juga suara mesin 2.8 CRD yang agak terdengar di dalam kabin. Bantingan suspensi khas Jip tinggi dengan sistem suspensi Live Axle Yang saya suka dari mobil ini adalah pandangan keluar jendela tergolong baik & terkesan lega. (Bersambung) Engine (2.8 CRDi) VGT Turbo Intercooler Interior Posisi pedal gas & rem Posisi pedal gas & rem yang dempet, dimana letak pedal gas menjorok ke dalam & pedal rem lebih ke depan. Juga tidak ada foot rest. Switch Power window di tengah dash Switch lampu interior kabin yg menyatu dgn switch lampu utama Sesuatu yang tidak umum Tuas transmisi cukup mudah dijangkau Tuas kecil di sebelah kiri adalah tuas 4X4 Suspensi Suspensi depan Suspensi belakang Rem belakang



Jika ingin menggunakan oli Full Synth yg bukan khusus utk Diesel
- Pelumas untuk mesin Diesel boleh menggunakan pelumas dengan standard di luar API Service Cx series (CI-4 / CI / CH) asalkan pelumas tsb. juga memenuhi standard standard di bawah ini :Standard pelumas Diesel dari produsen kendaraan bermotor penumpang  VW / Volkswagen : 505.00 for diesel engines with intercooler, oil change every 15,000 km 505.01 for diesel engines of cars including new-generation engines, with single injector pump, oil change every 15,000 km 506.00 for diesel engines of cars, with prolonged oil change interval over 50,000 km, not for use on engines with single injector pump. Oil change is indicated by the electronic service indicator (WIV). 506.01 similar to 506.00, with higher protection against wear, change at 50,000 km, for all diesel engines. It is the specification of long-life oil for AUDI A2 1.4 TDI with engine with single injector pump. It must not be used where specifications VW 503.00/506.00/505.01/505.00/502.00 are required. MB / Mercedes Benz 229.3 For petrol and diesel engines. Minimum quality required ACEA A3 / B3 / B4 e MB 229.1. It can only certify 0/ 5 W-x oils. Additional tests on DB engines are foreseen. 229.31 For new generation diesel engines. For lubricants with mid SAPS characteristic and SAE 5W-30 grade. 229.5 Maximum change interval 50,000 KM. Minimum quality required ACEA A3 / B3 / B4. It can only certify 0/5 /l0 W-30 /40/50 oils. It is used for the new MB cars with ASSYST system (based on number of ignitions, engine operating time, mileage and type of lubricant). BMW : "BMW Long Life Oils" 1998 The minimum requirement is A3/B3 and it can be coupled with the following viscosimetric grades: 0W/5W/10W-30/40. The oils that pass test M44, allow extended change intervals, up to 20,000 Km or two years. LL-98 - Must be ACEA A3 and API SJ and meet some sort of requirements after a 370 hour run in a M44 engine with reduced oil volume. Range from a Kvis100 of 11.6 to 15.2, averaging about 13.9. HTHS averages about 3.8, TBN about 9.5, and density about 0.853. "BMW Long Life" 2001 The minimum requirement is ACEA A3/B3 and the viscosimetric grades that can indicate this specification are 0W/5W/10W-30/40. Test M44 in the new version, warrants oil change intervals of up to 20/40,000 Km or two years. It is compulsory for the new cars that require Long Life 01 and can replace the previous ones. BMW LL-01 - Like the LL-98, also required to be ACEA A3 and run a 370 hour test, but the test engine is now an M54 with compatibility with the valvetronic system being a specific test requirement. Kvis100 range of 11.3 to 14.1, averaging about 12.3. HTHS averages about 3.6, TBN about 10.4, and density about 0.849. Opel / GM : (specification GM-LL-B-025) and 50 thousand km or 2 years for diesels 2.0 and 2.2 DTI (GM-LL-A-025). The cars that use Opel Long Life Service Oils must pass ACEA specifications A3, B3, B4 and Opel tests B040 2095 HTHS >2.9 and B040 2098 for lubricants with HTHS >3.5. Sumber : http://www.flitalia.it/en/fl/manuale/en/omot_010503.htm http://forums.noria.com/eve/forums/a/tpc/f/616604995/m/7351064032http://sas-origin.onstreammedia.com/origin/lubrizol/EOACEA2009/RP/PC/index.html Global DHD-1 : http://www.enginemanufacturers.org/admin/library/upload/842.pdf Cummins 2007x standard : http://www.cummins.dk/fileadmin/dokumenter/Pdf_filer/Cummins_Litteratur/Olie_3810340-04.htmPerbandingan data berbagai standard utk Heavy Duty Diesel Oil, baik dari API / ACEA serta Car & Truck manufacturers :http://sas-origin.onstreammedia.com/origin/lubrizol/EOACEA2009/RP/HD/index.htmlContoh LongLife compliance dari sebuah produk pelumas : Catatan : Standard MB & BMW berfungsi ganda, alias pelumas dapat digunakan baik untuk mesin Diesel maupun Gasoline untuk masa interval ganti oli yang panjang (Diesel) & sangat panjang (Gasoline). SAPS : Sulphates Ash Phosporous Sulphur. Pelumas dgn kadar SAPS rendah ditujukan utk penggunaan mesin Diesel dengan sistem kontrol emisi lengkap (DPF / NOx SCR Catalyst) sesuai standard Euro IV ke atas. Jika mesin kita tidak menggunakan sistem kontrol emisi yang kompleks maka disarankan utk tidak menggunakan oli low SAPS, karena kandungan zat zat yang berfungsi utk meningkatkan daya lumas dan perlindungan logam spt unsur Zinc lebih rendah dibanding pelumas  bukan low  SAPS. Catatan Penting :Mengingat kadar sulphur pada bahan bakar solar di Indonesia berada pada range 500 - 3000 ppm, maka idealnya menggunakan pelumas dengan angka TBN minimal 10,5 mg KOH dan kandungan SAPS antara 1,2 - 1,7 %http://langitbiru.menlh.go.id/upload/publikasi/pdf/FQM2007.pdfTBN 9,5 mg KOH & kadar SAPS 1,0% dimungkinkan jika kadar sulphur solar di kisaran 500 - 700 ppm (Bersambung / belum selesai)



Pembersihan AAI (bagi yg menggunakan AAI)
- Pembersihan AAI (dgn Carburettor cleaner) : Sisa residu yg keluar dr AAI yg dibersihkan
- om turboman..saya kan ada pasang AAI ini di rooftop om andreas...saya mau tanya kalo dibersihin boleh pake sabun biasa ato harus pake cairan yg ada di gambar itu ya?en bersihiinnya gmna ya om?direndem gt bolhe?..trims om turboman..



Tanya about ganti injector 4 lubang dari asli nya 2 lubang (kijang diesel)
- Saya bingung neh yang maksudnya 2 lubang di injector itu apa nya sih. kok kalo tanya bengkel mereka semua tau nya yah 1 lubang aja. mohon pencerahan nya friends. and apa bener se signifikan itu efek nya? tambah boros?? efek2 lain??Makacih
- turbo man. bales duong. xiexie ---From: owen haryanto, Tuesday, May 19, 2009, 02:37 PM Message:Saya bingung neh yang maksudnya 2 lubang di injector itu apa nya sih. kok kalo tanya bengkel mereka semua tau nya yah 1 lubang aja. mohon pencerahan nya friends. and apa bener se signifikan itu efek nya? tambah boros?? efek2 lain??Makacih
- Ujung Nozzle Injector umumnya memiliki bbrp lubang, bahkan mesin2 Diesel modern jumlah lubangnya makin banyak, dgn tujuan arah pengabutan lebih merata ke segenap penjuru / pembakaran lebih baik. Disain ujung nozzle / jumlah lubang merupakan hal yg. tidak terpisahkan dengan disain kepala piston, jadi harap hati2  bila ingin mengganti ujung nozzle dgn jumlah lubang yg berbeda.
- ok thanks untuk penjelasan nya. ngomong2 mobil saya kijang diesel matic. apa kah memingkinkan untuk diganti empat lubang? apa akan jauh lbh boros dr standart? ada efek apa lagi kira2?thanx
- Kalau saya pribadi lebih memilih melakukan hal2 lain yg lebih "proven", spt : 1. Meningkatkan jumlah pasokan udara (Turbo / AAI / Free flow air filter) 2. Tuning pompa injeksi (Naekkin nozzle pressure sedikit / tuning baut OfR) Note : Menaikkan nozzle pressure ada konsekuensi thd lifetime rotor head, jadi pastikan daya lumas solar harus baik (bisa dgn menambah sedikit zat pelumas ke solar) Tuning baut OfR nanti disesuaikan dgn kebutuhan, either City Driving or high speed, sebab ini berkaitan dgn Timing Injeksi. Meningkatnya Torsi @ RPM rendah membuat pedal gas cukup di toel2 saja, membuat kita bisa ganti gigi di RPM yg lebih rendah. Kons BBM adalah tergantung sekolah kaki kanan & teknik ganti gigi.
- Pak, tanya HCS u pernah denger gak? saya udah pake. and performa meningkat jauh. menurut anda gimana hidrogen dimasukan ke intake apakah akan ada permasalahan? bahaya kah??Thanx
- Saya belum pernah menggunakan device tsb.  ---From: owen haryanto, Wednesday, June 17, 2009, 09:53 PM Message:Pak, tanya HCS u pernah denger gak? saya udah pake. and performa meningkat jauh. menurut anda gimana hidrogen dimasukan ke intake apakah akan ada permasalahan? bahaya kah??Thanx
- Ok, anyway HCS nya sudah saya copot. agak mengerikan takut over heat kmaren dah ada tanda2 nya gara2 extra fan mati. padahal musti nya bagus banget buat performa. oh yah gimana percobaan anda yg menyelipkan karet tipis di intake atau dimana gitu(pokoknya udara masuk). jadi ada saran untuk saya buat perbaiki performa kijang diesel matic saya. kalau free flow gimana?Buat diesel kita bisa pasang vacum gauge gak yah??Kijang diesel itu dah pake ecu blom sih?? bukan nya udah injection means pake ecu??AAi apa sih?filter bensin kijang bensin and solar beda or sama?(takut ditipu)thanx
- 1. Vacuum Gauge bisa aja 2. Mesin 2L ToKiDis tdk menggunakan ECU, dia VE pump full mekanikal 3. AAI monggo dilihat di thread tuning Ipah D4 D 4. Filter bensin & filter solar beda, filter solar ToKiDis bentuknya kayak filter oli tapi lebih kecil, lokasinya ada di dekat mesin sebelah bawah, bracketnya jadi 1 dgn sedimenternya (yg ada pompanya) --- From: owen haryanto, Wednesday, June 24, 2009, 05:16 PM Message: Buat diesel kita bisa pasang vacum gauge gak yah??Kijang diesel itu dah pake ecu blom sih?? bukan nya udah injection means pake ecu??AAi apa sih?filter bensin kijang bensin and solar beda or sama?(takut ditipu)thanx



Gmn tuning mesin diesel lawas CJ7 yg sebangun ama phanter lawas 2300cc?
- Guys, boleh kasih saran selain di rebuild, menyehatkan kembali, lalu hal apa aja yang dilakuin utk naikin powernya? ngasih turbo? ngasih supercharged?boleh di sharing yg udah pernah sukses ngoprek phanter lawas yg versi 2300 cc??
- Utk meningkatkan performa Diesel NA scr paling efektif memang Turbo, tetapi hati hati dgn mesin C223, konon konstruksi bloknya agak tipis, beda dgn mesin 4JA1. Cara lain yg lebih simple bisa dgn perbaikan aliran udara masuk & gas buang, serta tuning baut OfR di pompa injeksi. ---From: reiz, Thursday, June 18, 2009, 11:49 PM Message:Guys, boleh kasih saran selain di rebuild, menyehatkan kembali, lalu hal apa aja yang dilakuin utk naikin powernya? ngasih turbo? ngasih supercharged?boleh di sharing yg udah pernah sukses ngoprek phanter lawas yg versi 2300 cc??
-  salam kenal om T Man cj 7 saya saya ganti dengan mesin D4B atau katanya sama dengan 4d56 non turbo saya mau coba pasang TD04. yang ingin saya tanyakan apakah  pemasangan turbo itu harus berikut sama penggantian injektor yang support turbo atau bisa dipasang langsung tanpa mengganti injektor mohon pencerahannya   



Parameter2 penting pada pelumas yg perlu diperhatikan
- Dear All Sering kita dibingungkan pada pemilihan oli mesin yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kita, apalagi jika melihat ada oli oli dengan spec yang sekilas terlihat mirip tetapi kinerja di lapangan bisa berbeda cukup signifikan Berikut panduan singkat untuk menilai / memprediksi oli yang akan kita gunakan. Viscosity Kinematic : Umumnya viscosity Kinematic oli mesin diukur pada suhu 40 & 100 derajat Celcius. Clue : Makin kecil angkanya maka pelumas akan makin encer. Pelumas yang memiliki kekentalan yang lebih rendah (lebih encer) membuat kerja mesin menjadi lebih ringan.  Sering ditemui 2 pelumas yang memiliki spesifikasi viskositas sama (misalnya 10W-40) tetapi beda produsen & memiliki karakter viskositas kinematic yang berbeda, ada yg lebih dekat ke 5W-40 dan ada yg lebih dekat ke 15W-40   Viscosity Index :  Viscosity index is a term. It is a lubricating oil qualitykinematic viscosity with temperature. indicator, an arbitrary measure for the change of The best oils (with the highest VI) will not vary much in viscosity over such a temperature range and therefore will perform well throughout. Umumnya pelumas kategori semi synthetic multi grade memiliki VI mulai dari 148 hingga 159 Sedang pelumas Fully Synthetic multi grade memiliki VI mulai 163 ke atas. Pelumas mineral based multi grade memiliki VI 144 ke bawah.   TBN : Angka TBN merupakan faktor yang sangat penting pada pelumas mesin Diesel, khususnya jika kita mengkonsumsi bahan bakar solar dengan kandungan sulphur di atas 500 ppm (medium – high level sulphur Diesel fuel). Rata rata kandungan sulphur bahan bakar Diesel di Indonesia berada pada kisaran 500 – 3000 ppm (kecuali DEX = 300 ppm) Total Base Number (TBN) is a measure of a lubricant's reserve alkalinity. It is measured in milligrams of potassium hydroxide per gram (mg KOH/g).[citation needed] TBN determines how effective the control of acids formed will be during the combustion process. The higher the TBN, the more effective it is in suspending wear-causing contaminants and reducing the corrosive effects of acids over an extended period of time. The associated measurement ASTM D2896 and ASTM D4739-06 generally range from 7-10mg for general automotive use and 10-15 for Diesel operations. Maka untuk pelumas mesin Diesel yang digunakan di Indonesia idealnya memiliki angka TBN sekurang kurangnya 10 mg KOH. Tetapi juga tidak direkomendasikan untuk menggunakan pelumas dengan TBN yg terlalu tinggi, misalnya di atas 17 mg KOH.   HTHS The High Temperature/High Shear Test measures a lubricant's viscosity under severe hightemperature and shear conditions that resemble highly-loaded journal bearings in fired internal combustion engines. In order to prevent bearing wear, it is important for a lubricant to maintain its protective viscosity under severe operating conditions. Pelumas2 yang memiliki tingkat kekentalan rendah (encer) memiliki angka HTHS yang lebih kecil dibanding pelumas yang lebih kental. Angka HTHS yang lebih kecil selaras dengan pelumas dengan viskositas relatif rendah dan akan membuat kerja mesin lebih ringan. Tetapi angka HTHS juga ada batasan minimumnya dengan pertimbangan demi keawetan komponen mesin itu sendiri. Batas universal angka minimum HTHS untuk mesin mobil penumpang (passenger vehicle) modern ada di kisaran 3.5 – 3.7 Kita boleh saja untuk menggunakan pelumas dengan angka HTHS di kisaran 3.2 – 3.4 asal pastikan pelumas tersebut memiliki kestabilan viskositas yang sangat baik pada suhu tinggi (angka VI yang tinggi) dan penggunaan pelumas dengan HTHS sgt rendah (3.2 – 3.4) lebih ditujukan untuk high speed & light load purpose. (tidak direkomendasikan untuk menghela beban berat) Bila kendaraan sering membawa beban berat maka angka HTHS yang disarankan adalah sekitar 4.2 – 4.5 Kesimpulan : Viscosity Kinematic dan HTHS saling berkaitan erat, lalu pemilihan pelumas dengan viscosity kinematic yg rendah / angka HTHS yang lebih kecil, patut diperhatikan angka VI (Viscosity Index-nya) Parameter2 pelumas ini tidak tercantum pada botol pelumas, maka janganlah ragu untuk minta spec. data sheet kepada penjual / produsen pelumas. (Bersambung) Referensi tambahan : Wikipedia    



Test drive Chevy Captiva Diesel VCDi (from April '08)
- Test drive Chevy Captiva Diesel VCDi (from April '08) Saat stasioner : Pada waktu mesin dihidupkan saat stasioner, dari dalam kabin dengan pintu tertutup tetap terdengar suara khas mesin Diesel yg cukup jelas, walau AC sudah dihidupkan dengan speed 1. Tekan tekan pedal gas saat stasioner respons mesin kurang begitu sinkron dengan gerakan pedal gas, ada waktu sepersekian detik setelah pedal gas ditekan barulah mesin revving up. Akhirnya kita coba test jalan Saat mobil sudah meluncur maka kesan "lag" pada saat stasioner nyaris pupus, mesin bereaksi dengan cukup baik walau lag di RPM rendah masih ada sedikit terasa, tetapi ketika "boost" sudah "in" mesin berputar dengan cukup Powerfull hingga RPM tinggi (redline di 4600 - 4700 RPM), Power mesin boleh dibilang "ngisi terus" sejak dari RPM rendah hingga RPM cukup tinggi. Mainkan Steptronicnya dan gigi berpindah dengan sgt halus, kehalusan perpindahan giginya amat sgt baik, sangat "seamless" layaknya mobil2 mewah papan atas. StepTronic juga membantu saat berakselerasi maupun suddent braking. Akhirnya kita dapat suatu jalan yg cukup panjang (di samping jalan tol Kebon Jeruk menuju Tangerang), di jalan baru tsb. kecepatan bisa masuk hingga 135 km/jam dengan mudah & cukup cepat, walau trek tidak terlalu panjang, tinggal kita tunggu gimana hasil test report majalah utk test akselerasi 402 meternya yg saya yakin bisa dicapai dengan cukup cepat utk ukuran sebuah compact SUV dlm kondisi standard. Bantingan suspensinya juga cukup baik, ketika melewati jalan yg kurang baik tidak ada suara "klutuk2" dr bawah.   Rem juga oke, mumpuni utk kondisi bobot mobil yg sedemikian rupa, membuat kita merasa safe bila melaju dlm kecepatan cukup tinggi. (Setelah dilihat ternyata minyak rem asli sudah DOT 4) Dan apa yg ane rasakan semua di atas adalah dimana mobil masih sgt baru gress, odometer baru 57 Km dan BBM hanya isi biosolar polos tanpa racun !!! (Umumnya mobil masih baru itu sebetulnya kinerja mesin & rem masih belum optimal) Draw back dari Captiva VCDi ini hanyalah suara mesin yg cukup terdengar utk ukuran mesin CRD serta terasanya "lag" pada RPM rendah. Lalu utk posisi filter solar agak tersembunyi di dekat Firewall, kalau mau ganti filter solar agak repot. Demikian sekilas reportCatatan : Penulis tidak memiliki afiliasi apapun dengan pihak ATPM kendaraan yang bersangkutan
- salam kenal turboman,kalo captiva diesel masih bisa di upgrade lagi accelerasinya dengan tuning biasa ato harus tambah unichip,mohon pencerahannyadan ada masalah ga kalo pasang unichip, dan berapa max penambahan nya  Hp dan Torsi nya trima kasih
- Dengan Power to capacity ratio spt itu, utk mesin Captiva VCDi kalau saya pribadi lebih memilih utk mengimprove sistem exhaust terlebih dahulu, supaya Turbo bisa spool up lebih cepat lagi dan mempertahankan EGT agar tidak terbang tinggi. Kalau exhaust system sudah free flow, maka monggo utk menambah piggyback, tapi demi keamanan si mesin maka mungkin persentasi kenaikannya udah ga akan kelewat banyak lagi Jika mesin kita push utk menghasilkan kenaikan Power yg signifikan, maka ada baiknya kita pasangi EGT / Pyrometer utk memonitor suhu gas buang. ---From: Tupox, Saturday, September 12, 2009, 12:20 PM Message:salam kenal turboman,kalo captiva diesel masih bisa di upgrade lagi accelerasinya dengan tuning biasa ato harus tambah unichip,mohon pencerahannyadan ada masalah ga kalo pasang unichip, dan berapa max penambahan nya  Hp dan Torsi nya trima kasih
- kalo pasang free flow dimana bang yang bagus, domisili saya dibandungdan EGP apa yah
- maksudnya EGT itu alat?  belinya dimana , thanks bro
- Wah kalo utk daerah Bandung coba hubungi pak Jimmy di 08552333333, mungkin beliau bisa bantu informasikan dimana bengkel yg qualified. EGT = Exhaust Gas Temprature, kebetulan saya baru saja posting artikel ttg EGT. ---From: Tupox, Friday, October 02, 2009, 04:04 PM Message:kalo pasang free flow dimana bang yang bagus, domisili saya dibandungdan EGP apa yah



Tuning D4 D (Ipah & Fortie) part 3
- Tuning D4 D (Ipah & Fortie) part 3 Throttle Body versi "MM" : 



Guideline in Diesel Modification (PENTING !)
- Dear allDengan semakin besarnya peminat modifikasi mesin Diesel untuk meningkatkan performa mobilnya, maka di sini penulis akan mencoba membuat guideline agar modifikasi yang kita lakukan tidak berakibat buruk bagi mesin / mengurangi lifetime mesin dgn signifikan.   1. Perhatikan EGT Apapun modifikasi yang anda lakukan, usahakan agar tidak membuat EGT terbang tinggi (lihat thread ttg EGT)Jikalau anda memasang suatu device atau mengganti device tertentu pada mesin (sensor misalnya), pastikan bahwa sistem tsb memiliki opsi utk bisa dikembalikan kpd kondisi asal spt sistem multi MAP dgn pilihan MAP default / switch On - Off & jangan bersifat permanent. 2. Perhatikan Opasitas Sama spt. nomor 1, dengan panduan ambang batas opasitas adalah 50%.3. Jangan membebani pompa injeksi Apapun modifikasi yang anda lakukan, jangan sampai melakukan sesuatu yang membebani pompa injeksi secara permanent spt keran yg dipasang di saluran balik pompa injeksi misalnya Yang dilingkar merah adalah titik titik yang mengalami stress lebih besar jika saluran balik solar "dicekik" (icon biru) Perlu diketahui bahwa pompa injeksi sudah mengalami stress lebih besar apabila :1. Kualitas solar kurang baik / kurangnya daya lumas solar2. Filter BBM kotor, sehingga membuat kerja pompa injeksi dalam menghisap solar menjadi sedikit lebih berat.Maka itu jangan lagi ditambah dengan beban lain, hanya demi mendapat peningkatan performa yang tidak seberapa tetapi berisiko memperpendek usia jeroan pompa injeksi scr signifikan. 4. Saluran intakeJangan pernah memasang benda apapun yang berakibat mengurangi luas penampang saluran intake, baik intake Pre filter maupun Post filter.Pemasangan benda di saluran intake dgn tujuan memperbaiki performa adalah sesuatu yg semu, karena luas penampang saluran mengecil memang membuat kecepatan aliran fluida (udara) menjadi lebih cepat tetapi kapasitas volume udara yang dapat melewati saluran tsb menjadi berkurang pada saat volume udara besar dibutuhkan (RPM tinggi) 5. Piggyback Bila ingin men-tandem 2 piggyback berbeda merek konsultasikan dulu kepada pembuat / master dealer kedua merek piggyback tsb & mintalah jaminan bahwa hal tsb tidak akan membawa efek negative dlm jangka panjang. Jika salah 1 pembuat tidak merekomendasikan maka sebaiknya hal tsb. tidak dilakukan. Dari segi bengkelnya (PENTING !) :1. Carilah bengkel yang bertanggung jawab penuh atas semua solusi yang mereka sodorkan, 2. Bengkel yang tidak mau melakukan peningkatan tenaga scr drastis dengan pertimbangan mempertahankan lifetime mesin adalah bengkel yang bertanggung jawab. 3. Bila bengkel / tuner menawarkan program peningkatan Power yg sgt signifikan, pastikan dia juga bisa menyajikan data data vital spt EGT & kalau perlu hasil uji opasitasnya.4. Carilah bengkel yang menawarkan solusi yang benar2 proven & bukan menjadikan mobil anda sebagai proyek kelinci percobaannya (kecuali jika anda sendiri yg punya rencana ber-experiment thd mobil anda)  5. Jangan pernah memasrahkan penuh mobil anda kepada suatu bengkel & anda hanya mau tahu beres & bayar, sebab hal tsb. sgt berbahaya.Maka ada baiknya rencanakan terlebih dahulu apa2 yang hendak dikerjakan di bengkel tsb. Mintalah second opinion thd. suatu bengkel sebelum anda memutuskan utk berkunjung ke bengkel tsb.   (Bersambung)



Modif. Journal Bearing Turbo menjadi Ball Bearing Turbo
- Modif. Journal Bearing Turbo menjadi Ball Bearing Turbo : http://autospeed.com/cms/A_2985/article.html Any comment ?
- klo turbo di ipah bisa ga dibikin ball bearing?? klo bisa di indo krm kemana ya??---From: Turboman, Saturday, December 20, 2008, 12:35 PM Message:Modif. Journal Bearing Turbo menjadi Ball Bearing Turbo : http://autospeed.com/cms/A_2985/article.html Any comment ?
- Belum pernah dengar, tapi kalo yg di hybrid sudah ada en hasilnya oke.  ---From: agustinus, Friday, December 26, 2008, 07:31 PM Message:klo turbo di ipah bisa ga dibikin ball bearing?? klo bisa di indo krm kemana ya??---From: Turboman, Saturday, December 20, 2008, 12:35 PM Message:Modif. Journal Bearing Turbo menjadi Ball Bearing Turbo : http://autospeed.com/cms/A_2985/article.html Any comment ?
- Kalau saya saran kan jangan rubah journal bearing ke ball bearing,kecuali buat race



axial dan radial turbo engine truk volvo FM9
- tolong informasikan mengenai besarnya pengukuran axial dan radial dengan menggunakan dial indicator untuk turbo sekelas truk volvo dengan kapasitas engine 10.000 cc dengan jenis VOLVO FM9 ,terima kasih
- Metodenya spt di bawah ini, mengenai besaran angkanya dapat dilihat pada Service Manual mesin atau Turbo yang bersangkutan. Axial Radial
- axil ;min0,02 max;0,03Radial ;min0,035 max;0,06



Mengintip Mits. Pajero Sports
- Mengintip Pajero Sports Sekitar ruang mesinThe TurbochargerThrottle BodyDiesel fuel filter (soket2 nya mengingat kpd filter solar mobil.......)Filter Oli, posisi nya agak tersembunyi di bawah TurbochargerEGRInterior :Front Head RoomUtk AC belakang, lubang AC ada di samping / C panel seperti Fortuner generasi pertama.  Suspensi :Front Suspension Rear Suspension Ada kabel utk lampu interior (unit utk display)Kesimpulan sementara setelah test drive :Mits Pajero Sports termasuk SUV yang balance di berbagai aspek penting, performa mesin dlm kondisi standard cukup baik* dipadu dengan turning radius yg cukup ringkas utk ukuran mobil sebesar ini & rem yg cukup baik.  Utk kons BBM & bagaimana kondisi pengemudian di kecepatan tinggi belum diamati. * = utk daily driving dalam kota, aspek stop & go dan akselerasi normal utk City driving Catatan :Penulis tidak memiliki afiliasi apapun dengan pihak ATPM kendaraan yang bersangkutan



About Pajero Evolution - Dakkar Rally & Pajero Sports
- Spesifikasi Pajero Evolution - Dakkar RallyOverall Length (mm) 4,195Overall Width (mm) 1,990Wheelbase(mm) 2,775Front Tread(mm) 1,750Rear Tread(mm) 1,750Curb Weight(kg) 1,900Engine TypeCommon Rail Diesel6 cylinder, 24-Valve,DOHC, dry-sump oilsystemDisplacement(cc) 2.997Power : 260 bhp / 194 KWTorque : 650 Nm / 479 ft lbsFuel System Direct Fuel InjectionAll about Pajero Rally & Pajero Sports click here



Everest TDCi - A/T @ Drag Strip
-  Everest TDCi - A/T @ Drag Strip Best Time (2nd heat) : 18,876 sec 18,874 secSebagai info :Mesin tidak mengalami modifikasi berat, bagian internal tetap standard, bahkan celah katup si mesin TDCi pun tdk dirubah, Turbo-pun tetap menggunakan aslinya, hanya ada sedikit adjustment pada actuator VGT nya.Modifikasi yang dilakukan hanya berkisar pada perbaikan aliran udara masuk & gas buang (Rounding Down pipe / free flow muffler / AAI, etc.), TBS, electric fuel pump tambahan (lift pump), water spray for Intercooler, Piggyback or optional MAF sensor. (Piggyback just only Piggyback without Throttle Module)  Pengurangan beban dgn melepas bangku tengah & belakang.TBS @ TDCiDown Pipe TDCi Lift Pump @ TDCiMesin tetap applicable utk jalan raya dgn FC yg baik utk normal driving & suara exhaust yang standard. Interested ?  Additional source of information :fordcommunityindonesia@yahoogroups.com
- Ada bbrp tambahan lagi sih di mobil2 tsb:1. Ada yg upgrade MAF dan ada yg pake Unichips Dastek Q2. Auxilliary Air Induction3. Ground Cable4. Side body exhaustFG



Kegunaan Soket di Filter Udara
- Hi,Tubroman.. saya mo tanya. Innova saya kan tahun 2008.. terus saya liat mesin innova Diesel tahun 2009 yang sekarang, diatas Filter Udara-nya ada semacem Chip Soket (Sedangkan di Innova diesel 2008 tidak ada) kalo boleh tau, kegunaanya itu apa yah?Apa perlu saya cari chip soket tersebut untuk saya applikasikan ke ipah 08? Terus koq di deket Turbo saya, kotor seperti bekas oli keluar apa itu tidak masalah. Mohon Pencerahannya.. Tx
- Itu Mass Airflow Sensor pak aka MAF sensorMAF sensor gak bisa dipasang begitu saja kpd mesin yg. didisain tdk menggunakan MAF.
- oh jadi ga bisa sembarangan pasang yah,pak.. even sama2 innova 2008.. sedangkan di innova diesel 2009 sudah dipasang MAF tersebut?saya pikir karena sama2 innova so tinggal cari MAF then diapplikasikan ke ipah 2008 ;( tx



Berbagai forum diskusi Otomotif
- Berbagai forum diskusi Otomotif Seraya Motor - www.serayamotor.com Forum Double Cabin Indonesia - dcab.12.forumer.com/Modifikasi.com - www.modifikasi.com Otomotif.net Kaskus - Otomotif  -  www.kaskus.us Overseas Tentang TurboDiesel & VW TDI - www.myturbodiesel.com Tentang pelumas - www.bobistheoilguy.com/
- Terima kasih pak



tuning injector
- om 2 sekalian .. mo tanya dong mobil diesel (mesinya taft kebo) biasanya klo brebet pas di gas  panjang  (dlm posisi ga jalan )penyebabnya apa yah..? padahal filter solar, filter oli n olinya dah aku ganti , udah buang angin, tp pas di injek gas agak panjang ada batuk2 diujungnya.... pdahal klo pas lg jalan seh ga pernah brebet gt walaup[un di gas ampe pol......2 . tanda2 injector pump ga sehat tuh gmn yah..?  n seting kalibrasinya yg oke n ga terlalu mahal dimana yah om..? thanxs mohon pencerahan.........
- Sedimenter bersih & pompa sedimenter masih bagus ?Lalu coba di Purging dulu aja, utk membersihkan nozzle & daleman pompa injeksi (lihat thread Purging)Kalo sesudah purging masih ada yg ngga beres baru cek nozzle / pompa injeksi.Utk service Diesel mekanikal salah 1 nya yg recommended : Unggul jaya Diesel - Jatinegara.



poles TB
- Bung Turboman, klo poles TB bikin ipah D4-d tbh boros ga?? klo poles brp mm ya? Tq....
- Sama sekali tidak, justru aliran udara yg lebih lancar akan membantu memperbaiki pumping power di RPM rendah. Poles TB cukup 1/2 lingkaran saja (bagian bawah), siapa saja bisa melakukannya asal kerjanya teliti dan memiliki peralatan yg lengkap. Kalau saya dulu poles TB di Phoenix - Serpong ---From: agustinus, Friday, December 26, 2008, 07:26 PM Message:Bung Turboman, klo poles TB bikin ipah D4-d tbh boros ga?? klo poles brp mm ya? Tq....
- Tanya dong beda nya purging sama carbon clean. saya pernah purging/carbon clean di bengkel merk nya jet celan dan emang hasil nya ok banget. trus tps tunning, tb & pipe polishing itu apa sih?? bisa juga di kijang diesel (2L).Thanx
- Mesin 2L ga ada TPS / TB - nya, ga ada yg perlu di poles2 utk daerah intake-nya. Kalau saya pribadi berencana utk menginstall semacam "ring karet tipis" di saluran intake mesin 2L, utk meningkatkan kecepatan aliran udara pada intake. Akan saya report kemudian bagaimana hasilnya. ---From: owen haryanto, Monday, May 25, 2009, 01:35 PM Message:Tanya dong beda nya purging sama carbon clean. saya pernah purging/carbon clean di bengkel merk nya jet celan dan emang hasil nya ok banget. trus tps tunning, tb & pipe polishing itu apa sih?? bisa juga di kijang diesel (2L).Thanx
- Yang di maksud TB tuh yg mana sih?saya pakai ipah D4D turbo.harap maklum ya lg belajar ngoprek.tx
- Throttle Body, lokasinya di sisi kanan Cyl head (jika dilihat dr depan mobil) ---From: Hendro Adi Indriatno, Wednesday, March 03, 2010, 10:56 PM Message:Yang di maksud TB tuh yg mana sih?saya pakai ipah D4D turbo.harap maklum ya lg belajar ngoprek.tx



Pentingnya memperhatikan suhu EGT di era kompetisi BHP dgn Piggyback
- Dear all Dgn semakin besarnya peminat "Horsepower Gain", dimana user mencari peningkatan Power yang lebih besar dan lebih besar lagi, maka tentu akan berimplikasi thd EGT (Exhaust Gas Temprature / Suhu Gas Buang), scr AFR Diesel berbanding lurus dgn angka EGT Maka itu bagi para Diesel speedlover perlu mempersiapkan "infrastruktur" sistem intake yg mampu mengalirkan udara lebih dingin, dalam rangka penerapan setting AFR yg lebih rich oleh Piggyback, guna menjaga EGT agar tidak terbang terlalu tinggi. Apapun metodanya, baik air to air Intercooler / Water to air Intercooler / Freon Intercooling (AIC) bisa dipertimbangkan dan pastikan instalasi yang baik pada mobil anda, juga mulut saluran intake dimana sebaiknya memungkinkan masuknya lebih banyak udara segar / udara dingin.Juga infrastruktur sistem exhaust, agar mempercepat "Heat Scavenging" aka pelepasan panas gas buang yang lebih cepat, agar panas tidak terakumulasi di sekitar mesin / Turbo. Utk extreme speedgoers, direkomendasikan utk memasang EGT / Pyrometer agar bisa memonitor suhu gas buang dgn lebih akurat. Batas aman suhu maksimum gas buang utk Diesel adalah 1250 deg F (677 deg C) dan sebisa mungkin jangan melewati 1300 deg F (704 deg C) jika ingin mesin & Turbo anda awet, WARNING !!!Sedangkan angka EGT yg disarankan utk mencapai kons BBM yg ekonomis adalah tidak melebihi 750 deg. Fahrenheit (400 deg C). (Catatan : pengukuran pada Pre Turbin)Jika anda mengemudi dengan kecepatan tinggi / beban berat, saat EGT menyentuh angka 700 deg C segeralah kendorkan gas sampai EGT turun ke batas yang aman.Apa yang perlu dilakukan utk mencapai angka EGT rata rata yang lebih rendah ?1. Buat sistem exhaust Post Turbo selancar mungkin (free flow)2. Sistem intake dimana memungkinkan mesin mengambil udara segar / udara dingin lebih banyak serta selalu menjaga kebersihan saringan udara.3. Tingkatkan efektivitas Intercooler dengan kipas tambahan atau bisa dengan menambah Evaporator di depannya (di seri sejalur dgn sistem AC).4. Jika mesin menggunakan Catalytic Converter (CC) maka periksalah kondisi CC dan pastikan CC tidak mampat oleh jelaga / kotoran.5. Pastikan Timing injeksi jangan sampai terlalu retardTapi tetap yang paling utama adalah : mengemudilah secara Hypermile jika memungkinkan (perkecualian = jika menghadapi tanjakan) Berikut gambar dari resiko EGT yang terlampau tinggi Dan berakhir denganjuga Sources for additional information :Banks Power - knowledgeVarious Diesel forumsMB forum
- Serem banget ya bila EGT sampai gak bisa termonitor...!?
- Kalo mo beli alat monitor EGT dimana ya bro Turbo?



Kadar Sulphur BBM Diesel di Asia Pasifik termasuk Indonesia
- Kadar Sulphur BBM Diesel di Asia Pasifik termasuk Indonesia Update Oct 2009
- mana infonya bro turbo?
- Klik "Update Oct 2009"---From: Marcus Hamara, Thursday, March 11, 2010, 10:49 AM Message:mana infonya bro turbo?
- Oh maap gak liat, maklum mata tua .Btw Indo sulphurnya masak cuam 2000 an ppm ya?denger2 bknnya 5000?
- Di th 2007 bervariasi antar 500 - 4000 ppmhttp://langitbiru.menlh.go.id/upload/publikasi/pdf/FQM2007.pdfBatasan dr ESDM sebetulnya max. 3500 ppm. ---From: Marcus, Thursday, March 11, 2010, 10:59 AM Message:Oh maap gak liat, maklum mata tua .Btw Indo sulphurnya masak cuam 2000 an ppm ya?denger2 bknnya 5000?



Brand New HKS F-con D piggyback
- Brand new product kita nich.. F-con D, yaitu piggy back HKS yang khusus untuk pengaplikasian Mesin 2KD yaitu innova dan fortuner.Berikut adalah informasi grafik dyno yang lebih spesific bisa di click di line di bawah ini.[url]http://www.hks-power.co.jp/db/product/files/42007-AK001_002/42007-AK001_002.pdf[/url][IMG]http://i558.photobucket.com/albums/ss25/anthraxxx1985/F-CONDISEL.jpg[/IMG]    [IMG]http://i558.photobucket.com/albums/ss25/anthraxxx1985/F-COND.jpg[/IMG]Features    -Peningkatan torsi mesin diesel untuk mesin TOYOTA INNOVA & FORTUNER KDH200 Serie, yang kendaraannya sudah banyak sekali di indonesia.                          -untuk engine 2 KD-FTV Kita F-con D ini bisa meningkatkan 50% horse power dari mesin standarnya                         Function    - membantu kinerja mesin diesel agar lebih maksimal.                            Additional Feature    -dengan meningkatkan torsi, kick down bisa dikurangi dan mengurangi juga throttle angle yang bisa mengakibatkan pemborosan bahan bakar.                                         InstallationF-con D ini mempunyai connector untuk harness dan 7 cable yang bisa dikoneksikan langsung ke Harness ECU. Swich on off untuk pengaktifan F-con D tersebut.Harga nya  ONLY Rp. 4,950,000Harga diluar ongkos pasang.Untuk confirmasi lebih lanjut hubungi  021-92865960 Rickyseperti biasa ya bos kalo ada yang banding-bandingin produk kita sama non Jepang, Ausi, atau Amerika ya seperti biasaHKS Piggyback Challenge for diesel engine TURUN KE JALAN SAMA-SAMA AJA . kita senang hati terima tantangannya kok heheheh
- bener tuh bisa naik 50%? mngk ada member yg udah pernah dyno disini pake Fcon? std + fcon ya jgn dipakein apa2 lagi.Kalo iya menarik jg tuh, temen sih udah pake katanya lumayan kenceng tp gak didyno jg gak tau naik brp?Soalnya ada jg yg pake chip dr German ipah D4D nya jg kenceng, sayang blom dibalapin tuh 2 ipah hehehe
- Yg sy pernah lihat hsl Dyno Ipah D4 D milik teman yg pake F Con D masuk sekitar 142 BHP (test pake Dastek Dyno)Maka itu sebetulnya sgt disarankan utk install Intercooler juga atau jika belom pasang Intercooler sgt disarankan install EGT meter.  ---From: Marcus, Thursday, March 11, 2010, 11:18 AM Message:bener tuh bisa naik 50%? mngk ada member yg udah pernah dyno disini pake Fcon? std + fcon ya jgn dipakein apa2 lagi.Kalo iya menarik jg tuh, temen sih udah pake katanya lumayan kenceng tp gak didyno jg gak tau naik brp?
- wah kalo gitu hasilnya lbh ok dr unichip donk??apa unichip jg bisa dpt hasil segitu?maklum msh newbie mslh ginian hehhe
- wah kalo gitu hasilnya lbh ok dr unichip donk??apa unichip jg bisa dpt hasil segitu?maklum msh newbie mslh ginian hehhe



Memilih ATF yg Mak Nyuss utk Ipah & Fortie D4 D A/T
- ATF Ipah & Fortie D4 D adalah comply ke T-IV aka JWS 3309ATF Universal yag comply ke JWS 3309 / T-IV di pasaran cukup banyak, tetapi sptnya kalau mau enak pilihlah Universal ATF / Multi vehicle ATF yg compliance ke European standards-nya cukupbanyak.Misal selain JWS 3309, dia juga comply ke :ESSO LT 71141 (BMW / ZF)Mercedes-Benz 236.1, 236.2, 236.5, 236.6, 236.7, 236.9, 236.10Audi G 052 025-A2, G 052 162-A1Shell M1375.4Why ?Standard2 fluida A/T unit dr Eropa spt dari ZF misalnya, menuntut standardkriteria yg sgt ketat bagi suatu ATF agar dia bisa digunakan pada transmisi ZFybs.Umumnya dituntut agar dia bisa bekerja baik pada sistem lock up / anti shudderserta memaksimalkan kerja Torque Converter.Juga ATF hrs mampu digunakan dlm jarak yg luar biasa jauh, bila kita melihatmobil2 Eropa saat ini banyak yg sdh nggak ada Disptick ATF nya lagi.Transmisi2 Otomatik buatan Eropa (especially Zf) banyak terpasang pada mobil2high Performance berdaya besar / ber Torsi besar, bisa dibayangkan betapa beratkerja ATF tsb.Bbrp ATF yg comply ke JWS 3309 sekaligus comply ke LT 71141 / MB 236.x / Audi G- Amsoil Universal ATF- Castrol Multi vehicle ATF- Royal Purple Max ATF Utk kelas ekonomis yg menarik salah 1 nya spt nya Mobil Multi vehicle ATF botol biru (bukanMobil1 ATF)# Audi G 052 025-A2, G 052 162-A1# BMW LA2634# Esso LT 71141# ETL-7045E, ETL-8072B, N402# Mercedes-Benz 236.1, 236.2, 236.5, 236.6, 236.7, 236.9# JWS 3309http://www.mobiloil.com/USA-English/MotorOil/Other_Products/Mobil_Multi-Vehicle_ATF.aspxSo next time anda ganti ATF, boleh perhatikan standard2 yg tertera pada ATF yganda beli (kecuali Genuine T-IV)Keterangan tambahan :1. Mengenai LT 71141 (ZF A/T Longlife fluid)  :ESSO LT 71141Kinematic viscosity 100°? cSt 7,3 DIN 5156240°? cSt 37Dynamic viscosity with -40 °? cP 18000 DIN 51398Viscosity index 168 DIN ISO 2909Density at 15 °? g/ml 0.853 DIN 51757Flash Point °? 215 DIN ISO 2592Pour point °? -54 DIN ISO 3016Copper Strip Corrosion ??. ?. 1-150 A3 DIN 51759Evaporative Loss at 200 °? % 5 DIN 51581Foaming Tendency S1 ?? 10/0 ASTM D 892S2 ?? 30/0S3 ?? 0/0Mechanical testing on installation with loaded gears (FZG), A/8.e/90 Scoring after MAX Load 12 DIN 51354, ?? 2Shearing test with the conical rollers. 20 hafter the shift, V100 ??2/? 6,6 P-VW 1437reduction in the viscosity, V100 % 9http://www.bimmerboard.com/forums/posts/877812. Mengenai MB LongLife ATF 236.10 / 236.12 :http://benzguide.com/index.php?title=Approved_Mercedes_Transmission_Fluidhttp://www.shell.com/static/tw-cn/downloads/shell_for_motorists/oils_lubricants/atf_3403_m115_eg.pdf  (MB 236.10)http://www.shellusserver.com/products/pdf/ATF3353.pdf  (MB 236.12)



2010 Nissan Murano TurboDiesel 2.5 dCi (utk pasar Eropa)
- 2010 Nissan Murano TurboDiesel 2.5 dCi (utk pasar Eropa)FOR IMMEDIATE RELEASE 15 March 2010 MURANO: NOW AVAILABLE IN DIESEL 2.5-litre engine 190PS and 450NmCombined with a six-speed auto transmissionDeliveries begin in SeptemberDiesel Murano further reinforces Nissan’s Crossover leadership Since its European introduction in autumn 2008, the second generation Murano has occupied a unique place in the premium Crossover market – combining cutting edge design, a premium on-board ambiance and easy, enjoyable performance. And Murano’s appeal to customers will be significantly enhanced in September with the addition of a diesel engine to the line-up, further reinforcing Nissan’s Crossover leadership. The introduction of the diesel version comes just as Nissan will introduce the fourth member of its Crossover line-up, the Juke, and soon after the introduction of the revised Qashqai. An enhanced version of Nissan’s 2.5 dCi four cylinder engine, has been fitted to the Murano, giving a combination of effortless torque, refinement and reduced consumption and emissions, in line with the European market trend. This YD25 engine from Nissan’s range has recently benefitted from comprehensive upgrades in advance of its fitment in Murano. When fitted to the Murano, the engine produces 190PS and 450Nm of torque, with a torque and power curve which means that the performance is smooth and serene thanks to the torquey nature of the engine, perfectly complementing the Murano’s character. The changes made to the engine include a new direct injection system which operates at 2000 bar, up from 1800 bar. This increase in pressure means the fuel spray is atomised to an even finer degree resulting in more complete combustion. A new cylinder head with parallel ports increases the swirl efficiency of the combustion process, smoothing the intake and exhaust flow, while a new variable nozzle turbo (VNT) with electric control rather than the previous hydraulic system for quicker responses has also been adopted. The engine is equipped with a diesel particle filter (DPF), helping Murano to achieve EURO5 emission standards. Automatic Gearbox The engine is offered as a single powertrain with a six-speed automatic gearbox, providing smooth, discreet gear-shifts to guarantee seamless, effortless progress. With a high degree of lock-up, engine responsiveness is keen and its shift logic has been programmed to make the most of the high-torque engine characteristics, but also to optimise the fuel economy. Furthermore, the gearbox is equipped with ASC (Adaptive Shift Control), which will modify shift patterns according to the prevailing driving style, tailoring the gearbox to hold on to a lower gear during a descent for added engine braking, for example. Power is transmitted to the road via Nissan’s advanced ALL MODE 4x4-i technology, which sends power to the rear-wheels when a loss of stability or traction is detected. Selengkapnya :http://www.nissanpress.co.uk/press_site/releases/arc_2010/60072nis.htmAkankah masuk ke Indonesia ?Let's see



Mitsubishi Pajero Sports 2.5 VGT Turbo 178 BHP (versi Australia)
- Ada yang berbeda pada Pajero Sports versi Australia (Challenger) :The Challenger utilises the same 2.5 litre common rail turbo-diesel engine that's fitted to the MY10 Triton. It is a super unit offering 131kW of power at 4000rpm and 400Nm of torque at just 2000rpm on the manual-equipped Challenger LS. A five-speed automatic is available as an option on the LS and standard on the XLS. In auto form, peak torque is limited to 350Nm at 1800rom to preserve the transmission.Automatic-nya pun 5 speed !!!Variants and pricing The Challenger hits the market at a starting list price of $44,490 for the LS five-speed manual. Add $2000 for the five-speed auto and a further $2400 for the auto with seven seats. Sumber :http://www.carsguide.com.au/site/news-and-reviews/car-reviews-road-tests/mitsubishi_challenger_reviewDll.



2010 Nissan Navara D-Cab dgn mesin baru
- 2010 Nissan Navara D-Cab dgn mesin baru  New V6 diesel engineThe new direct injection V6 turbodiesel has been developed by the Renault Nissan Alliance to deliver high levels of performance with strong economy, competitive emissions and class-leading refinement.The compression ratio has been lowered to 16:1 to benefit not just economy and emissions but also noise, vibration and harshness (NVH), while internal engine friction is reduced by the use of ultra smooth components such as the micro-finished forged steel used for the crankshaft.Class leading levels of torque and highly competitive specific power outputs are delivered thanks to the adoption of a comparatively large single turbocharger, which is mounted within the vee of the engine, an intercooler, and the use of the latest generation of Bosch common-rail fuel injection. This system incorporates piezo injectors and operates at 1800 bar.Power output is 170 kW (231PS) while the torque output of 550 Nm leads the class. Better still, peak torque is achieved from as low as 1,700 rpm and is available all the way to 2,500 rpm, while as much as 500 Nm is available from a mere 1,500 rpm. Idle speed is an exceptionally low 650 rpm with none of the vibrations and noise usually associated with a diesel.The result is strong low-end performance with comfortably refined delivery and exemplary throttle response. In addition, the engine helps provide strong towing performance, the Nissan Pathfinder capable of towing a 3500 kg braked trailer with Nissan Navara having a 3000 kg limit.Emissions and fuel efficiency targets included achieving Euro 5 compliance. In addition to the gains made by the changes to the combustion chamber, the V9X engine also incorporates a number of innovative features.Improved 2.5 four-cylinder dCiThe existing 2.5 dCi four cylinder engine hasn't been forgotten, however, and significant improvements will cement its position as the most popular engine in the range with improvements to both overall refinement and all aspects of its performance.Subtle retuning has seen a useful 11 per cent rise in both power and torque figures to keep the engine at the top of the class. Power rises by 19 PS to 140 kW (190 PS) while torque increases by a healthy 47 Nm to 450 Nm.As well as delivering performance gains, the changes have seen improvements in fuel economy and lower emissions. Over the combined cycle manual versions use 8.5l/100kms - an improvement of 1.3 l/100kms - while CO2 emissions have fallen by 40g/km to 224 g/km.Akankah masuk ke Indonesia ?Let's seeSumber :http://www.netcarshow.com/nissan/2010-navara/
- Paling yg masuk tetap yg 2.5L tp udah 190PS 450 Nm, lumayan dah eheheh, yg skrg aja udah ganas gitu apalagi power dinaikin, bener2 king of dcab deh navara.Kalo yg 3.0L V6 masuk ogut buru2 tuker tambah ama navara yg skrg deh, gile kaya apa tuh performancenya



PT. AKR mulai menjual solar subsidi di bbrp daerah di Kalimantan & Sumatra
- PT. AKR mulai menjual solar subsidi di bbrp daerah di Kalimantan & Sumatra :AKRA starts operations of its Petrol Stations in Kalimantan and SumateraPT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (Company), Indonesia’s largest Private distributor of Petroleum products and Basic Chemicals has entered a new era, in the retail distribution of subsidized fuel business on 1st January2010: This is a historical event for the Company and also for the first time in Indonesian history, a privatecompany has been allowed to distribute subsidized fuel in Indonesia.Please download the following document for detailshttp://www.akr.co.id/File_Download.asp?strFile=pressRelease\219.pdf



2010 Toyota Fortuner 2.5 D4 D VN Turbo 144 BHP (Thai)
- 2010 Toyota Fortuner 2.5 D4 D VN Turbo (Thai) 144 BHP & 343 NM !!!http://www.toyota.co.th/th/models/Fortuner/2.5_vnt/http://www.toyota.co.th/th/models/fortuner/fortuner2007_spec.asphttp://www.fortuner-club.com/webboard/questions.asp?QID=69895Mari kita tunggu kelanjutannya
- Denger2 portuner yg baru skrg ditambahin unichip cuman gak diomong2in krn ada saingan pajero sport yg notabene lbh powerful & yg penting, harga lebih murahhhhhhh
- hah yang bener om?
- SOP dari Toyota pusat utk mobil baru yg keluar dr assembly plan adalah tetap Standard.---From: Marcus, Monday, March 22, 2010, 02:22 PM Message:Denger2 portuner yg baru skrg ditambahin unichip cuman gak diomong2in krn ada saingan pajero sport yg notabene lbh powerful & yg penting, harga lebih murahhhhhhh
- hah yang bener om?



angin palsu
- Selamat siang oom-oom semua, mau numpang tanya nih. Dan bila berkenan mohon masukan.Saya ada kasus dengan Carnival Diesel yang selalu sulit diawal starter. Tetapi bila sudah hidup, mesin normal dan tidak ada masalah dengan power dan lainnya.Semua bermula ketika injektor selesai dikalibrasi. Gejalanya adalah selalu ada angin palsu sehingga harus dipompa terlebih dahulu. Ini sudah ganti 2 hand pump.Yang pertama kembali pakai yang ori kia carnival, karena yang pertama pakai pregio yang lebih besar. Tetapi memakai yang ori, malah muncul gejala suply solar kurang dan rpm malah turun 100 - 150 rpm dari normal (900) dan mesin  pincang. Lalu saya ganti dengan yang punya L-300 dikarenakan mirip dengan yang Pregio. Kondisi rpm normal kemabli tidak ada gejala suply kurang, Hanya saja selalu susah starter. Yang sudah dikerjakan1. Kalibrasi injektor sampai 2 x, suply normal (kata mekanik)2. Setel nozel 3 x, nozle ga mampat , pengabutan bagus dan tekanan bagus.  (ikut cek sendiri juga)3. Selang in ganti semua.4. Tanki turun dan dikuras.5. Selang hawa disemprot dan dibersihkan.Diskusi dengan mekanik mengenai source masalah, dikatakan berasal dari tekanan tanki yang menyedot balik. Saya juga mau tanya, prinsip kerja tanki bahan bakar apakah udara bisa masuk dan tidak boleh keluar ataukah udara bisa masuk dan bisa keluar.lalu bila memang harus pasang rotax, dimana yang recomended.
- Sudah pernah bersihan breather di tangki BBM ?Kalau mau cek coba aja : buka tutup pengisian tangki agar tekanan dlm tangki netral, then hidupkan mesin.Btw anda katakan problem bermula sejak kalibrasi injektor, nah berarti coba cek kembali ke bengkel anda kalibrasi, coba cek bagian Low Pressure section / chamber pada Injection Pump & mekanisme yg utk menghisap solar dr tangki, juga komponen2 pompa penghisap spt Cam plate dll. Sedimenter bersih semua ya ? (kalau pakai sistem sedimenter dekat filter)
- injektor sudah 2 x dibawa ke tempat kalibrasi,. Nginap 4 hari buat dicek all. Kemarin nurunin tanki lagi, filter biru buat selang hawa dilepas. Kondisi sekarang masih direview



Toyota Land Cruiser Prado 3.0 D4 D 2010
- Toyota Land Cruiser Prado 3.0 D4 D 2010  Menaikkan / menurunkan bangku paling belakang cukup tekan tombol. Filter solarFilter olinya 1 format dgn Ipah / Fortie Hanya saja peletakkan Intercooler-nya agak aneh, yaitu di antara kondensor AC & radiator



Catalytic Converter vs kadar sulphur pada Diesel Fuel
- Catalytic Converter vs kadar sulphur pada Diesel Fuel : Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Kendaraan diesel mengeluarkan soot atau jelaga lebih banyak dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin. Jelaga yang dikeluarkan kendaraan diesel mengandung karbon sekitar 60-80% berat[1]. Katalitik konverter tidak dapat digunakan pada kendaraan diesel di Indonesia karena adanya sulfur dalam minyak solar yang mengakibatkan terdeaktivasinya katalis. Jumlah sulfur yang ada dalam minyak solar Indonesia sekitar 0,5% berat [2], sepuluh kali lipat lebih tinggi dari yang disyaratkan oleh EPA(Environment Protection Agency).                       Katalitik konverter untuk kendaraan bermesin diesel perlu suatu pengembangan lebih lanjut agar dapat di terapkan di Indonesia dimana syarat yang harus dipenuhi adalah tahan terhadap sulfur.                       Katalis yang banyak digunakan pada katalitik konverter biasanya adalah logam mulia seperti Pt, Pd dan Rh[3]. Logam mulia sangat mahal dan sulit diproduksi dalam jumlah yang besar. Maka berkembanglah upaya untuk mencari katalis alternatif yang lebih ekonomis. Inti aktif Cu adalah salah satu inti aktif yang sangat baik untuk oksidasi. Alumina memiliki luas permukaan yang besar sehingga katalis dengan inti aktif Cu yang terdeposisi pada alumina akan memiliki kemampuan oksidasi lebih baik. Kelemahan katalis ini adalah kurang memiliki ketahanan terhadap sulfur. Adanya senyawa sulfur seperti H2S, SO2 dan SO3 akan menyebabkan terdeaktivasinya katalis[4]. Disadur dari Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Peranan Spinnel Oksida CuMn2O4 Pada Peningkatan Ketahanan Katalis CuO/Al2O3 Terhadap Racun Sulfur   M. Nasikin, Yuliusman, A. Wahid, Monna S. dan Dandi P.T. Program Studi Teknik Kimia, Departemen Teknik Gas dan Petrokimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kampus  Baru UI, Depok 16424 E-mail : mnasikin@che.ui.eduKesimpulan :Walau batasan kadar sulphur max pada Diesel fuel sudah diturunkan dari level 0,5% wt., tetapi tetapi masih tinggi yaitu 0,35% wt. (3500 ppm)Emisi gas buang yang mengandung senyawa sulphur dari BBM berkadar sulphur yang tinggi dapat "meracuni" & mendegradasi element Catalytic Converter. Dengan pemberlakukan standard Euro II pada mobil mobil Diesel yg dijual sejak awal 2007, maka idealnya harus didukung perluasan distribusi bahan bakar Diesel Euro II comply (Sulphur Max. 500 ppm / 0,05% wt.), setidaknya kadar sulphur Max. 500 ppm seharusnya bisa menjadi mandatory bagi BBM Diesel non subsidi. Mengenai Cat Conv @ Diesel :http://www.nett.ca/tools/techsup/nett_doc_factsheet.pdfMengapa aroma knalpot Diesel dgn cat Conv cenderung asam jika minum solar sulphur tinggi ?Jawabannya ada di halaman 7 Contoh element Cat Conv yg jenuh karena jelaga, walau dicopot saat KM mobil belum banyak



Panduan wheel alignment utk Innova D4 D
- Panduan wheel alignment utk Innova D4 D, membuat setir lebih mantap saat kecepatan tinggi. Resep by Mr. Ardianto - "MM tuning"CasterL 3.66 deg.R 3.18CamberL -0.45R -0.37ToeL 0.08R 0.09Total 0.17Secondary anglesSAIL 10.91R 10.86Included angleL 10.46R 10.49SetbackF -0.06R -0.04



Additive
- Temans, kalo VCDi agar mudah perawatan dan ekonomis apakah ada aturan pencampuran Solar dan Dex, dan apakah perlu ditambahkan aditif lainnya? so far VCDi saya cuma biosolar aja, baru sekali aja pernah di campur Dex (30liter) tapi belum bisa merasakan signifikansinya. mohon share dari teman-teman yang lain. tx,
- Kalo yg saya pernah baca itu Captiva VCDi rekomendasi oli mesinnya ada minta spec. MB 229.31 ?kalau benar maka mesin tsb sebetulnya didisain utk Euro IV aka BBM dgn sulphur 50 ppm.Jika hal tsb benar maka bila menggunakan biosolar sebaiknya dicampur dgn solar non subsidi antara 30 - 50% atau jika biosolar full / campur solar non subsidi 20% juga dicampur additive solar yg bermutu.
- additive solar bermutu itu sarannya apa pak? hari minggu kemarin saya coba cari di ace hardware adanya cuma Power Diesel aja... karena gak ada pembanding saya gak jadi beli.. tx,
- Di antaranya (yg ada di Indonesia) :- Redline 85+- Total Cetane Booster (botol merah)- Diesel Power Sta-Bil (tutup merah utk CN booster, tutup biru utk fuel conditioner & ada yg Max Cetane Boost)- Amsoil Cetane Booster- Amsoil Diesel Concentrate- Methorel Cetane Booster Ini kesimpulan dr hasil percobaan berbagai merek, merek2 di atas = yang harga vs. kinerjanya oke.
- Jika ingin mencoba produk Amsoil untuk campuran solar, bisa menghubungi saya di no 08122018888/08552333333.Amsoil Diesel Fuel Concentratehttp://www.amsoil.com/storefront/adf.aspxDosis pemakaian 90ml utk 60ltr solar.Harga 200rb/botol 473ml.Amsoil Cetane Boosterhttp://www.amsoil.com/storefront/acb.aspxDosis pemakaian:45ml utk 60ltr solar => peningkatan 3 cetane number90ml utk 60ltr solar => peningkatan s/d 7 cetane numberHarga 225rb/botol 473ml.Methorel Cetane BoosterKhasiat:Meningkatkan cetane number,membersihkan saluran BBM,mencegah timbulnya kerak di ruang bakar,water remover dlm jumlah tertentu.Harga 250rb/box isi 12 botol utk 12x full tank.Sekian & terima kasih..Jimmy
- Penggunaan aditif seperti ini apakah ada efek negatif jangka panjang pak? mana yg lebih aman: bio + dex atau bio + aditif tx,
- Justru lebih baik bagi kesehatan mesin asal additive yg digunakan bermutu & dosis yg digunakan sesuai anjuranSolar / Biosolar kita "miskin" additive jika dibandingkan Diesel fuel non subsidi.Yg ekonomis dan ideal ya gunakan Biosolar 70 - 80% + Diesel fuel non subsidi 20-30% + additive BBM yg bermutu (dosis maintenance aja) ---From: Rizal Purwanto, Thursday, December 10, 2009, 12:08 PM Message:Penggunaan aditif seperti ini apakah ada efek negatif jangka panjang pak? mana yg lebih aman: bio + dex atau bio + aditif tx,  
- nah, dosis anjuran itu seperti apa pak? saya baca kalo di additive itu cuma tulisannya misal: Dosis pemakaian:45ml utk 60ltr solar apakah ini dosis maintenance atau gimana?
- Dosis maintenance indikasinya adalah dosis aplikasi maksimum dari 1 botol Fuel additive tsb.Misal tertulis "One bottle treats up to 100 Gallons" nah itu dia dosis maintenance-nya.Nar tinggal dibagi aja.    
- Pak Jimmy,Kalau Total Cetane Booster berapa harganya ? Bisa kirim ke surabaya ?Apa berkhasiat sekali kalau hanya pake biosolar di mesin CRD ?Apa ada perbedaan suara mesin mjd halus ?Thanks
- Pak Agung, saya tidak berjualan aditif solar merk Total.Cetane booster akan memberikan pengaruh positif terhadap kinerja mesin tapi seberapa besar pengaruh tersebut tergantung dari kualitas masing2 cetane booster.---From: agung, Saturday, April 24, 2010, 10:44 PM Message:Pak Jimmy,Kalau Total Cetane Booster berapa harganya ? Bisa kirim ke surabaya ?Apa berkhasiat sekali kalau hanya pake biosolar di mesin CRD ?Apa ada perbedaan suara mesin mjd halus ?Thanks



Prosedur break in yg ideal utk Innova & Fortie D4 D
- Dear allWalaupun pabrikan menyatakan bahwa mesin2 masa kini sudah nggak perlu break in lagi, tetapi realitanya banyak mesin2 yg baru mencapai kinerja optimal setelah menempuh 5000 Km atau bahkan 10.000 KmUtk 2KD-FTV, berdasarkan pengamatan selama ini, kinerjanya baru benar2 optimal di atas 5000 Km.Prosedur break in yang bisa dilakukan agar mesin melewati masa break in dengan benar2 Optimal :1. Penggantian Oli :- Di 1000 - 1500 Km pertama, buanglah oli bawaan pabrik dan ganti dgn oli mineral khusus Diesel yg berkualitas, SAE 15W-40 - Di 5000 Km buanglah oli tsb. dan anda bisa ganti dengan oli Semi Synth. khusus Diesel2. Engine Speed :- 1000 Km pertama mengemudilah dengan halus, RPM usahakan nggak lebih dr 2500, berakselerasilah dgn halus (hindari akselerasi mendadak)- 1000 - 5000 Km boleh sesekali ditarik - tarik hingga RPM agak tinggi, lakukan secara bertahap, misal pertama coba tarik sampai 3000 RPM, lalu minggu depan tarik sampai 3500 RPM, lalu di atas 4000 Km boleh coba tarik hingga mendekati 4000 RPM. Catatan :Jika saat pertama ditarik mesin terasa agak bergetar / suara sedikit keras jangan heran, karena komponen2 internal mesin masih dalam masa penyesuaian. Juga "tarik" jangan sering2, cukup sesekali saja.Selamat mencoba


Forum : 6 5 4 3 2 1









Smart Community Builder
Build Community, Get Friends, Share Videos, Share Pictures

Dinogroups™ is powered by VEELABS. Please also visit
DinoMarket - Tempat jual beli, pasang iklan dan buat toko online gratis.
DinoBar - The stylish online shopping for gifts and flowers